50 Anak Muda Difabel Netra Ikuti Aksi Penanaman Mangrove dalam Green Justice Youth Program

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Sebanyak 50 anak muda difabel netra mengikuti Green Justice Youth Program, sebuah kegiatan pembelajaran dan aksi lingkungan yang menggabungkan isu perubahan iklim, inklusi disabilitas, dan kepemimpinan generasi muda.

Program ini diselenggarakan oleh Yayasan PerDIK pada 6–7 Juni 2026, sebagai bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia sekaligus rangkaian perayaan 10 tahun berdirinya Yayasan PerDIK.

Kegiatan diawali dengan sesi penguatan kapasitas yang membahas isu perubahan iklim, ruang terbuka hijau, GEDSI (Gender Equality, Disability, and Social Inclusion), kepemimpinan disabilitas, serta peran generasi muda dalam aksi iklim.

Para peserta yang berasal dari kalangan anak muda difabel netra memperoleh kesempatan untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, dan memperluas pemahaman mengenai keterkaitan antara isu lingkungan dan keadilan sosial.

Pada hari kedua, peserta mengunjungi kawasan pesisir Lantebung, Kota Makassar, untuk mengikuti aksi penanaman mangrove bersama masyarakat setempat. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Ikatan Keluarga Lantebung dan didukung oleh 13 volunteer serta 12 fasilitator dan narasumber yang mendampingi peserta selama proses pembelajaran dan kegiatan lapangan.

Berbeda dengan kegiatan penanaman pohon yang sering kali bersifat seremonial, Green Justice Youth Program dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan partisipatif. Para peserta tidak hanya menanam mangrove, tetapi juga mempelajari fungsi ekosistem pesisir, pentingnya kawasan mangrove dalam mitigasi perubahan iklim, serta peran masyarakat lokal dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat setempat, bibit mangrove yang digunakan dalam kegiatan ini dibeli langsung dari petani mangrove di Lantebung. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat ekologis sekaligus mendukung ekonomi masyarakat yang selama ini berkontribusi dalam pelestarian kawasan pesisir.

Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar turut berpartisipasi dalam kegiatan ini dengan menghadirkan sekitar 10 personel serta menyerahkan 50 bibit pohon tabebuya dan sukun kepada masyarakat Lantebung sebagai bagian dari upaya penghijauan berkelanjutan.

Direktur Yayasan PerDIK, Nur Syarif Ramadhan, menegaskan bahwa difabel perlu dipandang sebagai bagian dari solusi dalam menghadapi tantangan lingkungan dan perubahan iklim.

“Difabel bukan hanya kelompok yang terdampak oleh perubahan iklim dan kerusakan lingkungan. Mereka juga memiliki hak dan kapasitas untuk terlibat, memimpin, dan berkontribusi dalam menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, partisipasi difabel dalam aksi lingkungan masih sering terabaikan, padahal pengalaman hidup yang mereka miliki dapat memberikan perspektif penting dalam pembangunan yang lebih inklusif.

Green Justice Youth Program terselenggara berkat dukungan Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) melalui program Indonesia’s FOLU Net Sink 2030. Program ini menjadi salah satu upaya untuk mendorong keterlibatan generasi muda, termasuk difabel , dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan dan aksi iklim di Indonesia.

Melalui kegiatan ini, Yayasan PerDIK berharap semakin banyak ruang partisipasi yang terbuka bagi difabel dalam berbagai inisiatif lingkungan hidup. Masa depan yang berkelanjutan tidak hanya ditentukan oleh banyaknya pohon yang ditanam, tetapi juga oleh sejauh mana semua warga, tanpa terkecuali, dapat berpartisipasi dalam menjaganya. (Ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

SATUPENA Sulawesi Selatan Donasikan 50 Judul Buku kepada SMA Muhammadiyah Malino

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Rusdin Tompo, Koordinator SATUPENA Sulawesi Selatan, menyerahkan 50an judul buku kepada SMA Muhammadiyah, Malino, Kabupaten Gowa, Sabtu (26 Juli 2026). Buku-buku itu diterima oleh Nur Rahmah dan Nur Salam, siswa kelas XI, di Villa Masagena 3, Batulapisi. Kepala SMA Muhammadiyah, Malino, Surga Yanti, S.Pd.I, M.Pd mengucapkan terima kasih atas bantuan buku-buku yang […]

Read more
Makassar SULSEL

Dampingi Tim Verifikasi, Appi Optimistis Kelurahan Gunung Sari Wakili Sulsel ke Tingkat Nasional

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut tim verifikasi lapangan Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Aula Poltekes, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, Senin (27/7/2026). Rombongan tim verifikasi lapangan dipimpin oleh Ketua Tim Penilai Penjaringan Desa dan Kelurahan Berprestasi Provinsi Sulawesi Selatan yang juga merupakan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa […]

Read more
Makassar SULSEL

Untuk Cetak Talenta Digital dan Technopreneur Muda, Komdigi Siap Kolaborasi di MCH Nusantara

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Makassar Creative Hub (MCH) Nabuka Nusantara tak hanya disiapkan sebagai ruang berkumpul dan berekspresi bagi anak muda, tetapi juga diarahkan menjadi wadah pengembangan ekonomi kreatif dan technopreneurship di Kota Makassar. Hal tersebut disampaikan Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Direktorat Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI, Rama Krisna Prasetya, saat menghadiri […]

Read more