Buka Pelatihan Pemeriksaan Barang dan Jasa, Wabup Wajo Amran Harap Peserta Serius Ikuti Kegiatan

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi dari Aparat Pengawasan Intern Pemerintah Daerah (APIP), Pemerintah Kabupaten Wajo melalui Inspektorat Daerah menyelenggarakan Pelatihan Pemeriksaan Barang dan Jasa Bagi Pegawai di Lingkungan Inspektorat Daerah.

Pelatihan ini menggandeng kerjasama Balai Diklat Pemeriksaan Keuangan Negara (PKN) di Gowa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, digelar di Kantor Balai Diklat PKN di Gowa, Selasa (20/6/2023).

Wakil Bupati Wajo, Amran membuka langsung kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Balai Diklat PKN di Gowa BPK RI, Riyanto bersama jajaran, para Widyaiswara, Inspektur Daerah Kabupaten Wajo, Saktiar serta peserta pelatihan dan undangan lainnya.

Amran mengurai bahwa tugas APIP lebih dititikberatkan pada kegiatan yang sifatnya kegiatan audit dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan.

“APIP sendiri selain melakukan pemeriksaan-pemeriksaan, juga melakukan kegiatan lainnya seperti consulting. Demikian juga tugas pengawas internal lebih difokuskan kepada pencegahannya atau early warning system,” ucapnya.

Selain itu, lanjutnya, tugas APIP dalam pengadaan barang dan jasa, sudah diatur dalam perpres nomor 54 tahun 2010. “APIP melakukan pengawasan intern atas pengelolaan tugas dan fungsi instansi pemerintah termasuk akuntabilitas keuangan negara/daerah,” ucapnya.

Amran pun menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Balai Diklat PKN di Gowa BPK RI yang telah memfasilitasi Inspektorat Daerah Kabupaten Wajo melaksanakan kegiatan ini.

“Kepada peserta, saya ucapkan selamat mengikuti pelatihan. Semoga nantinya APIP dapat mengawal perangkat daerah dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa, juga memberikan assurance, monitoring, evaluasi dan bimbingan,” ucapnya.

Sementara, Kepala Balai Diklat PKN di Gowa BPK RI, Riyanto menyampaikan harapan agar peserta dapat mengikuti kegiatan ini sampai selesai agar hasil yang didapatkan juga maksimal.

“Semoga ilmu yang didapatkan bisa diimplementasikan di daerah nantinya,” harapnya. (APJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bulukumba SULSEL

Melihat Indonesia dari Jejak Kekerasan yang Terus Diwariskan

BULUKUMBA, EDELWEISNEWS.COM – Di negeri yang gemar merayakan slogan persatuan, kekerasan sering kali hadir sebagai bahasa yang paling fasih digunakan. Ia muncul dalam berbagai bentuk. Kadang berupa pukulan yang terlihat jelas. Kadang menjelma menjadi kebijakan, stigma, penggusuran, pembungkaman, hingga ketimpangan yang dibiarkan tumbuh tanpa pertanyaan. Indonesia hari ini sedang mempertontonkan banyak wajah kekerasan. Sebagian berlangsung […]

Read more
Makassar SULSEL

ASU PANTING : Rumah Buku SaESA Ajak Publik Menelusuri Ketakutan yang Diwariskan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Setelah Parakang berhasil memancing banyak percakapan tentang ketakutan yang hidup di tengah masyarakat, Rumah Buku SaESA kembali membuka Open Submission Gelar Zine dengan tema yang masih berjalan di lorong yang sama: ketakutan, mitos, dan cerita yang diwariskan tanpa pernah benar-benar diperiksa. Tema itu bernama: Asu Panting. Keputusan ini bukan tanpa alasan. Dalam […]

Read more
Makassar SULSEL

Penertiban Pallubasa Serigala Jadi Bukti Ketegasan Pemkot Makassar Kembalikan Fungsi Fasum

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar melalui Pemerintah Kecamatan Mamajang kembali menunjukkan komitmennya dalam menegakkan aturan pemanfaatan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) secara adil tanpa pandang bulu. Komitmen tersebut dibuktikan melalui penertiban terhadap sejumlah lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdiri di atas fasilitas umum, termasuk lapak tenda Pallubasa Serigala di Jalan Serigala, […]

Read more