Pemkab Wajo Menyerahkan Bantuan Korban Bencana dan Kedaruratan di Kantor Kelurahan Pince Pute

WAJO, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Wajo menyerahkan bantuan ATENSI KBK (Korban Bencana dan Kedaruratan) di Kantor Kelurahan Pince Pute pada Selasa 12 Nov 2024.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Pj.Bupati Wajo Andi Bataralifu dari Sentra Pangurangi Takalar Provinsi Sulawesi Selatan. Dimana sebelumnya telah diserahkan bantuan kedaruratan sebagai tindak lanjut dari kejadian bencana angin kencang 31 Oktober 2024.

Jumlah laporan yang masuk 277 KK di 4 (empat) kecamatan, yaitu Kecamatan Tanasitolo, Kecamatan Sabbangparu, Kecamatan Maniangpajo dan Kecamatan Tempe.

Selanjutnya pada hari yang sama tanggal
31 Oktober 2024 juga telah disalurkan bantuan kedaruratan dari Kementerian Sosial melalui Dinas Sosial P2KBP3A untuk 200 KK.

Sementara pada hari ini bantuan yang diserahkan oleh Pj. Bupati Wajo Andi Bataralifu adalah bantuan dari Sentra Pangurangi Takalar Provinsi Sulawesi Selatan.

Dengan rincian bantuan : Sembako 40 paket dan Bantuan Kedaruratan 77 paket. Jadi keseluruhan intervensi Sentra Pangurangi Takalar 117 KK.

Selanjutnya seluruh korban bencana kebakaran dan angin kencang akan mendapatkan santunan dan bantuan makanan dari Pemerintah Kabupaten Wajo melalui anggaran BTT tahap 2 senilai kurang lebih 500 juta. Meliputi Kecamatan Tansitolo (Pinceng Pute, Tancung, Ujung Baru, Pakkana, Mappadaelo, Mannagae, Assorajang dan Pajalele).

Untuk Kecamatan Sabbangparu meliputi (Walannae, Tadangpalie, Salotengnga dan Bila). Untuk Kec.Tempe (Salomenraleng, Tempe, Wiringpalannae, Atakkae dan Maddukelleng.

Sebagai tambahan bahwa setiap bantuan yang diberikan berdasarkan pada tingkat kerusakan yaitu rusak berat, sedang dan ringan.

Sementara itu, Pj.Bupati Wajo Andi Bataralifu seusai kegiatan menyampaikan terima kasih kepada perwakilan dari Sentra Pangurangi Takalar atas atensinya terhadap Kabupaten Wajo.

“Semoga bantuan yang telah diserahkan dapat bermanfaat serta berguna untuk masyarakat. Dan kami juga berharap kepada masyarakat untuk tetap bersabar menghadapi musibah ini. Pemerintah Daerah akan terus berusaha membantu dan hadir di tengah masyarakat,”.pungkasnya.

Turut hadir mendampingi Pj.Bupati Wajo adalah Kadis Sosial P2KBP3A Kab.Wajo H. Ahmad Jahran, Camat Tanasitolo Andi Ramlan, Lurah Pince Pute Mahmud Zuhdi, Penyuluh Sosial dari Sentra Pangurangi Takalar dan Tim Dari Dinas Sosial P2KBP3A Kab.Wajo. (Humas Pemda/APJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Kodam XIV/Hsn Perkuat Sinergi Nasional, Kapoksahli Hadiri Rakor Pengendalian Karhutla Tingkat Nasional Secara Vicon

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapoksahli) Pangdam XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Musa David Marolop Hasibuan, S.I.P., M.A.B mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026, melalui video conference bertempat di Ruang Vicon Puskodalops, Makodam, Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Kamis (18/6/2026). Rakor tersebut dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan […]

Read more
Makassar SULSEL TNI / POLRI

Pangdam Hasanuddin Turun Langsung Dengarkan Warga, Stabilitas dan Penanganan Banjir Jadi Prioritas

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Di sela kesibukannya menjalankan tugas, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko didampingi Dandim 1408/Makassar Kolonel Kav Ino Dwi Setyo Darmawan melaksanakan kegiatan ngopi dan dialog santai bersama sejumlah masyarakat di Warung Kopi (Warkop) Ko Heng, Jalan Gunung Latimojong, Kota Makassar, Senin (15/6/2026). Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah awak media. Melalui momentum […]

Read more
Makassar SULSEL

Dirut BPJS Sanjung Makassar, Akui Jadi Daerah Pertama Beri Perlindungan bagi Pekerja Rentan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.CO. — Pemerintah Kota Makassar bersama BPJS Ketenagakerjaan resmi meluncurkan Sistem Keagenan Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai) dalam Program Makassar Berbagi Jaminan Sosial di Lapangan Karebosi, Jumat (19/6/2026). Peluncuran program tersebut menjadi langkah strategis Pemkot Makassar dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja informal atau Bukan Penerima Upah (BPU) yang selama […]

Read more