Dinas Perpustakaan Makassar Berencana Adakan FGD Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – ÌUndang-Undang Nomor 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam, sudah mengatur terkait aset budaya bangsa yang terdokumentasi dalam karya cetak dan karya rekam yang bernilai intelektual dan/atau artistik. Begitupun penjabarannya, dalam Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam.

Dalam Peraturan Pemerintah itu mengatur mengenai pelaksanaan penyerahan dan pengelolaan hasil serah simpan karya cetak dan karya rekam. Juga mengatur mengenai peran serta masyarakat, pemberian penghargaan, dan sanksi administratif. Salah satu bentuk peran serta masyarakat, yakni menumbuhkembangkan budaya literasi masyarakat.

Dalam kaitan itu, Dinas Perpustakaan Kota Makassar akan mengadakan kegiatan diskusi grup terarah (FGD) dengan para penulis, penerbit, dan mereka yang mencipta atau memproduksi karya cetak dan karya rekam.

Rencana ini dikemukakan Irnayanti, S.Pt, M.I.Kom, Kepala Bidang Pengembangan Koleksi dan Pelestarian Bahan Pustaka Dinas Perpustakaan Kota Makassar.

“Pekan depan, kami rencanakan bikin FGD tentang karya cetak dan karya rekam,” kata Bu Irna, begitu Kabid Pengembangan Koleksi dan Pelestarian Bahan Pustaka akrab disapa.

Bu Irna menyampaikan hal itu, saat menerima Rusdin Tompo, penulis buku dan pegiat literasi di Gedung Layanan Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Jalan Kerung-Kerung No 68, Selasa, 17 Juli 2023. Kegiatan ini dimaksudkan agar terbangun komunikasi dan kolaborasi yang baik antara Dinas Perpustakaan dengan para pemangku kepentingan terkait.

Rusdin Tompo menyerahkan dua judul bukunya, masing-masing “Bunda Pustaka” dan “Problematika Sosial Anak”, untuk menambah koleksi Perpustakaan Kota Makassar. Buku “Bunda Pustaka” merupakan best practice partisipasi ibu-ibu orangtua murid dalam kegiatan literasi di SD Negeri Borong, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Sedangkan buku “Problematika Sosial Anak”, merupakan kumpulan artikel/opini Rusdin Tompo, yang pernah dimuat di berbagai media massa, baik cetak maupun digital.

Koordinator Perkumpulan Penulis Indonesia Satupena Provinsi Sulawesi Selatan itu memang rutin menyetor buku-buku karyanya ke Dinas Perpustakaan. Dia menyebut tulisan-tulisannya tentang isu anak merupakan kepeduliannya terhadap persoalan anak di Tanah Air, termasuk di Makassar. Dalam bukunya dia membahas persoalan-persoalan anak yang jadi korban kekerasan, eksploitasi dan anak yang berhadapan dengan hukum.

Bu Irna juga menyatakan keprihatinannya pada anak-anak yang ngelem dan berperilaku negatif lainnya. Rusdin menyarankan, mungkin perlu pula menggunakan pendekatan literasi untuk kegiatan-kegiatan pemberdayaan anak. Dengan literasi, diharapkan akan terbangun kesadaran kritis anak. Sehingga mereka menggunakan informasi, bacaan-bacaan serta ilmu pengetahuan bagi peningkatan kecakapan hidupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Perkuat Sinergi Kamtibmas dan Pembangunan Kota, Wali Kota Makassar Temui Kapolda Sulsel

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin terus memperkuat sinergi lintas institusi demi menjaga stabilitas keamanan dan mendorong pembangunan kota yang berkelanjutan. Komitmen tersebut tercermin dalam agenda silaturahmi dan pertemuan strategis bersama Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, yang berlangsung di Markas Polda Sulsel. Pertemuan ini menjadi ruang dialog konstruktif […]

Read more
Makassar SULSEL

Penanganan Banjir Makassar 2026 Lebih Baik, Air Cepat Surut dan Pengungsian Selesai dalam Hitungan Hari

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kota Makassar mendapat apresiasi atas penanganan banjir yang dinilai jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada kejadian banjir Januari 2026, genangan air di sejumlah titik terpantau lebih cepat surut, sementara masa pengungsian berlangsung singkat dan terkendali. Berdasarkan data di lapangan, pada 8 titik pengungsian yang terbentuk sejak 12 Januari, sebagian besar […]

Read more
Makassar SULSEL

Urai Kemacetan dan Kembalikan Fungsi Depan GOR, PK5 di Jalan Pajjaiang Ditertibkan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam menata wajah kota agar lebih tertib, nyaman, dan bebas macet. Salah satu fokus utama penataan tersebut adalah sterilisasi ruas-ruas jalan yang semestinya bebas dari aktivitas bangunan lapak liar, karena berpotensi menimbulkan kemacetan serta mengganggu estetika kota. Upaya itu kembali dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Biringkanaya, dengan […]

Read more