Dukung Pelaksanaan Pengawasan Internal Daerah, Bupati Wajo Teken Dukungan Pemda kepada APIP

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Bupati Wajo, Amran Mahmud menyampaikan komitmen dalam pencegahan korupsi. Menurutnya, pencegahan korupsi ini harus melibatkan seluruh elemen bangsa dengan tekad yang kuat.

Hal tersebut disampaikan Amran Mahmud saat menghadiri Rapat Koordinasi Pengawasan Daerah (Rakorwasda) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar di Hotel Claro, Makassar, Rabu (14/12/2022).

Kegiatan ini digelar dalam rangka Koordinasi Perencanaan, Pengawasan dan Sinergitas Pemberantasan Korupsi tingkat Prov Sulsel.

Pada kegiatan ini, Amran Mahmud bersama para Kepala Daerah se-Sulsel menandatangani Dukungan Kepala Daerah kepada Aparat Pengawasan Intern Pemeritah (APIP). Juga, para Inspektur Kabupaten/Kota turut menandatangani komitmen bersama terkait pengawasan dalam upaya pencegahan korupsi.

Amran Mahmud menjelaskan, bahwa untuk pencegahan korupsi di Kabupaten Wajo, Pemkab Wajo selama ini menjalin sinergitas yang baik dengan jajaran Forkopimda dan pihak lainnya.

“Selama ini kita sudah memaksimalkan upaya untuk pencegahan korupsi bersama para Forkopimda dan pihak lainnya. Bahkan pada tanggal 12 Desember 2022 lalu sebagai peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia, kita gelar sosialisasi anti korupsi bersama Forkopimda dengan membagikan stiker ke OPD lingkup Pemkab Wajo,” ucap Amran Mahmud yang dikonfirmasi usai kegiatan.

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Wajo ini juga kembali mengingatkan kepada para Kepala OPD untuk turut ambil bagian dalam pencegahan korupsi. “Kepada Inspektur Daerah bersama seluruh jajaran agar tetap semangat untuk melakukan pengawasan internal sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ucapnya.

Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Wajo ini pun menyampaikan terima kasih kepada Forkopimda dan seluruh stakeholder yang dalam kebersamaan dan sinergitas dalam mewujudkan Kabupaten Wajo bebas korupsi.

“Bahkan dengan sinergitas ini, Pemkab Wajo telah meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK sebanyak 9 kali dan 7 kali diantaranya berturut-turut yaitu tahun 2005, 2012, 2015, 2016, 2017, 2018, 2019, 2020 dan 2021 sekaligus 3 kali beruturut-turut selama masa kepemimpinan kami. Sekali lagi, ini tentu berkat sinergitas semua pihak dan kami apresiasi untuk itu,” pungkasnya.

Diketahui, Rakorwasda ini dihadiri langsung oleh Inspektur Jenderal Kemendagri, Komjen Pol Tomsi Tohir Balaw, Kasatgas Korsup Wilayah IV.2 KPK RI, Harun Hidayat, Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, Plt. Inspektur Daerah Prov Sulsel, Plh. Inspektur III Itjen BPKP, Para Bupati/Walikota bersama Inspektur Daerah se-Sulsel serta undangan lainnya. (APJ)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

TP PKK Makassar Evaluasi Program Makanan Bergizi di Kecamatan Tamalate

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — TP PKK Kota Makassar meninjau pelaksanaan program pembagian makanan bergizi bagi ibu hamil, batita, dan balita di Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Selasa (15/9/2026). Program tersebut merupakan bagian dari program Pokja IV TP PKK Kota Makassar dalam mendukung penanganan masalah gizi serta pencegahan dan penurunan angka stunting. Makanan bergizi diberikan secara gratis […]

Read more
Makassar SULSEL

Jelang Kunjungan Presiden RI, Kodaeral VI Ikut Rakor Lintas Instansi di Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wakil Komandan (Wadan) Komando Daerah Angkatan Laut (Wadan Kodaeral) VI Laksamana Pertama TNI Dr. Arya Delano, S.E., M.Pd mewakili Komandan Kodaeral VI (Dankodaeral VI) Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, S.H., M.M, menghadiri rapat koordinasi dalam rangka persiapan kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan yang direncanakan […]

Read more
Makassar SULSEL

Antrean BBM Mulai Longgar, Disdik Makassar Kembalikan Siswa TK-SMP ke Sekolah Mulai Besok

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar, lewat Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar kembali memberlakukan pembelajaran secara luring atau tatap muka bagi seluruh murid jenjang TK, SD, dan SMP mulai Rabu, 16 September 2026. Kebijakan tersebut ditetapkan menyusul kondisi distribusi dan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Makassar yang dinilai mulai perlahan stabil atau longgar. […]

Read more