Andi Ibrahim Harta Ikut Meeting Zoom Bersama Mendagri dan Kepala BPS

SOPPENG, EDELWEISNEWS.COM – Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Soppeng, Andi Ibrahim Harta, SH, M.Si mewakili Bupati Soppeng menghadiri zoom meeting bersama Mendagri RI dan Kepala Badan Pusat Statistik. Zoom meeting ini dalam rangka Rilis Bersama Data Sensus Penduduk 2020 dan Data Administrasi Kependudukan 2020, Menuju Satu Data Kependudukan Indonesia.

Andi Ibrahim Hatta mengikuti zoom meeting daei ruang SCC Kantor Bupati Soppeng, Kamis (21/1/2021).

Sekretaris Jenderal Kemendagri, Dr. Ir. Muhammad Hudori, M.Si dalam arahannya menyampaikan Rilis Data Kependudukan Semester II 2020 ini merupakan tindak lanjut dari selesainya sensus penduduk Tahun 2020, yang telah dilaksanakan oleh BPS dan dilanjutkan sinkronisasi data hasil sensus, dengan data pelayanan kependudukan hasil konsolidasi dari 514 kabupaten/kota yang dikelolah oleh Kementerian Dalam Negeri.

Berdasarkan pasal 58 Ayat (4) UU 24/ 2013 , Data kependudukan Kemendagri digunakan untuk semua keperluan antara lain untuk Pelayanan Publik, Perencanaan Pembangunan, Alokasi Anggaran, Pembangunan Demokrasi, Penegakan Hukum serta pencegahan Kriminal. Sinergitas data Kependudukan diharapkan dapat tetap berlanjut dan sinkronisasi data tetap dijalankan dalam mewujudkan satu data Indonesia.

Kepala Badan Pusat Statistik, Suhariyanto mengatakan jika kegiatan itu merupakan moment bersejarah, karena pertama kali BPS dan Kemendagri melakukan kerjasama dan telah berkomitmen kedepannya untuk mengembangkan data Indonesia untuk membuat perencanaan di berbagai bidang.

Ditengah pandemi covid -19 banyak yang dilakukan yaitu melakukan sensus penduduk online, penyusunan daftar penduduk, pelatihan petugas, kelengkapan petugas (rapid tes dan APD), membuat perubahan dalam proses pengumpulan data.

SP 2020 adalah sensus penduduk ke-7, dimana mencatat Indonesia menuju satu data kependudukan untuk Indonesia Maju. Adapun Tujuan Sensus Penduduk 2020 yaitu menyediakan data, jumlah komposisi, distribusi dan karakteristik penduduk Indonesia menuju satu data kependudukan (telah dilaksanakan pada tahun 2020). Tujuan kedua yaitu menyediakan parameter demografi serta karakteristik penduduk lainnya untuk keperluan proyeksi penduduk (akan dilaksanakan pada September 2021.

Pada level Nasional jumlah penduduk hasi SP2020 sudah selaras dengan data adminduk. Sedangkan pada tingkat provinsi, perbedaan jumlah penduduk antara hasil SP2020 dan data Adminduk merupakan gambaran banyaknya penduduk yang melakukan perpindahan, baik untuk keperluan bekerja, sekolah, maupun alasan lainnya. (*)

Editor : Anisah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Tingkatkan Akuntabilitas, Itjenal Laksanakan Taklimat Awal Reviu Laporan Keuangan Semester II 2025 di Kodaeral VI

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Inspektorat Jenderal TNI Angkatan Laut (Itjenal) secara resmi melaksanakan Taklimat Awal Reviu Laporan Keuangan (LK) Unit Organisasi TNI AL Semester II Tahun Anggaran 2025 di wilayah Komando Daerah TNI Angkatan Laut VI (Kodaeral VI) pada hari Senin (26/01/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari siklus pengawasan tahunan untuk menjamin transparansi dan akurasi data […]

Read more
LEGISLATIF Makassar SULSEL

Musrenbang Kecamatan Panakkukang 2026 Tekankan Pengurangan Sampah Organik

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kecamatan Panakkukang melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan pada Senin (26 Januari 2026) bertempat di Hotel Swiss-Belinn Makassar. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam menyerap aspirasi masyarakat untuk perencanaan pembangunan tahun mendatang. Musrenbang tersebut dihadiri oleh perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Lingkungan Hidup, Anggota […]

Read more
Makassar SULSEL

Menata Kota dengan Keberanian, Ketegasan Munafri Dapat Dukungan Pengamat Kebijakan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Langkah Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam menertibkan persoalan klasik perkotaan, mulai dari parkir liar, pasar ilegal, hingga penggunaan trotoar oleh pedagang kaki lima, dinilai sebagai pilihan suatu perubahan, diperlukan demi masa depan kota. Ketegasan tersebut kini mendapat dukungan dari pengamat kebijakan publik. Menurut mereka, penataan kota yang berorientasi pada ketertiban dan […]

Read more