MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Market Day atau Hari Pasar bukan cuma ajang mempertemukan penjual dan pembeli tetapi ada proses belajar di sana. Market Day yang ada di sekolah, paling tidak bertujuan untuk mengasah jiwa kewirausahaan, kemampuan berhitung, serta keberanian dalam berkomunikasi.
“Alhamdulillah, kegiatan Market Day SD, yang diadakan di sekolah kami berjalan lancar. Anak-anak, guru, dan orangtua siswa semua antusias,” ungkap Kepala UPT SPF SD Negeri Panrinring, Andi Etty Cahyani, S.Pd, M.Pd, Kamis (4 Juni 2026).

Andi Etty menambahkan, tema Market Day, tahun ini, adalah “Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan, Kreativitas, dan Kemandirian Peserta Didik.” Market Day merupakan agenda rutin sekolah yang berada di Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar itu.
Tujuannya, jelas Andi Etty, untuk melatih jiwa kewirausahaan, kreativitas, tanggung jawab, kemampuan berkomunikasi, dan kerja sama peserta didik.
Ada banyak manfaat yang bisa diperoleh dari pelaksanaan Market Day ini. Yakni, siswa memperoleh pengalaman langsung dalam berjualan, mengelola keuangan sederhana, melayani pembeli, serta meningkatkan rasa percaya diri.

Ditambahkan bahwa kegiatan Market Day ini merupakan bagian dari pembelajaran yang memberikan pengalaman nyata kepada siswa dalam mengembangkan keterampilan hidup dan karakter kewirausahaan sejak dini.
“Pelaksanaan Market Day ini melibatkan semua pihak, termasuk saya sebagai kepala sekolah. Teman-teman guru, peserta didik, orang tua, serta warga sekolah lainnya, semua berperan serta,” paparnya.
Berbagai produk makanan dan minuman dijual selama pelaksanaan Market Day yang diadakan di halaman sekolah. Meja-meja diatur berjajar di sisi kiri dan kanan halaman sekolah yang biasa digunakan untuk upacara bendera.
Penganan yang dijual antara lain, pisang ijo, dadar santan, salad buah, puding, panada, jalangkote, dan rujak. Selain itu, ada juga minuman, seperti es lilin, es kecebong, es cincau, dan es teh.
Kisaran harga kue atau makanan yang dijual masih dalam jangkauan anak-anak. Rata-rata kue dan minuman yang dijual dipatok antara Rp2.000 hingga Rp15.000 menyesuaikan jenis dan ukuran produk.
Andi Etty bersyukur dan berterima kasih karena kegiatan ini berjalan dengan baik dan mendapat antusiasme yang tinggi. Apalagi sebagian besar produk yang dijual habis terjual alias sold out.
Ke depan dia berharap, semoga kegiatan Market Day seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin dengan persiapan yang lebih matang, juga melibatkan lebih banyak pihak.
“Semoga nanti dampak dari pelaksanaan Market Day ini semakin terasa. Kreativitas, kemandirian, serta jiwa kewirausahaan anak-anak tumbuh dan berkembang, yang akan jadi modal bagi mereka dalam kehidupan nanti,” pungkas Andi Etty Cahyani. (*)

