Jembatan Putus, Babinsa Koramil 1405-08/Tanete Riaja Seberangkan Warga Lewat Sungai

BARRU, EDELWEISNEWS.COM – Bentuk kepedulian pada warganya, Babinsa Koramil 1405-08/Tanete Riaja membantu masyarakat dan anak-anak sekolah yang hendak menyeberangi Sungai Pesse. Selama ini akses terputus akibat jembatan rusak yang bertempat di Dusun Pesse, Desa Lempang, Kec. Tanete Riaja, Kab. Barru.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengangkut masyarakat dan anak sekolah menyeberangi sungai, setelah beberapa waktu lalu jembatan gantung yang merupakan akses penting dan merupakan jalan penghubung terdekat terputus akibat dilanda banjir pada hari Senin (13/2/2023) kemarin.

Menindaklanjuti hal tersebut, Kodim 1405/Parepare telah menyiapkan perahu untuk membantu masyarakat dan juga Pemda Kab. Barru pun telah menyiapkan bus pengantaran untuk melingkar melalui jalan darat.

Sementara Babinsa 1405-08/Tanete Riaja sangat antusias membantu para warga, guru dan siswa-siswi yang akan menyeberang melintasi sungai Pesse tersebut dengan menggunakan perahu milik Kodim yang telah disiapkan.

Danramil 1405-08/Tanete Riaja Lettu Inf Muh. Sumardin, mengungkapkan, Babinsa yang bertugas pada saat jam berangkat maupun pulang sekolah dan tetap menunggu serta membantu menyeberangkan anak-anak termasuk juga masyarakat.

“Setiap hari warga dan anak-anak sekolah yang ingin beraktivitas dan menuntut ilmu, harus menyeberangi sungai dengan perahu atau sampan agar bisa sampai ke sekolah. Agar tidak mengakibatkan kegiatan belajar mengajar terganggu dan bahkan harus dihentikan,” ungkapnya.

Selain warga atau siswa-siswi SMP Dusun Sikapa dan SDN Dusun Pesse, banyak juga dari Desa Lempang, khususnya yang berada di sekitaran Dusun Pesse, yang menyeberangi sungai dengan menggunakan perahu dan bus yang telah disiapkan.

Sumber : Pendam XIV Hsn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bulukumba SULSEL

Melihat Indonesia dari Jejak Kekerasan yang Terus Diwariskan

BULUKUMBA, EDELWEISNEWS.COM – Di negeri yang gemar merayakan slogan persatuan, kekerasan sering kali hadir sebagai bahasa yang paling fasih digunakan. Ia muncul dalam berbagai bentuk. Kadang berupa pukulan yang terlihat jelas. Kadang menjelma menjadi kebijakan, stigma, penggusuran, pembungkaman, hingga ketimpangan yang dibiarkan tumbuh tanpa pertanyaan. Indonesia hari ini sedang mempertontonkan banyak wajah kekerasan. Sebagian berlangsung […]

Read more
Makassar SULSEL

ASU PANTING : Rumah Buku SaESA Ajak Publik Menelusuri Ketakutan yang Diwariskan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Setelah Parakang berhasil memancing banyak percakapan tentang ketakutan yang hidup di tengah masyarakat, Rumah Buku SaESA kembali membuka Open Submission Gelar Zine dengan tema yang masih berjalan di lorong yang sama: ketakutan, mitos, dan cerita yang diwariskan tanpa pernah benar-benar diperiksa. Tema itu bernama: Asu Panting. Keputusan ini bukan tanpa alasan. Dalam […]

Read more
Makassar SULSEL

Penertiban Pallubasa Serigala Jadi Bukti Ketegasan Pemkot Makassar Kembalikan Fungsi Fasum

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar melalui Pemerintah Kecamatan Mamajang kembali menunjukkan komitmennya dalam menegakkan aturan pemanfaatan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) secara adil tanpa pandang bulu. Komitmen tersebut dibuktikan melalui penertiban terhadap sejumlah lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdiri di atas fasilitas umum, termasuk lapak tenda Pallubasa Serigala di Jalan Serigala, […]

Read more