MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Integritas dan stamina prima bukan hanya milik prajurit berseragam loreng, namun juga menjadi standar mutlak bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan TNI Angkatan Laut.
Hal ini ditegaskan saat Wakil Komandan Komando Daerah Angkatan Laut VI (Wadan Kodaeral VI) Laksamana Pertama TNI Dr. Arya Delano, S.E., M.Pd., M.Han., saat meninjau langsung pelaksanaan Tes Samapta PNS Kodaeral VI di lintasan lari shuttle ban, Rabu (08/04/2026).

Mewakili Komandan Kodaeral VI Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, S.H., M.M., Wadan Kodaeral VI memastikan setiap tahapan pengujian berjalan sesuai standar operasional untuk menjamin kualitas personel yang akan naik tingkat dalam jenjang karier mereka.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas olahraga, melainkan bagian vital dari Syarat Administrasi (Syarmin) bagi personel yang tengah diproyeksikan untuk pengembangan karier. Sebanyak 33 personel PNS mengikuti uji ketangkasan lari sejauh 2.400 meter ini, dengan rincian untuk UKP berjumlah 22 Orang, seleksi PKA berjumlah 7 Orang dan Seleksi PKA berjumlah 4 Orang.
Dalam arahannya di pinggir lintasan, Wadan Kodaeral VI menekankan bahwa profesionalisme PNS TNI AL diukur dari keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kesiapan fisik.
“PNS adalah bagian integral dari kesiapan satuan. Tes Samapta ini adalah cermin kedisiplinan diri. Kenaikan pangkat dan jabatan kepemimpinan bukan sekadar apresiasi masa kerja, tapi pembuktian bahwa saudara memiliki fisik yang tangguh untuk memikul tanggung jawab yang lebih besar bagi organisasi,” tegas Wadan Kodaeral VI.
Laksamana Pertama TNI Dr. Arya Delano juga mengingatkan para peserta untuk tetap memperhatikan faktor keamanan dan kesehatan selama pelaksanaan tes, mengingat target jarak 2.400 meter memerlukan manajemen stamina yang baik.
Kegiatan yang berlangsung tertib ini merupakan komitmen Kodaeral VI dalam mencetak aparatur sipil yang tidak hanya kompeten secara administratif, tetapi juga memiliki etos kerja yang kuat demi mendukung kejayaan TNI Angkatan Laut. (*)

