16 KPH Sulsel Dapat Penghargaan dari KLHK

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberi penghargaan kepada 16 Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Sulsel. Penyerahan penghargaan dilaksanakan di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Senin (19/8).

Adapun 16 KPH yang mendapatkan penghargaan dari KLHK, yakni KPH Jeneberang 1, Jeneberang 2, Bulusaraung, Walannae, Bila, Sawitto, Saddang 1, Saddang 2, Latimojong, Kalaena, Mata Allo, Selayar, Walannae, Rongkong, Larona dan Ajatappareng.

Penghargaan diserahkan Sekretaris Dirjen Planologi dan Tata Lingkungan KLHK RI, Kustanta dan langsung disaksikan Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah.

Menurut Kustanta, penghargaan ini sebagai apresiasi terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, khususnya terhadap KPH yang telah menyelesaikan Rencana Pengelolaan Hutan Jangka Panjang (RPHJP) Kehutanan sekaligus.

“Sulsel satu-satunya provinsi di Indonesia. Bukan diantara. Satu-satunya provinsi di Indonesia yang telah menyelesaikan secara tuntas RPHJP,” tegas Kustanta.

Sementara, Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah menyampaikan, program Perhutanan Sosial dengan perizinan yang dipercepat, akan memberi kemudahan bagi masyarakat mengelola dan menjaga hutan. Apalagi masyarakat terlibat aktif diyakini bisa melestarikan hutan.

“Bencana banjir dan kekeringan menjadi indikator bahwa daerah aliran air kita sangat-sangat kritis. Kita harus bersinergi dengan melibatkan rakyat untuk menjaga hutan,” jelasnya.

Mantan Bupati Bantaeng dua periode itu meminta KPH melingungi hutan yang semakin kritis. Dinas kehutanan juga harus menyeleksi ketat pemberian izin pengelolaan hutan.

Selain itu, Kepala Dinas Kehutanan dan perangkatnya juga diminta untuk terus memantau pembukaan lahan hutan dengan cara pembabatan liar dan membakar.

“Saya berharap lindungi daerah konservasi tanpa mengurangi akses ekonomi masyarakat. Kalau usaha masyarakat berpihak kepada konservasi, harus didukung,” terang alumni Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin ini. (hum)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Sekolah Tanpa Warna: Dari Pedalaman Kalimantan Timur, Musakkir Basri Merawat Harapan Pendidikan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM -.Di tengah hutan Busang–Long Nyelong, sebuah sekolah sederhana menyimpan pelajaran yang tak selalu ditemukan dalam kurikulum. Dari tempat itulah Musakkir Basri merangkai catatan perjalanan seorang guru dalam buku Sekolah Tanpa Warna, terbitan KALIPUSTAKA. Pendidikan kerap dipamerkan melalui angka-angka, gedung-gedung megah, ruang kelas yang nyaman, dan teknologi yang terus diperbarui. Di atas meja perumusan […]

Read more
Jakarta Makassar SULSEL

Lontara+ Jadi Andalan Transformasi Digital Makassar, 92 Persen Pengaduan Warga Tuntas

JAKARTA, EDELWEISNEWS COM — Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat transformasi digital melalui integrasi layanan publik, pengelolaan data terpadu, dan sistem pemantauan kinerja pemerintahan. Salah satu inovasi yang menjadi andalan adalah super app Lontara+, yang dirancang untuk memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan pemerintah dalam satu platform. Strategi tersebut dipaparkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota […]

Read more
Makassar SULSEL

Kapolri : Commander Wish Jadi Pedoman Personel dalam Melayani Masyarakat

JAKARTA, EDELWEISNEWS.COM – Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., melalui Commander Wish menegaskan, bahwa setiap anggota Polri harus senantiasa memahami masyarakat, bekerja untuk masyarakat, dan menyelesaikan persoalan bersama masyarakat. Arahan tersebut menjadi pedoman bagi seluruh personel dalam menjalankan tugas kepolisian yang berorientasi pada kebutuhan dan kepentingan masyarakat. “Setiap anggota Polri […]

Read more