IPC dan LSKP Fasilitasi CSO se-Sulsel Menyusun Agenda Advokasi Transisi Energi Berkeadilan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Transisi energi berkelanjutan menjadi salah satu isu global dan juga menjadi agenda Pemerintah Indonesia dalam sepuluh tahun ke depan. Saat ini berbagai isu sosial muncul dalam proses impelementasi pemerintah untuk transisi energi yang tidak jarang mengabaikan hak-hak ekosob warga.

Untuk memastikan proses ini tidak terjadi semakin merugikan masyarakat, khususnya kelompok rentan, maka dibutuhkan kolaborasi organisasi masyarakat sipil (CSO) untuk mengadvokasi berbagai agenda penting tersebut. Salah satu agenda utama adalah pelibatan warga dalam proses pengambilan keputusan pemerintah, baik pada level nasional maupun lokal serta menghormati hak-hak ekosob kelompok masyarakat adat.

Untuk itu, Indonesian Parliamentary Center (IPC) bersama Lembaga Studi Kebijakan Publik (LSKP) mengadakan workshop yang bertujuan untuk merumuskan Agenda Advokasi Masyarakat Sipil untuk Mewujudkan Transisi Energi Berkeadilan di Sulawesi Selatan.

Dalam workshop yang digelar pada Selasa (26 Maret 2024) LSKP sebagai mitra IPC di Sulsel mengundang organisasi masyarakat sipil se – Sulsel yang konsern pada isu energi berkeadilan, yakni Yayasan Pemerhati Masalah Perempuan Sulsel (YPMP), Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar, Anti Corruption Committee (ACC) Sulawesi, Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Sulawesi Selatan, Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Sulsel, Yayasan Konservasi Laut (YKL) Indonesia, Jurnal Celebes, Serikat Hijau Indonesia, FIK Ornop, Sekolah Rakyat Petani Payopayo, Pilar Nusantara, Politeknik Negeri Ujung Pandang, Pusat Studi Lingkungan(PSL) Unhas.

Dalam agenda kegiatan yang dilakukan, berbagai perwakilan dari organisasi masyarakat sipil melakukan pengkajian terkait beberapa hal yang berkaitan dengan Transisi Energi Berkelanjutan yang Berkeadilan.
Kegiatan ini dimulai dengan perwakilan dari IPC yang memberikan penjelasan terkait gambaran dari perwujudan transisi energi berkeadilan secara nasional. Workshop yang dilakukan membahas implementasi dan kebijakan yang berkaitan dengan tingkat lokal, terutama di Sulawesi Selatan.

Adapun pembahasan yang dilakukan terbagi dari pelibatan kelompok masyarakat dalam Energi Baru Terbarukan (EBT), evaluasi kebijakan dari EBT, dan peluasan/peluasan pendanaan transisi energi dari EBT.

Dari ketiga bagian pembahasan tersebut, perwakilan dari organisasi masyarakat sipil membahas yang berkaitan dengan hal tersebut. Dari pembahasan tersebut, akan diadakan Rencana Tindak Lanjut (RTL) berdasarkan hasil pembahasan yang dilakukan bersama pemangku kebijakan seperti DPR RI/DPD dan media untuk menghasilkan sebuah Policy Brief.

Kegiatan ini harapannya dapat melahirkan sebuah rekomendasi kebijakan untuk pemangku kebijakan di tingkat pusat dalam hal regulasi serta implementasi dari energi baru terbarukan. Dengan demikian, implementasi transisi energi yang dilaksanakan dapat memuat unsur berkeadilan, agar dapat mengurangi risiko serta berpihak kepada masyarakat.

Kegiatan kemudian diakhiri dengan buka puasa bersama dan dilanjutkan diskusi informal mengenai berbagai agenda kolaborasi bersama ke depan, untuk memastikan berbagai isu yang telah diidentifikasi dapat diadvokasi bersama.

LSKP sudah sejak lama menjadi mitra IPC dalam berbagai aktivitas advokasi agenda-agenda kebijakan nasional dan daerah dalam isu penguatan demokrasi dan isu energi berkeadilan. Agenda kegiatan ini akan ditindak lanjuti dengan berbagai kegiatan-kegiatan advokasi kebijakan bersama CSO se-Indonesia.

Penulis : A. Naris Agam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Nasyidah, Pustama Dispusarsip Sulsel, Mendokumentasikan Perjalanan Kariernya dalam Buku “Memoar Pustakawan Sejati”

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Buku “Memoar Pustakawan Sejati” karya Nasyidah, S.Sos, M.AP, Pustakawan Ahli Utama (Pustama), pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusarsip) Provinsi Sulawesi Selatan, diserahkan untuk jadi koleksi perpustakaan pada Senin (9 Februari 2026). Rusdin Tompo, sebagai editor, menyerahkan buku yang mendokumentasikan perjalanan karier penulisnya, di dua perpustakaan berbeda, tetapi pada hari yang sama. Buku […]

Read more
Makassar SULSEL

Jalan Rusak Diperbaiki, Netizen Ramai Dukung Kepemimpinan Wali Kota Munafri

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Komitmen Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam merespons keluhan dan aspirasi masyarakat umum kembali dibuktikan. Orang nomor satu di Kota Makassar itu bergerak cepat menindaklanjuti aduan warga terkait kondisi jalan rusak dan berlubang di kawasan Metro Tanjung Bunga tembus Jembatan Barombong, Kecamatan Tamalate. Meski ruas jalan poros tersebut merupakan kewenangan pihak GMTD […]

Read more
LEGISLATIF Makassar SULSEL

PKB Dukung Appi Tata Makassar, Relokasi PKL Tak Hilangkan Mata Pencaharian

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM— DPRD Kota Makassar menyatakan dukungan terhadap langkah Pemerintah Kota Makassar, di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin dalam menata kawasan kota yang selama ini dinilai semrawut, guna mewujudkan kota yang tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh warga. Penataan tersebut menyasar berbagai pelanggaran ruang publik, mulai dari bangunan liar hingga lapak Pedagang Kaki Lima […]

Read more