Guyuran Hujan Tak Menggoyahkan Tekad Prajurit di Hari Juang Infanteri ke-77

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Dibawah guyuran hujan deras dan cuaca tak bersahabat, semangat juang prajurit Infanteri tetap berkobar saat Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko mendampingi pelaksanaan Pleton Beranting (Tonting) Yudha Wastu Pramuka Jaya (YWPJ) yang dilanjutkan dengan Upacara Hari Juang Infanteri ke-77 Tahun 2025 di Lapangan M. Yusuf Makodam XIV/Hasanuddin, Jl. Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Jumat, (19/12/2025).

Peringatan Hari Juang Infanteri dimeriahkan dengan rangkaian perlombaan bergengsi Peleton Beranting YWPJ yang diikuti oleh seluruh satuan Infanteri jajaran Kodam XIV/Hasanuddin serta Divisi Infanteri 3/Kostrad, disertai lomba Karya Bakti Satuan Kewilayahan (Satkowil). Pada kategori Peleton Pengantar, Juara I diraih Yon Armed 21/Kawali, Juara II Yon Arhanud 16/SBC, dan Juara III Yonzipur 8/SMG.

Sementara pada kategori Pleton Inti, Yonif 726/Tamalatea keluar sebagai Juara I, disusul Yonif 433/Julu Siri sebagai Juara II, dan Yonif 432/Waspada Setia Jaya sebagai Juara III. Adapun lomba Karya Bakti Satkowil dimenangkan oleh Kodim 1405/Parepare.

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Bangun Nawoko menegaskan rasa bangga dan hormatnya kepada seluruh prajurit. “Di tengah hujan deras, saya melihat semangat kalian, saya melihat tekad dan kesungguhan kalian. Inilah bukti nyata pengabdian prajurit kepada TNI AD, Korps Infanteri, dan NKRI,” tegasnya. Pangdam optimistis, dengan semangat juang seperti ini, prajurit Infanteri Kodam XIV/Hsn siap menuntaskan setiap tugas negara, dalam kondisi apa pun, demi kejayaan bangsa dan negara. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bulukumba SULSEL

Melihat Indonesia dari Jejak Kekerasan yang Terus Diwariskan

BULUKUMBA, EDELWEISNEWS.COM – Di negeri yang gemar merayakan slogan persatuan, kekerasan sering kali hadir sebagai bahasa yang paling fasih digunakan. Ia muncul dalam berbagai bentuk. Kadang berupa pukulan yang terlihat jelas. Kadang menjelma menjadi kebijakan, stigma, penggusuran, pembungkaman, hingga ketimpangan yang dibiarkan tumbuh tanpa pertanyaan. Indonesia hari ini sedang mempertontonkan banyak wajah kekerasan. Sebagian berlangsung […]

Read more
Makassar SULSEL

ASU PANTING : Rumah Buku SaESA Ajak Publik Menelusuri Ketakutan yang Diwariskan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Setelah Parakang berhasil memancing banyak percakapan tentang ketakutan yang hidup di tengah masyarakat, Rumah Buku SaESA kembali membuka Open Submission Gelar Zine dengan tema yang masih berjalan di lorong yang sama: ketakutan, mitos, dan cerita yang diwariskan tanpa pernah benar-benar diperiksa. Tema itu bernama: Asu Panting. Keputusan ini bukan tanpa alasan. Dalam […]

Read more
Makassar SULSEL

Penertiban Pallubasa Serigala Jadi Bukti Ketegasan Pemkot Makassar Kembalikan Fungsi Fasum

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar melalui Pemerintah Kecamatan Mamajang kembali menunjukkan komitmennya dalam menegakkan aturan pemanfaatan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) secara adil tanpa pandang bulu. Komitmen tersebut dibuktikan melalui penertiban terhadap sejumlah lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdiri di atas fasilitas umum, termasuk lapak tenda Pallubasa Serigala di Jalan Serigala, […]

Read more