Disaksikan Bupati Wajo dan Sekda, Kepala OPD dan Camat Teken Perjanjian Kinerja

WAJO, EDELWEISNEWS.COM – Kepala OPD dan Camat lingkup Pemerintah Kabupaten Wajo melakukan Penandatanganan Perjanjian Kinerja. Penandatanganan itu disaksikan langsung Bupati Wajo, Amran Mahmud didampingi Sekda Wajo, Armayani dan para Asisten Sekda di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati, Sabtu (28/10/2023).

Bupati Wajo, Amran Mahmud menjelaskan, bahwa penandatanganan perjanjian kinerja ini merupakan salah satu bagian terpenting dalam siklus penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), sesuai amanah peraturan perundang-undangan.

“Perjanjian kinerja berisi penugasan dari kami selaku sebagai pemberi amanah kepada para Kepala Perangkat Daerah dan Camat untuk melaksanakan program dan kegiatan yang menunjang pencapaian visi dan misi pembangunan, khususnya dalam melaksanakan arah kebijakan pembangunan tahun 2023,” ucapnya.

Amran Mahmud menyebut, tujuan yang hendak dicapai dalam perjanjian kinerja tersebut merupakan wujud nyata dari komitmen Kepala Perangkat Daerah dan Camat dalam menunjukkan kerja dan kinerjanya.

Hal ini sangat penting, lanjut Amran Mahmud, karena menjadi salah satu instrumen dalam menilai keberhasilan atau kegagalan dalam pencapaian tujuan
dan sasaran perangkat daerah.

“Perjanjian Kinerja menjadi acuan bagi kami dalam melakukan monitoring, pengendalian dan evaluasi, serta supervisi atas kemajuan kinerja baik secara individu maupun organisasi,”ujarnya.

Secara individu, perjanjian kinerja menjadi pondasi dalam penilaian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), sedangkan secara organisasi menjadi dasar dalam penyusunan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun 2023.

“Saya berharap apa yang kita perjanjikan hari ini menjadi amanah. Program kegiatan pembangunan yang akan kita laksanakan dalam bulan mendatang hingga akhir 2023 menjadi lebih terstruktur dan dibarengi dengan pola pemanfaatan anggaran kinerja yang positif,” ungkapnya.

Ketua DPD PAN Wajo ini menegaska, setelah penandatanganan perjanjian dilanjutkan dengan penyusunan Perjanjian Kinerja bagi para Pejabat Administrasi, Pejabat Pelaksana dan para Pejabat Fungsional di lingkungan kerja masing-masing.

“Saya memerintahkan agar di akhir tahun pembangunan 2023 ini, target-target pembangunan khususnya 25 Kerja Nyata yang menjadi program prioritas pembangunan Kabupaten Wajo Tahun
2019-2024, pencapaiannya dapat terakselerasi,” pungkasnya.

Sebelumnya kepala Bappelitbangda Wajo Andi Pallawarukka mengatakan, penandatangan ini, sebuah bentuk komitmen sebagai aparatur negara yang diberikan tugas oleh Bupati Wajo sesuai dengan anggaran di instansi masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Sabtu Gembira di SD Negeri Borong Makassar, Diisi dengan Aktivitas Seni

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – “Sekolah tidak akan maju dan sukses tanpa dukungan orangtua murid. Partisipasi dan kolaborasi orangtua dengan guru-guru bersama murid sangat diperlukan guna pengembangan inovasi sekolah,” kata Andi Etty Cahyani, S.Pd, M.Pd, Kepala UPT SPF SD Negeri Borong, saat membuka Sabtu Gembira. Hari Sabtu, 10 Oktober 2026, di sekolah yang beralamat di Jalan Borong […]

Read more
Gowa SULSEL

Klarifikasi Denda Balap Liar, Satlantas Polresta Gowa Tegaskan Penindakan Sesuai Aturan Hukum

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Menanggapi pemberitaan di sejumlah media online terkait penindakan balapan liar di Kabupaten Gowa, yang menyoroti keluhan seorang warga mengenai denda hingga Rp3 juta terhadap anaknya, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Gowa menegaskan, bahwa penindakan terhadap pelanggaran balap liar memiliki dasar hukum yang jelas dan dilaksanakan melalui mekanisme sesuai ketentuan perundang-undangan, Minggu (11/10/2026). […]

Read more
Lingkungan Makassar SULSEL

Langit Makassar Berkabut, BPBD Ingatkan Bahaya PM2.5! Fadli Tahar : Jangan Tunggu Sesak untuk Melindungi Diri

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kualitas udara masuk kategori tidak sehat pada pengukuran di Maros. Asap kebakaran hutan dan lahan serta pergerakan angin menjadi faktor yang perlu diwaspadai masyarakat Sulawesi Selatan. Kabut asap bukan sekadar membuat langit terlihat suram. Di balik udara yang tampak biasa, terdapat partikel polutan berukuran sangat kecil yang berpotensi masuk jauh ke dalam […]

Read more