Momentum Hari Kartini, Melani Simon: Perempuan Harus Percaya Diri dan Berkontribusi

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulsel, Melani Simon Jufri, mengikuti acara Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Kartini. Acara ini diselenggarakan oleh DWP Pusat dan diikuti secara virtual dari Rujab Sekda Sulsel, Selasa, 29 April 2025.

Melani Simon tampak anggun mengenakan kebaya bersama para ibu-ibu pengurus DWP Provinsi Sulsel yang hadir mendampingi.

Menurut Melani Simon, Hari Kartini merupakan momentum istimewa untuk merayakan perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan.

“Salah satu quote beliau, ‘Habis Gelap Terbitlah Terang’, Kartini telah membuka jalan bagi perempuan untuk menjadi lebih maju, mandiri, dan berdaya. Perjuangannya melahirkan semangat emansipasi bagi perempuan kini terasa nyata. Saat ini, kita menyaksikan banyak perempuan menduduki posisi strategis, mampu mengambil kebijakan penting, dan setara dengan laki-laki dalam berbagai bidang, mulai dari politik, dunia usaha, sektor sosial, pendidikan, dan lainnya,” tuturnya.

Istri Sekda Sulsel, Jufri Rahman ini berharap, semoga semangat Kartini menjadi pengingat bahwa perempuan harus semakin percaya diri, terus meningkatkan kapasitas diri, serta berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

“Semangat Ibu Raden Ajeng Kartini adalah semangat kemajuan, kesetaraan, dan harapan bagi masa depan yang lebih adil bagi semua. Selamat Hari Kartini untuk semua perempuan di Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan,” pintanya.

Dalam acara Halal Bihalal DWP 1446 H serta peringatan Hari Kartini Tahun 2025, DWP Pusat mengangkat tema “Satukan Hati Dengan Semangat Kartini”. Acara ini diselenggarakan secara hybrid, dengan peserta yang mengikuti secara daring dan luring dari Aula DWP Pusat.

Selain itu, acara ini juga mencakup Launching ID DWP dan Launching Batik DWP, serta sesi tausiah oleh Aa Hilman Fauzi Nugraha.

Ketua Umum DWP Pusat, Ny. Ida Budi Gunadi Sadikin, menyampaikan bahwa kegiatan ini mencakup empat agenda yang dirangkaikan dalam satu acara. Dalam momentum Halal Bihalal ini, Ida Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, atas nama pribadi dan DWP, ucapan “Taqabbalallahu Minna Waminkum, selamat Hari Raya Idulfitri.”

Menurutnya, sosok Kartini merupakan pelopor emansipasi bagi perempuan.

“Melalui surat-suratnya sosok Kartini bukan hanya pejuang kesetaraan, juga seorang pencari kebenaran tulus,” ucapnya.

Ia pun menyebutkan salah satu kutipan R.A. Kartini, Habis Gelap Terbitlah Terang.

“Semoga dari setiap tantangan yang kita hadapi, kita bisa menjadi sumber cahaya, menjadi penerangan bagi keluarga, lingkungan, dan masyarakat,” sebutnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Pemkot Makassar Perketat Seleksi Imam, Munafri Tekankan Integritas dan Peran Sosial

MAKASSAR, EDELWEISNEWS COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan komitmen Pemerintah Kota menghadirkan imam kelurahan yang berkualitas melalui proses seleksi yang ketat, objektif, dan berintegritas. Penegasan tersebut disampaikan dalam sambutannya saat membuka kegiatan Seleksi Calon Imam Kelurahan Kota Makassar Tahun 2026 yang digelar oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) di Kantor Wali Kota Makassar, Rabu […]

Read more
Makassar SULSEL

Pemprov Sulsel Perkuat Pengendalian BBM Bersubsidi Tepat Sasaran

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM -Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman membuka Rapat Koordinasi Pengendalian Penyaluran dan Rekomendasi BBM Bersubsidi Tepat Sasaran di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Senin (4 Mei 2026). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulsel bekerja sama dengan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi. Rapat koordinasi tersebut […]

Read more
Makassar SULSEL

Dengan Pendekatan Humanis,118 Pedagang di Pasar Pamos Mamajang Bongkar Lapak Secara Sukarela

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kota Makassar memilih jalan yang lebih humanis melalui edukasi dan pendekatan persuasif dalam menata pedagang di setiap kecamatan. Upaya ini tidak sekadar berorientasi pada penertiban, tetapi juga membangun kesadaran kolektif bahwa ruang publik, fasum dan fasos, harus dikembalikan pada fungsinya demi kepentingan bersama. Langkah tersebut tampak nyata di Kecamatan Mamajang. Aparat […]

Read more