Buku Tentang Inovasi Pajaga Sikola Salewangang (POSE) SD Negeri Kosamja Diserahkan ke DPK Sulsel

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Praktik-praktik baik yang dilakukan sekolah, perlu didokumentasikan dalam bentuk buku agar bisa jadi inspirasi dan pembelajaran bagi sekolah lain. Itulah yang jadi dasar penulisan buku “Kantin Sehat SD Negeri Kosamja”.

Salah satu bagian dalam buku itu, mengulas tentang Pajaga Sikola Salewangang atau disingkat POSE. Kosamja merupakan sebutan akrab SD Negeri Kompleks Sambung Jawa, Kecamatan Mamajang, Makassar.

Buku “Kantin Sehat SD Negeri Kosamja” ditulis oleh Rusdin Tompo dan Fahmawati, S.Pd, yang merupakan Kepala UPT SPF SD Negeri Kompleks Sambung Jawa. Buku itulah yang diserahkan oleh Rusdin Tompo kepada Arnifiana dan Adriani, staf Seksi Deposit Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulsel. Penyerahan buku dilakukan di Kantor DPK Provinsi Sulsel, Jln Sultan Alauddin, Makassar, pada Senin (30 Mei 2022).

Arnifiana dan Adriani merupakan pustakawan DPK Provinsi Sulsel. Menurut Arnifiana, setiap karya cetak dan karya rekam memang mesti disetor ke perpustakaan provinsi. Karena itu merupakan perintah undang-undang. Manfaatnya, selain sebagai dokumentasi, referensi dan bahan penelitian, juga penting untuk yang bersangkutan. Dia mengaku sering dihubungi penulis yang tak lagi punya naskah bukunya.

Inovasi POSE SD Negeri Kosamja, yang terdapat dalam buku “Kantin Sehat” itu, masuk Top 30 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Provinsi Sulawesi Selatan, tahun 2022. Sehingga, atas capain prestasi itu, SD Negeri Kosamja layak berbangga dan mendapat apresiasi.

Bagaimana tidak, sekolah dasar itu mampu bersaing dengan organisasi perangkat daerah (OPD) kabupaten/kota, bahkan provinsi dalam ajang KIPP tahun ini. POSE bahkan dinyatakan lolos Top 30 KIPP Tingkat Nasional, Tahun 2022. POSE adalah program replikasi tentang edukasi kesehatan sekolah lewat Dokter Kecil (Dokcil). POSE merupakan perwakilan dari Dinas Pendidikan Kota Makassar.

POSE sudah melewati proses seleksi, presentasi, wawancara dan verifikasi lapangan, hingga tiba pada pengumuman Top 30. Pengumuman itu ditandatangani Sekertaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Nomor: 060/3502/B.Organisasi, tanggal 4 April 2022 tentang Top 30 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2022 dan 6 Finalis Kelompok Replikasi Kompetisi Pelayanan Publik Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, Tahun 2022.

Menurut Peraturan Menteri PAN RB Nomor 30 Tahun 2014, inovasi pelayanan publik adalah terobosan jenis pelayanan publik, baik yang merupakan gagasan/ide kreatif orisinal dan/atau adaptasi/modifikasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat, secara langsung maupun tidak langsung.

Setelah memastikan masuk Top 30, Kepala UPT SPF SD Negeri Kompleks Sambung Jawa, Fahmawati, ikut diundang menghadiri “Coaching Clinic Penulisan Proposal Inovasi Pelayanan Publik” dalam rangka Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tingkat Nasional, Tahun 2022. Kegiatan dilaksanakan oleh Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, di Hotel Four Point by Sheraton, Makassar, Selasa (5 April 2022).

“Alhamdulillah POSE lolos Top 30 berkat doa dan dukungan banyak pihak,” kata Fahmawati penuh syukur ke beberapa mitranya.

Dalam deretan Top 30 itu, selain POSE, juga ada inovasi MARIKI (magang mandiri khusus alumni) dari Dinas Perpustakaan Kota Makassar. Serta 2 inovasi dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulawesi Selatan, masing-masing Gerakan Literasi Ibu dan Anak Terpadu di Perpustakaan (GeLIAT Pustaka) dan Gerakan Tertib Arsip Sulawesi Selatan (GeTAr Sulsel). (Ril)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bulukumba SULSEL

Melihat Indonesia dari Jejak Kekerasan yang Terus Diwariskan

BULUKUMBA, EDELWEISNEWS.COM – Di negeri yang gemar merayakan slogan persatuan, kekerasan sering kali hadir sebagai bahasa yang paling fasih digunakan. Ia muncul dalam berbagai bentuk. Kadang berupa pukulan yang terlihat jelas. Kadang menjelma menjadi kebijakan, stigma, penggusuran, pembungkaman, hingga ketimpangan yang dibiarkan tumbuh tanpa pertanyaan. Indonesia hari ini sedang mempertontonkan banyak wajah kekerasan. Sebagian berlangsung […]

Read more
Makassar SULSEL

ASU PANTING : Rumah Buku SaESA Ajak Publik Menelusuri Ketakutan yang Diwariskan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Setelah Parakang berhasil memancing banyak percakapan tentang ketakutan yang hidup di tengah masyarakat, Rumah Buku SaESA kembali membuka Open Submission Gelar Zine dengan tema yang masih berjalan di lorong yang sama: ketakutan, mitos, dan cerita yang diwariskan tanpa pernah benar-benar diperiksa. Tema itu bernama: Asu Panting. Keputusan ini bukan tanpa alasan. Dalam […]

Read more
Makassar SULSEL

Penertiban Pallubasa Serigala Jadi Bukti Ketegasan Pemkot Makassar Kembalikan Fungsi Fasum

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar melalui Pemerintah Kecamatan Mamajang kembali menunjukkan komitmennya dalam menegakkan aturan pemanfaatan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) secara adil tanpa pandang bulu. Komitmen tersebut dibuktikan melalui penertiban terhadap sejumlah lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdiri di atas fasilitas umum, termasuk lapak tenda Pallubasa Serigala di Jalan Serigala, […]

Read more