Lembaga Studi Kebijakan Publik Gelar Lokakarya Kedua Program USAID-Madani

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Lembaga Studi Kebijakan Publik (LSKP) melaksanakan kegiatan lokakarya kedua untuk tahun kedua Program USAID-Madani. Kegiatan ini berjudul Lokakarya Berbagi Pendekatan dan Praktik Baik Madani di Tingkat Provinsi di Hotel All Nite and Day (28/2/2023).

Lokakarya tersebut dihadiri oleh Nawir Sikki selaku Senior Field Coordinator (SFC), Lead Partner (LP) dari 6 kab/kota, dan Learning Forum (LF) dari 6 kab/kota, OPD Provinsi Sulsel, dan OMS. Kegiatan ini untuk menginformasikan Praktik Baik Lead Partner dan Simpul Belajar di 6 kab/kota kepada OPD di tingkat provinsi, serta membangun jejaring lead partner dan simpul nelajar dengan OPD atau OMS di tingkat Provinsi.

Dalam sambutannya, Nawir Sikki berharap bisa menjadi satu identitas bersama, dan mendorong lahirnya kolaborasi bersama dengan perangkat lainnya. Hasil diskusi bersama nantinya diharapkan ada bentuk yang bisa dilahirkan.

Kegiatan ini dipandu oleh Andi Yudha Yunus selaku fasilitator. Mitra utama mempresentasikan bagaimana metodologi program yang digunakan oleh setiap kelembagaan, yang bisa menjadi praktik baik untuk diterapkan bersama.

Hamzah salah satu undangan yang berasal dari Himpunan Penyandang Disabilitas Indonesia menyampaikan tanggapannya setelah seluruh Mitra Utama melakukan persentasi.

“Kaum disabilitas perlu terlibat, terutama pada kesehatan ibu dan anak, karena pasti ada perempuan penyandang disabilitas,” ujar Hamzah.

Hal ini ditanggapi oleh Abdul Rahmat dari Forum Barani Makassar, yang merasa kaum inklusi diperjuangkan dalam isu Kepemudaan ICJ.

“Kami memperjuangkan isu inklusi ini. Termasuk pemenuhan poin SDGs, sehingga focus pada pembangunan pemuda yang iklusif,” kata Abdul Rahmat.

Andi Yudha Yunus menutup kegiatan dengan menyimpulkan harapan terkait program Madani.

“Satu poin penting yakni, bagaimana kami memperkenalkan program-program yang dijalankan oleh Madani. Seperti biasanya, semua program yang didanai oleh mitra pembangunan itu akan menyasar secara utuh. Tentu tidak hanya pada sisi IKO, namun sebenarnya pada bagaimana program-program itu dilakukan secara maksimal. Terlebih saat ini kita telah memiliki banyak jejaring yang tentu dapat menunjang lembaga,” pungkas Andi Yudha Yunus.

Penulis : Abd. Naris Agam

Editor. : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Pemkot Makassar Perluas Jangkauan Layanan Digital, LONTARA+ Kini Bisa Diakses via Website

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Transformasi digital di Kota Makassar terus bergerak maju, Pemerintah Kota Makassar kini menghadirkan inovasi terbaru melalui Layanan Online Terintegrasi Warga Makassar (LONTARA+) yang resmi dapat diakses dalam versi website. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan layanan publik berbasis digital agar lebih inklusif, mudah diakses, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa […]

Read more
Makassar SULSEL TNI / POLRI

Polrestabes Makassar Gencarkan Patroli Dini Hari Antisipasi Kriminalitas Jalanan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM– Personel gabungan Polrestabes Makassar menggencarkan patroli malam guna memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Makassar. Kegiatan diawali dengan apel kesiapan di depan Pos Lantas Jalan Ratulangi, Kamis dini hari (14/5/2026). Apel kesiapan dipimpin oleh Wakapolrestabes Makassar AKBP Andi Erma Suryono, SH., SIK., M.M dan dihadiri Kabag Ops, para Kasat, para Kapolsek […]

Read more
Makassar SULSEL

178 Lapak PKL di Mariso Kuasai Fasum Selama 53 Tahun, Kini Dibongkar Mandiri

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar, terus menunjukkan komitmennya dalam menata kawasan perkotaan agar lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Melalui Pemerintah Kecamatan Mariso, sebanyak 178 lapak pedagang kaki lima (PKL) ditertibkan di empat kelurahan, Rabu (13/05/2026). “Penertiban tersebut dilaksanakan di Kelurahan Mariso sebanyak 55 lapak, Kelurahan Panambungan 54 lapak, Kelurahan Kunjung Mae 46 […]

Read more