Jadi Pembina Apel Akbar, Duo Amran Pamit ke Jajaran Pemkab Wajo

WAJO, EDELWEISNEWS.COM – Suasana haru menyelimuti peserta Apel Akbar yang terdiri dari ASN, Non ASN, Perangkat Desa/Kelurahan serta TP PKK dan Dharma Wanita Persatuan saat Bupati Wajo, Amran Mahmud dan Wakil Bupati Wajo, Amran menyampaikan amanatnya di Lapangan Kantor Bupati, Rabu (7/2/2024).

Apel Akbar ini merupakan apel terakhir yang dipimpin oleh pasangan Pemimpin Kabupaten Wajo yang dikenal dengan tagline “Duo Amran” ini. Apel ini sekaligus menjadi momen pamit bagi mereka kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Wajo.

Meski di tengah guyuran hujan, para peserta apel setia mendengarkan pesan-pesan pasangan yang akan segera mengakhiri masa jabatannya untuk periode ini pada 15 Februari 2024 yang akan datang, yang sesekali tampak terdengar tepuk tangan dari peserta.

Bupati Wajo, Amran Mahmud menyampaikan terima kasih atas kerjasama dan dedikasi seluruh ASN dan non ASN serta seluruh pihak selama lima tahun terakhir. Dia berharap apa yang telah dilaksanakan bersama dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Wajo.

“Kami sangat bangga dengan kinerja ASN dan non ASN di Wajo. Kami mendapatkan banyak penghargaan dari pemerintah pusat dan daerah. Semoga apa yang kita lakukan dapat menjadi amal ibadah dan bermanfaat bagi masyarakat,” harap Amran Mahmud.

Amran juga berpesan kepada ASN dan non ASN agar tetap menjaga disiplin dan profesionalisme dalam bekerja. Ia berharap ASN dan non ASN dapat bekerjasama dengan baik dengan pemimpin baru yang akan datang.

“Kami berharap ASN dan non ASN dapat mendukung dan bersinergi dengan pemimpin baru. Jangan lupa untuk selalu mengabdi kepada masyarakat dengan ikhlas dan bertanggung jawab,” tutur Amran Mahmud.

Suami Sitti Maryam ini juga berharap ada kesan-kesan kebaikan dalam perjalanan 5 tahun bersama-sama dalam kepemimpinan mereka, khususnya dalam melaksanakan tugas dan pengabdian sebagai abdi negara yang menjadi pelayan masyarakat.

Sementara Wakil Bupati, Amran SE mengungkapkan rasa haru dan bahagia pada kesempatan tersebut. Dia mengatakan, bahwa dirinya dan Amran Mahmud telah bekerja keras untuk membangun Wajo, meski masih banyak kekurangan.

“Melalui tempat ini, kami mohon maaf jika ada yang tidak berkenan selama kami memimpin Wajo. Kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan doa dari semua pihak,” kata Amran.

Amran mengatakan, banyak pelajaran yang ia dapatkan selama menjadi wakil bupati Wajo, terutama ilmu pemerintahan.

“Terimakasih kepada semuanya, terutama Ibu Sekda telah banyak memberi saya ilmu pemerintahan. Karena waktu saya pertama masuk, saya selalu belajar masalah pemerintahan,”ujar Amran dengan suara sendu.

Apel akbar ini dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kepada Kepala Perangkat Daerah, asisten, staf ahli, camat, Direktur RSUD atas partisipasi dan dedikasi mereka dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Selain itu, juga diberikan penyematan pin desa mandiri dan Nomor Induk Perangkat Daerah (NIPD) secara simbolis kepada 1.075 perangkat desa.

Usai pelaksanaan apel, ribuan peserta menyerbu pasangan pemimpin ini untuk sekedar berjabat tangan. Ada juga memeluk sambil menangis serta mengajak foto. Setelah itu dilanjutkan dengan konvoi menggunakan becak motor (bemor) menuju ke Masjid Agung Ummul Quraa’ Sengkang untuk shalat magrib dan rangkaian kegiatan lainnya.

Duo Amran Konvoi Menggunakan Becak Motor

Usai apel, Duo Amran bersama Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, Kepala OPD, asisten, staf ahli, camat dan Direktur RSUD serta peserta lainnya melakukan konvoi menuju ke Masjid Agung Ummul Quraa’ Sengkang utuk shalat magrib dan rangkaian kegiatan lainnya.

Tidak seperti pamitan pemimpin pada biasanya yang menggunakan mobil mewah berkonvoi, Duo Amran memilih menggunakan Becak Motor agar bisa lebih berinteraksi dengan masyarakat.

Dan terbukti, meskipun di tengah guyuran hujan, di sepanjang jalan yang dilewati konvoi ini, ribuan masyarakat tampak antusias menyerbu pemimpinnya untuk berjabat tangan dan memeluk, bahkan teriakan “lanjutkan” tampak terdengar dari masyarakat. Ada juga yang meneriakkan “Pammase” dan “Terima Kasih” kepada pasangan yang tulus mengabdi untuk Wajo ini.

Amran Mahmud menyampaikan permohonan maaf atas gangguan dan kemacetan yang ditimbulkan oleh konvoi ini.

“Kami juga mengucapkan terima kasih atas kebersamaan dari masyarakat selama ini,” tutupnya. (APJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Konsisten Berinovasi, Diskominfo Makassar Sabet Public Service of the Year Sulsel 2026

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar meraih penghargaan Public Service of the Year Sulawesi Selatan 2026 dalam ajang Indonesia Marketing Festival (IMF) 2026 yang digelar oleh MarkPlus. Hal ini membuktikan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi terus mendapat apresiasi. Penghargaan tersebut diserahkan langsung […]

Read more
Makassar SULSEL

47 Ribu Warga Terdampak Kekeringan, Pemkot Makassar Konsolidasikan Kekuatan Lintas Sektor

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar memperkuat penanganan darurat kekeringan menyusul puluhan ribu warga yang terdampak krisis air di sejumlah wilayah kota. Pemerintah mengkonsolidasikan sumber daya lintas sektor untuk mempercepat distribusi air bersih kepada masyarakat. Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Tanggap Darurat Bencana Kekeringan Kota Makassar Tahun 2026, Kamis (13/8/2026), yang diarahkan untuk memastikan […]

Read more
Makassar SULSEL TNI / POLRI

Bhakti Sosial Oikumene Polda Sulsel Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Persekutuan Oikumene Polda Sulawesi Selatan menggelar kegiatan Bakti Sosial sebagai wujud nyata kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya bagi para lanjut usia. Mengusung semangat “Polri Presisi, Polri Peduli”, kegiatan tersebut dilaksanakan di Panti Werdha Theodora, Jalan Sungai Saddang Lama […]

Read more