Rusdin Tompo Kembali Serahkan Bukunya ke Dinas Perpustakaan Kota Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Komitmen untuk menyerahkan buku-buku yang ditulis kembali diperlihatkan Rusdin Tompo, penulis dan pegiat literasi. Terbaru, dia menyerahkan sebanyak 4 judul buku, yang diterima Sekretaris Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Andi Mappanyukki, di Gedung Layanan Perpustakaan Kota Makassar, Jalan Kerung-Kerung No 68, Senin (9 Oktober 2023).

“Saya menyerahkan buku kepada Dinas Perpustakaan biar semakin banyak orang bisa membacanya,” kata Rusdin Tompo.

Selain Sekretaris Dinas Perpustakaan Kota Makssar, Andi Mappanyukki, penyerahan buku itu juga disaksikan Kabid Pengembangan Koleksi dan Pelestarian Bahan Pustaka, Irnayanti, S.Pt, M.I.Kom.

Keempat buku yang diserahkan itu masing-masing berjudul “Perpustakaan 4 0” yang ditulis Nasyidah, S.Sos, M.AP, “Sekolah Sahabat Keluarga” yang merupakan best practice SD Hang Tuah Makassar, di mana dia sebagai editornya dan “Problematika Sosial Anak”, yang ditulisnya sendiri.

Buku satunya lagi berjudul “Kisah Sang Penantang”, merupakan kumpulan puisi esai pertama yang ditulis 5 penyair Sulawesi Selatan. Para penyair itu adalah Rusdin Tompo, Idwar Anwar, Ahmad M Sewang, Fahmi Syarif dan Anis Kaba. Buku puisi esai ini diberi kata pengantar oleh Aspar Paturusi. Puisi esai merupakan genre baru dalam sastra yang dimotori oleh Denny JA.

Andi Mappanyukki menyampaikan terima kasih karena buku-buku yang diberikan itu akan menambah koleksi Perpustakaan Kota Makassar. Dia mengajak sebanyak mungkin penulis dan penerbit melakukan hal sama demi kemajuan dunia literasi di daerah ini.

Selain memberikan buku ke Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Rusdin Tompo juga menyerahkan buku kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulawesi Selatan. Buku diterima oleh Adriani, pustakawan pada DPK Provinsi Sulawesi Selatan.

Sebagai Koordinator Perkumpulan Penulis Indonesia Satupena Provinsi Sulawesi Selatan, dia menyatakan bahwa ini menjadi tanggung jawabnya ikut mengimplementasikan Undang-Undang Nomor 13 Nomor 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam. Dia juga menyampaikan bahwa penyerahan buku itu juga merupakan amanah dari yang empunya buku.

“Penyerahan buku Perpustakaan 4.0 merupakan titipan dari Bu Nasyidah, penulis bukunya,” terangnya.

Buku “Perpustakaan 4.0” merupakan karya pertama dari Nasyidah, Pustakawan Ahli Utama DPK Provinsi Sulawesi Selatan. Nasyidah saat ini juga tengah mempersiapkan buku berikutnya, berjudul “Layanan Perpustakaan Ibu dan Anak”. Buku ini merupakan pengembangan dari naskah orasi ilmiahnya yang disampaikan pada bulan September 2023, di Auditorium Perpusnas RI, Jakarta. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Perkuat Sinergi Kamtibmas dan Pembangunan Kota, Wali Kota Makassar Temui Kapolda Sulsel

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin terus memperkuat sinergi lintas institusi demi menjaga stabilitas keamanan dan mendorong pembangunan kota yang berkelanjutan. Komitmen tersebut tercermin dalam agenda silaturahmi dan pertemuan strategis bersama Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, yang berlangsung di Markas Polda Sulsel. Pertemuan ini menjadi ruang dialog konstruktif […]

Read more
Makassar SULSEL

Penanganan Banjir Makassar 2026 Lebih Baik, Air Cepat Surut dan Pengungsian Selesai dalam Hitungan Hari

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kota Makassar mendapat apresiasi atas penanganan banjir yang dinilai jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada kejadian banjir Januari 2026, genangan air di sejumlah titik terpantau lebih cepat surut, sementara masa pengungsian berlangsung singkat dan terkendali. Berdasarkan data di lapangan, pada 8 titik pengungsian yang terbentuk sejak 12 Januari, sebagian besar […]

Read more
Makassar SULSEL

Urai Kemacetan dan Kembalikan Fungsi Depan GOR, PK5 di Jalan Pajjaiang Ditertibkan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam menata wajah kota agar lebih tertib, nyaman, dan bebas macet. Salah satu fokus utama penataan tersebut adalah sterilisasi ruas-ruas jalan yang semestinya bebas dari aktivitas bangunan lapak liar, karena berpotensi menimbulkan kemacetan serta mengganggu estetika kota. Upaya itu kembali dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Biringkanaya, dengan […]

Read more