Account Manager Telkomsel Serahkan Buku Pertamanya ke Perpustakaan Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Account Manager Small Medium Enterprise Regional Sulawesi PT Telkomsel, Maylia Usmani menyerahkan buku karya pertamanya yang berjudul Cool Growth ke Dinas Perpustakaan Makassar. Buku sebanyak 3 exemplar diterima langsung oleh Pustakawan Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Tulus Wulan Juni di ruang rapat Gedung Fasilitas Layanan Perpustakaan Umum Kota Makassar, Kamis (4/5/2023).

Melly panggilan akrabnya, terlihat senang dan bahagia karena dapat melahirkan karya pertamanya dan sekaligus bisa menyerahkan bukunya ke Perpustakaan.

“Rasa senang saya pak, saya pengen buku ini bisa bermanfaat dan dibaca oleh banyak orang di perpustakaan. Buku ini sudah ada di toko online juga pak. Nanti saya tambah 40 exemplar lagi untuk perpustakaan,” terang Melly yang didampingi Ahmad Kafrawi Mahmud, salah satu dosen Fakultas Ekonomi UIN Alauddin Makassar.

Pustakawan Dinas Perpustakaan Kota Makassar sangat mengapresiasi atas inisiasi penulis yang menyerahkan langsung bukunya ke Perpustakaan.

“Terima kasih sudah datang langsung menyerahkan bukunya. Saya kagum dan bangga dengan Telkomsel, luar biasa ini, sudah 2 manajernya penulis, budaya menulis benar-benar terbangun di Telkomsel yang dimulai dari level pimpinannya dan bisa menjadi contoh. Tahun lalu Manajer Digital Lifestyle Sales Support Telkomsel Area Pamasuka, Magdalena Irawati Ovi menyerahkan buku pertamanya dengan judul Segitiga tak Bertitik Temu,” ungkap Tulus.

“Kemampuan menulis adalah kemampuan literasi paling puncak setelah menyimak, berbicara dan membaca dan dengan menulis kita sebenarnya mengabadikan hidup kita dan juga menjadi bagian dari sejarah. Kemampuan menulis tidak tercipta begitu saja namun melalui proses membaca dengan berbagai pengalaman,” lanjut Tulus dalam diskusi ringannya.

Selain menyerahkan buku, Melly juga akan mencoba melihat kegiatan perrpustakaan, khususnya inovasi yang nantinya bisa disinergikan dengan aktivitasnya.

Buku yang diserahkan Melly dengan judul Cool Growth mengajak pembaca untuk berpikir adaptif, kolaboratif dan melakukan perubahan. Buku ini bisa menjadi motivasi untuk semua kalangan termasuk para profesional, entrepreneur, UMKM, aparatur negara dan siapapun yang ingin tumbuh dan berkembang.

Menurut Tulus, buku ini akan disalurkan ke perpustakaan binaan Dinas Perpustakaan Kota Makassar yakni di Perpustakaan Umum Kota Makassar termasuk di Perpustakaan Keliling dan 36 Perpustakaan Sekolah SD dan SMP yg telah terakreditasi atau sesuai standar. (TWJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Kapolres Gowa dan Jajaran Ucapkan Selamat Hari Kebangkitan Nasional ke-118

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si beserta staf dan seluruh jajaran Polres Gowa menyampaikan ucapan Selamat Hari Kebangkitan Nasional ke-118 yang diperingati pada Rabu (20 Mei 2026). Peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, yang menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk […]

Read more
Gowa SULSEL

Satlantas Polres Gowa Dukung Penataan Parkir Lewat Survei Gabungan

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gowa melaksanakan pendampingan kegiatan survei terhadap sejumlah bangunan yang tidak memiliki lahan parkir, bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gowa dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), pada Selasa (19/5/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Subdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Ditlantas Polda Sulsel dan dipimpin langsung […]

Read more
Makassar SULSEL

Warga Tamalanrea Menolak Jadi “Tumbal” PSEL, Desak Pemerintah Pusat Tinjau Ulang Lokasi

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Rencana Pemerintah Kota Makassar memindahkan lokasi proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) ke Kecamatan Tamalanrea menuai gelombang penolakan dari masyarakat. Warga Kelurahan Bira, Kecamatan Tamalanrea, menyatakan keberatan karena lokasi pembangunan dinilai terlalu dekat dengan permukiman dan berpotensi menimbulkan dampak buruk terhadap kesehatan serta lingkungan. Penolakan tersebut disampaikan langsung dalam pertemuan antara […]

Read more