431 Prajurit Satgas Yonif 726/Tamalatea Kembali Diberangkatkan ke Libanon

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Tentara Nasional Indonesia kembali melakukan rotasi Satuan Tugas TNI Kontingen Garuda tahun 2019. Dalam pemberangkatan itu, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi,S.IP, M.Si mengingatkan kepada segenap prajurit untuk tak meninggalkan ibadah ketika telah berada di Lebanon.

Diketahui sebanyak 431 Prajurit Satgas Yonif 726/Tamalatea kembali diberangkat ke Libanon sebagai Satuan Tugas TNI Kontingen Garuda Batalyon Mekanik (Satgas TNI Konga Yonmek) XXIII-N/UNIFIL.

Mayjen Surawahadi dalam amanatnya mengaku sangat bangga kepada para prajurit yang telah dipercaya oleh Panglima TNI untuk menjadi duta Indonesia, khususnya dalam rangka mewujudkan amanat undang-undang yakni ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan abadi dan keadiaan sosial.

“Selaku pribadi dan atas nama Pangdam XIV/Hasanuddin, dengan penuh rasa bangga saya ucapkan selamat kepada segenap prajurit yang telah mendapat kepercayaan dari pimpinan TNI, bangsa dan negara untuk bergabung dalam Satgas TNI Konga Yonmek XXIII-N/UNIFIL yang akan melaksanakan misi perdamaian di Lebanon,” kata Pangdam saat memimpin upacara pemberangkatan di Pelabuhan Soekarno Hatta Makasar, Selasa (3/12).

Sebagai prajurit yang mewakili Indonesia di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Pangdam pun mengamanatkan kepada para prajurit untuk mempertanggung jawabkan tugas tersebut dengan sebaik-baiknya. Karena hal itu memiliki indikator strategis dan konkrit bagi kredibilitas Indonesia di lingkungan regional maupun Internasional.

Untuk itu, Pangdam berpesan kepada prajurit dalam menjalankan tugas prajurit tetap berpegang teguh pada Sapta Marga sumpah prajurit, dengan menjunjung tinggi prinsip-prinsip Hukum Humaniter dan Hak Asasi Manusia sebagai instrumen hukum nasional dan internasional.

“Pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 (Delapan) Wajib TNI, serta laksanakan tugas secara profesional dan proporsional sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Rule of Engagment (ROE) yang telah ditentukan oleh PBB. Junjung tinggi prinsip-prinsip Hukum Humaniter dan Hak Asasi Manusia sebagai instrumen hukum nasional dan internasional,” pesan Pangdam.

Tak lupa Pangdam mengucapkan terimakasih kepada para keluarga prajurit, karena telah ikut andil dalam memberikan dukungan moril kepada para prajurit sehingga mereka tetap bersemangat.

“Tentunya penugasan ini juga merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi seluruh keluarga. Untuk itu kepada seluruh anggota Satgas yang sudah berkeluarga, jangan terlalu banyak memikirkan tentang keluarga yang ditinggal supaya saudara tidak lalai yang pada akhirnya akan mengakibatkan kerugian bagi diri sendiri. Kepada keluarga yang ditinggal, agar tidak membebani para prajurit yang berangkat ke medan tugas. Antarkanlah mereka dengan penuh keikhlasan serta iringan doa,” pungkasnya.

Penulis : Edi

Editor. : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Sekda Sulsel Nilai APPI Mitra Strategis Pemerintah di Bidang Pendidikan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pelantikan dan pengukuhan Pengurus Aliansi Peduli Pendidikan Indonesia (APPI) masa bakti 2026–2031 berlangsung khidmat di Balai Kota Makassar, Minggu, 15 Februari 2026.  Kegiatan ini dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, unsur Pemerintah Kota Makassar, serta jajaran Dinas Pendidikan. Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru APPI. Ia […]

Read more
LEGISLATIF Makassar SULSEL

Anggota DPRD Makassar, Muhammad Yulianto Badwi Lanjutkan Agenda Reses Kedua

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Anggota DPRD Kota Makassar, Muhammad Yulianto Badwi melanjutkan agenda reses kedua masa persidangan kedua tahun sidang 2025/2026 pada Minggu (15/2/2026). Kegiatan kali ini berlangsung di Sengkabatu, Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo yang menjadi titik ketujuhnya. Agenda reses menjadi momentum bagi Ketua Fraksi Golkar DPRD Makassar itu untuk menemui warga di daerah pemilihannya yang […]

Read more
Makassar SULSEL

Kesadaran Warga Jadi Kekuatan, Penertiban PKL di Makassar Berlangsung Tertib

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menempati fasilitas umum (fasum) dan fasilitas Sosial (fasos) di wilayah Kecamatan Mariso berlangsung tertib dan kondusif. Tidak terjadi gesekan antara pemilik lapak dan aparat pemerintah selama proses penataan berlangsung. Kegiatan penertiban ini menyasar lapak-lapak yang berdiri di atas trotoar maupun drainase serta yang menjamur di pinggir […]

Read more