Sulsel Jadi Contoh Daerah Pemberantas Pungli di Indonesia

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Ketua Pelaksana Satgas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli), Komjen Moechgiyarto menyebut, Sulawesi Selatan layak menjadi contoh pemberantasan Saber Pungli bagi seluruh provinsi di Indonesia.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur yang sudah berinovasi, terutama dalam rangka bagaimana mencegah agar tidak terjadi pungli. Itu sudah dilakukan beliau dan ini saya apresiasi sekali lagi, karena ini bisa dijadikan model untuk daerah-daerah lainnya,” ungkap Komisaris Jenderal Polri ini dalam kegiatan Stop Pungli, di Hotel Gammara Makassar, Rabu, (18/13/2019).

Komjen Moechgiyarto menyebutkan, dalam satu tahun kepemimpinan Nurdin Abdullah, Sulsel berhasil menerapkan transaksi keuangan berbasis non-tunai, kenaikan pangkat otomatis, proses pensiunan pegawai otomatis dan yang paling membanggakan adalah Direct Call Export melalui Newport Makassar ke berbagai negara.

“Sebagai contoh Direct Call sekarang ini sudah bisa dilakukan hanya satu hari, itu sangat luar biasa, ini memangkas (waktu, anggaran dan perizinan) sesuai dengan harapan Presiden, birokrasi yang berbelit-belit itu sudah tidak ada lagi,” jelasnya.

Komjen Moechgiyarto meyakini, dengan sistem yang dijalankan Pemprov Sulsel saat ini, dapat meminimalisir bahkan menghentikan paraktek pungli di masyarakat. Apalagi, kata dia, semuanya sudah mengunakan sistem online.

“Sesuai yang disampaikan Bapak Gubernur mengunakan teknologi IT, teknologi informasi menurut saya, itu yang saya apresiasi kepada Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah menambahkan, kehadiran Ketua Satgas Saber Pungli di Sulsel tentunya memberikan keyakinan dan support luar biasa bagi Pemprov Sulsel untuk terus menjaga integritas.

“Kita tahu bahwa pungli itu meresahkan, dan tentu sebagai orang timur ini ada harga diri masyarakat Sulawesi Selatan. Tentu harus kita jaga dan kita perang habis-habisan pungli dengan cara membangun sistem. Jadi Sulawesi Selatan ini kita bangun by sistem bukan by aktor untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan,” jelasnya.

Olehnya itu, mantan Bupati Bantaeng dua periode ini sangat yakin dari tahun ke tahun Sulsel semakin membaik, apalagi dengan adanya Satgas Saber Pungli yang tentunya membantu Pemprov Sulsel.

“Saya percaya dengan Satgas Saber Pungli ini akan membuat kita semua jadi nyaman, termasuk Sulawesi Selatan harus menjadi ramah investasi, termasuk yang sudah menanamkan modal di sini bisa nyaman. Jadi pemerintah Sulawesi Selatan adalah pemerintah yang bersih dan melayani, itu komitmen kita,” tutup mantan Sekjen Apkasi Indonesia itu. (hum)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

TP PKK Makassar Evaluasi Program Makanan Bergizi di Kecamatan Tamalate

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — TP PKK Kota Makassar meninjau pelaksanaan program pembagian makanan bergizi bagi ibu hamil, batita, dan balita di Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Selasa (15/9/2026). Program tersebut merupakan bagian dari program Pokja IV TP PKK Kota Makassar dalam mendukung penanganan masalah gizi serta pencegahan dan penurunan angka stunting. Makanan bergizi diberikan secara gratis […]

Read more
Makassar SULSEL

Jelang Kunjungan Presiden RI, Kodaeral VI Ikut Rakor Lintas Instansi di Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wakil Komandan (Wadan) Komando Daerah Angkatan Laut (Wadan Kodaeral) VI Laksamana Pertama TNI Dr. Arya Delano, S.E., M.Pd mewakili Komandan Kodaeral VI (Dankodaeral VI) Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, S.H., M.M, menghadiri rapat koordinasi dalam rangka persiapan kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan yang direncanakan […]

Read more
Makassar SULSEL

Antrean BBM Mulai Longgar, Disdik Makassar Kembalikan Siswa TK-SMP ke Sekolah Mulai Besok

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar, lewat Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar kembali memberlakukan pembelajaran secara luring atau tatap muka bagi seluruh murid jenjang TK, SD, dan SMP mulai Rabu, 16 September 2026. Kebijakan tersebut ditetapkan menyusul kondisi distribusi dan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Makassar yang dinilai mulai perlahan stabil atau longgar. […]

Read more