Komunitas Pajero Indonesia ONE Pilih Touring di Sulsel

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Gubernur Sulawesi Selatan , Prof HM Nurdin Abdullah, membuka acara welcome dinner bersama Perkumpulan Pajero Indonesia ONE (PI.ONE) di Taman Lakipadada, Jum’at (27/12/2019).

Acara ini merupakan rangkaian kegiatan Tour The Sulsel 2019 yang pembukaan dan pelepasannya dihadiri Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi, Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe, dan Sekjen Kwarnas Pramuka Mayjen TNI (Purn) Bachtiar.

Komunitas ini memilih Sulsel untuk melakukan rangkaian touring akhir tahun, sekaligus mempromosikan objek wisatanya. Komunitas ini memiliki 3.000an anggota se – Indonesia, dengan 33 chapter. Sebanyak 27 mobil Pajero dari Jawa hadir dalam kegiatan ini.

“Kami merasa terhormat atas kunjungan di Kota Makassar. Di Sulsel banyak pilihan wisata. Kalau tidak bisa ke Toraja, bisa ke Maros, ada Bantimurung dan Rammang-rammang dan kalau terus belok ke Enrekang bisa mampir dulu di hot spring (permandian air panas) di Soppeng, itu ada Lejja. Dari situ naik ke Enrekang bisa menikmati view. Di Toraja bertepatan ada event di sana dan saya kira tepat kunjungan ini bisa menikmati alam Sulsel,” jelasnya.

Nurdin Abdullah juga menyampaikan keunggulan Sulsel yang ada di Bulukumba. Yakni Pantai Bira, Pantai Bara dan juga kawasan pembuatan kapal Phinisi di Bonto Bahari.

“Pantainya cantik dan viewnya luar biasa, banyak tempat bagus di sana. Dan bisa melihat tempat pembuatan Phinisi. Kearifan lokal satu-satunya di dunia,” ujarnya.

Jika berkunjung ke sana, Nurdin Abdullah menyarankan untuk tidak menanyakan model desain kapal yang dituangkan dalam bentuk gambar.

“Di sana jangan tanyakan gambarnya. Jadi ini (Phinisi) dibuat tanpa gambar dan itulah keunggulan masyarakat Bulukumba,” ucapnya.

Ia mengapresiasi komunitas ini bersedia untuk mempromosikan Sulsel.

Sementara itu, Ketua Umum Klub Pajero Indonesia One (PI.ONE), R Wahyu Haryadi, menyampaikan penghargaannya karena telah disambut dengan baik. Ia menyebutkan konsep komunitas ini melibatkan keluarga.

“Kami membawa keluarga. Ini akhir tahun kita liburan dan kita pilih mempromosikan wisata di Sulsel. Dan salah satunya destinasi unggulan yakni Toraja,” ungkapnya.

27 kendaraan dari Jawa, jelasnya, menyeberang dari Tanjung Perak, Surabaya. Membutuhkan waktu tempuh satu setengah hari. Mobil ini juga sudah dibranding dengan tulisan Sulsel.

“33 tiga jam perjalanan dari Tanjung Perak. Banyak teman-teman yang jadi pengalaman pertamanya. Mereka juga akan menikmati malam pergantian tahun baru di Galesong, Kabupaten Takalar,” terang Wahyu Haryadi. (hum)

Editor : Anisah S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Solusi Jangka Panjang, PDAM Makassar Usulkan Bendung Karet di Sungai Tallo Untuk Air Baku

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar, melalui Perumda Air Minum atau PDAM menyiapkan langkah jangka panjang untuk memperkuat pasokan air baku dan menjaga kebutuhan air bersih masyarakat, untuk jangka panjang. Salah satu langkah yang tengah diupayakan yakni pembangunan bendung karet di Sungai Tallo. Usulan tersebut telah dilaporkan kepada Wali Kota Makassar dan dikoordinasikan dengan Kementerian […]

Read more
Makassar SULSEL

Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Terima Kunjungan Pemprov NTB, Bahas Perlindungan Pekerja Rentan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima kunjungan kerja Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam rangka studi tiru percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem dan penguatan perlindungan sosial bagi pekerja rentan. Kegiatan yang dirangkaikan dengan silaturahmi tersebut berlangsung di Ruang Rapat Sipakatau, Kantor Wali Kota Makassar, Jalan Ahmad Yani, Makassar, Kamis (24/9/2026). […]

Read more
Makassar SULSEL

Gerakan Bersih dari Rumah, Pemkot Makassar Tambah Dukungan Anggaran dan Armada Sampah

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat pembenahan sistem pengelolaan persampahan, mulai dari hulu hingga hilir. Salah satu fokus utama yang kini digencarkan adalah pemilahan sampah dari sumber, terutama rumah tangga, sebelum sampah masuk ke sistem pengangkutan dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Langkah tersebut berjalan beriringan dengan upaya Pemkot Makassar menyesuaikan porsi anggaran pengelolaan […]

Read more