DILo Hackathon Festival 2020 Digelar Online

BANDUNG, EDELWEISNEWS.COM – Akibat Pandemi Covid -19, aktivitas masyarakat sekarang telah berubah ke new normal. Dan kebanyakan aktivitas saat ini dilakukan secara online, seperti pembelajaran di sekolah, perkantoran dan sebagainya.

Hal ini menjadi motivasi bagi DILo untuk terus mendukung ekosistem digital di Indonesia, dengan tetap rutin menggelar kegiatan secara online untuk para talent digital agar tetap berinovasi.

Oleh karena itu, tahun ini Kompetisi Hackathon DILo akan diselenggarakan secara online.

Sebelumnya DILo telah melaksanakan kegiatan Sosialisasi & Training Telkom Digital Hands on Platform pada tanggal 8 Juni – 1 Juli 2020.

Ada 3 kategori platform yang diikutsertakan yaitu, Antares IoT, BigBox Developer API dan BigBox Big Data.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menuju program DILo Hacakthon Festival 2020.

DILo Hackathon Festival merupakan rangkaian kegiatan bagi para developer Indonesia untuk menghasilkan produk dan inovasi digital terbaik.

Impacting for Indonesia merupakan tema yang dipilih untuk kompetisi tahun ini, dan diharapkan dapat menjadi solusi dari masalah yang ada di Indonesia, khususnya untuk daerah masing-masing peserta.

Ada 6 kategori yang akan dikompetisikan yaitu, Health, Agriculture/Fishery, Education, Smart City, Adaptasi Kehidupan Baru (AKB) Lifestyle, dan SMB/UMKM berhadiahkan dengan total Rp 450.0000.000.

Masa registrasi dibuka dari tanggal 27 Juli – 9 Agustus 2020. Terhitung sampai hari ini sudah 326 tim yang terdaftar untuk mengikuti kompetisi tersebut. Dari jumlah peserta yang mendaftar, akan diseleksi 60 tim lagi untuk mengikuti kompetisi selanjutnya.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, waktu hacking akan dilaksanakan secara online, dalam kurun waktu 3 minggu dari tanggal 15 Agustus hingga 5 September 2020.

Selain itu, setiap tim akan mendapatkan insentif sebesar Rp300.000 sebagai subsidi dalam pelaksanaan hacking.

Produk yang telah dihasilkan akan dinilai dalam Initial Picthing pada tanggal 8 hingga 9 September 2020.

Tim yang lolos dari tahap tersebut akan masuk ke tahap terakhir, yaitu Final Pitching yang akan dilaksanakan pada 15-16 September 2020.

Dalam even ini, akan dipilih 4 juara dari masing-masing kategori. Hadiah untuk juara 1 sebesar Rp30.0000.000, juara 2 Rp20.000.000, juara 3 Rp15.000.000 dan juara harapan Rp. 10.0000.000.

Pemenang kompetisi akan diumumkan pada acara Awarding pada tanggal 18 September 2020 secara online.

Diharap, setelah even ini akan banyak bermunculan produk inovasi dari member DILo, yang akan dihasilkan melalui program DILo Hackathon Festival 2020, dan dapat membantu memberikan solusi digital bagi masalah di Indonesia.

Penulis : Adrianty

Editor. : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bulukumba SULSEL

Melihat Indonesia dari Jejak Kekerasan yang Terus Diwariskan

BULUKUMBA, EDELWEISNEWS.COM – Di negeri yang gemar merayakan slogan persatuan, kekerasan sering kali hadir sebagai bahasa yang paling fasih digunakan. Ia muncul dalam berbagai bentuk. Kadang berupa pukulan yang terlihat jelas. Kadang menjelma menjadi kebijakan, stigma, penggusuran, pembungkaman, hingga ketimpangan yang dibiarkan tumbuh tanpa pertanyaan. Indonesia hari ini sedang mempertontonkan banyak wajah kekerasan. Sebagian berlangsung […]

Read more
Makassar SULSEL

ASU PANTING : Rumah Buku SaESA Ajak Publik Menelusuri Ketakutan yang Diwariskan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Setelah Parakang berhasil memancing banyak percakapan tentang ketakutan yang hidup di tengah masyarakat, Rumah Buku SaESA kembali membuka Open Submission Gelar Zine dengan tema yang masih berjalan di lorong yang sama: ketakutan, mitos, dan cerita yang diwariskan tanpa pernah benar-benar diperiksa. Tema itu bernama: Asu Panting. Keputusan ini bukan tanpa alasan. Dalam […]

Read more
Makassar SULSEL

Penertiban Pallubasa Serigala Jadi Bukti Ketegasan Pemkot Makassar Kembalikan Fungsi Fasum

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar melalui Pemerintah Kecamatan Mamajang kembali menunjukkan komitmennya dalam menegakkan aturan pemanfaatan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) secara adil tanpa pandang bulu. Komitmen tersebut dibuktikan melalui penertiban terhadap sejumlah lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdiri di atas fasilitas umum, termasuk lapak tenda Pallubasa Serigala di Jalan Serigala, […]

Read more