Kasus Covid -19 Meningkat, Pemkot Makassar akan Lakukan Pembatasan Saat Natal dan Tahun Baru

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Penjabat Walikota Makassar Prof Rudy Djamaluddin dengan tegas mengingatkan warga kota Makassar untuk taat dan patuh pada protokol kesehatan jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 

Hal tersebut diutarakan Rudy mengingat akhir – akhir ini adanya efek peningkatan penyebaran pandemi Covid -19 di Makassar. Menurut Rudy, peningkatan ini diakibatkan aktivitas warga yang meningkat dan efek pelaksanaan pilkada yang baru saja digelar, menjadi penyebab utamanya.

Katanya, agar tidak terjadi potensi peningkatan yang kemungkinan terjadi saat perayaan natal dan tahun baru, tentunya harus segera diantisipasi supaya jangan menambah lagi wabah covid. 

“Terkait dengan itu, kita akan lakukan pembatasan selama natal dan tahun baru. Olehnya pemerintah kota akan menutup sementara fasilitas umum dan tempat kumpul, kemudian pembatasan pembukaan mall, restoran, kafe-kafe dan titik kumpul lainnya, mungkin sampai jam 7 malam saja operasionalnya,” ucap Rudy usai mengikuti Rakor bersama pimpinan daerah se Sulsel di Kantor Gubernur, Jumat (17/12/2020) lalu. 

Lebih jauh Rudy mengatakan, pemerintah kota tidak akan lagi mengeluarkan izin keramaian menjelang liburan perayaan Natal dan Tahun Baru. 

“Ini tentu mengganggu aktivitas kita selama liburan tapi demi kepentingan kita bersama untuk menyelamatkan warga Makassar,” tuturnya. 

Selanjutnya pengawasan akan diperketat, dengan menerjunkan Satpol PP sebagai ujung tombak dengan dibackup unsur TNI dan Polri serta di bawah koordinasi pihak Polrestabes 

‘Di bawah koordinasi Kapolrestabes jika ada warga yang ditemukan melanggar akan kita kenakan sanksi berupa undang undang kekarantinaan yang dapat berujung pidana,” ungkapnya   

Ditanya kapan diberlakukan penutupan sementara fasilitas umum dan pembatasan operasional mall, cafe dan titik- titik kumpul, Rudy mengatakan, akan dirapatkan dengan segera bersama unsur terkait, paling lambat awal pekan depan.

“Tadi baru saja kita diskusikan, selanjutkan akan disosialisasikan terlebih dahulu, baru kita berlakukan mulai tanggal 24 Desember hingga 3 Januari 2021 mendatang. Kami juga menghimbau warga luar tidak perlu ke Makassar merayakan tahun baru, karena sementara ditiadakan, apalagi operasi yustisi saat ini masih terus kita jalankan,” terangnya. (Hidayat)

Editor : Jenita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL TNI / POLRI

Pimpin Sertijab 9 Jabatan Strategis, Pangdam Hasanuddin Kobarkan Semangat Petarung : Buat Karya Hebat!

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko didampingi Ketua Persit KCK Daerah XIV/Hasanuddin Ny. Renny Bangun Nawoko memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) sembilan jabatan strategis di lingkungan Kodam XIV/Hasanuddin. Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah Pejabat Utama (PJU) Kodam, dan Pengurus Persit KCK PD XIV/Hsn yang di selenggarakan di Balai Prajurit Jenderal M. Yusuf, […]

Read more
Makassar SULSEL TNI / POLRI

Pangdam XIV/Hasanuddin Hadiri Pengukuhan Paskibraka Provinsi Sulsel, Tekankan Disiplin dan Tanggung Jawab

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menghadiri Upacara Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang dipimpin oleh Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, S.T., bertempat di Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sulsel, Jl. Sungai Tangka, Kota Makassar. Jumat (14/8/2026). Kehadiran Pangdam dalam acara pengukuhan tersebut menjadi wujud dukungan […]

Read more
Makassar SULSEL

Dampak Ekonomi MHM 2026 Fantastis, Rp2,5 M Stimulus Pemkot Picu Perputaran Rp52,3 M

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pelaksanaan Makassar Half Marathon (MHM) 2026, bulan Mei lalu, tidak hanya sukses menghadirkan ajang olahraga lari berskala besar, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi Kota Makassar. Hasil survei analisis dampak ekonomi yang dilakukan penyelenggara mencatat, selama lima hari rangkaian kegiatan MHM 2026, perputaran uang di Kota Makassar mencapai Rp52,3 miliar. […]

Read more