Gubernur dan Ketua PKK Hadiri Pesantren Kilat Anak Jalanan

MAKASSAR,EDELWEISNEWS.COM – Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah (NA) dan Ketua TP PKK Sulawesi Selatan, Lies F Nurdin menghadiri Pesantren Kilat Anak Jalanan se-Kota Makassar di Gedung Kartini Makassar, Selasa (28/5). Kegiatan ini diikuti oleh 200 peserta.

NA menyebut mereka adalah generasi penerus bangsa. Dimana Indonesia pada tahun 2045 akan menjadi negara terkuat ke enam di dunia. Merekalah yang akan berperan dan mengisinya kelak.

Untuk itu, NA meminta mereka untuk tidak lagi di jalan namun harus tetap semangat belajar.

“Dulu juga waktu kecil, lihat orang peminta-minta juga rasanya enak tidak pergi sekolah,” ujarnya.

NA menekankan agar anak jalanan terdebut bisa belajar dengan baik, agar ilmu yang ada menjadi bekal kelak. Pesantren kilat ini, sebutnya, tidak berarti apa-apa tanpa kesungguhan dan ketekunan.

NA juga menyampaikan, sudah memerintahkan Dinas Sosial untuk menertibkan anak jalanan yang meminta-minta di jalan.

“Ditertibkan untuk di sekolahkan serta dibina. Untuk apa? Untuk masa depan mereka dan untuk mengangkat derajat orang Indonesia,” sebutnya.

Menurut Nurdin, pemerintah juga saat ini telah menyiapkan anggaran, jika mereka ingin bersekolah.

“Kita ada data, kita perjuangkan, tamat SMA kita lanjutkan ke Perguruan tinggi,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Nurdin memberikan dana kepada para pembina, sementara para anak-anak diberikan bingkisan.

Sementara itu, Ketua Panitia Pesantren Kilat, Ustadz Sawedi M.Ag menyampaikan, kegiatan ini terlaksana atas kerjasama PKK dan Dinas Sosial Provinsi Sulsel.

Materi yang diberikan tentang bimbingan ibadah dan salat. Bukan hanya itu juga diberikan materi penyuluhan kesehatan gigi dan reproduksi remaja.

“Dan alhamdulillah pemantauan kami, adik-adik kita memiliki pemahaman yang cukup dan hafalan Qur’an. Dan ada yang bisa melantunkan dengan sangat baik,” sebutnya.

Peserta juga diberikan Alquran, sarung, baju koko dan songkok. Hal ini diharapkan mereka dapat melaksanakan ibadah dan amalan-amalan ibadah dengan baik.

“Kami berharap, walaupun namanya kilat, mudah-mudahan anak-anak kita mendapat kesan,” harapnya.

Sementara itu, salah seorang peserta dari Antang Makassar, Taswin mengaku senang bisa berkumpul dengan anak jalanan lainnya di pesantren kilat ini.

“Juga banyak yang diajarkan, saya senang dengan teman-teman,” tuturnya. (hum)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gowa SULSEL TNI / POLRI

Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Pallawa 2026, Polres Gowa Siap Wujudkan Kamseltibcarlantas

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Polres Gowa menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Kepolisian Mandiri Kewilayahan dengan sandi “Keselamatan Pallawa-2026” yang berlangsung di Lapangan Apel Griya Bhayangkara Polres Gowa, Senin (2/2/2026). Apel tersebut dipimpin oleh Wakapolres Gowa Kompol Gani, S.H., M.H. Apel gelar pasukan ini merupakan wujud kesiapan Polres Gowa bersama seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung […]

Read more
Makassar SULSEL

Wakapolda Sulsel Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Pallawa 2026

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wakapolda Sulawesi Selatan Brigjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Pallawa 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Upacara Mapolda Sulsel, Senin (2/2/2026). Apel gelar pasukan tersebut diikuti oleh Pejabat Utama Polda Sulsel, perwakilan POM AD, personel Polda Sulsel, personel Dinas Perhubungan, perwakilan Jasa Raharja, serta perwakilan Satpol PP Provinsi […]

Read more
Makassar SULSEL

BPBD Lakukan Pencarian Korban Tenggelam, Ombak Laut Sangat Tinggi

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar melakukan upaya pencarian terhadap korban tenggelam atas nama Yanto (35 tahun), seorang nelayan yang dilaporkan hilang saat sedang memasang jaring di perairan laut. Korban diketahui merupakan kakak ipar dari pelapor atas nama Laha (48 tahun). Kejadian tersebut terjadi saat kondisi cuaca tidak bersahabat dengan gelombang […]

Read more