Jokowi Anggarkan Rp1,9 T untuk Program Reboisai

JAWA BARAT, EDELWEISNEWS.COM – Setiap tahun, Indonesia kehilangan hutan seluas 684.000 hektar akibat pembalakan liar, kebakaran hutan, perambahan hutan dan alih fungsi hutan.

Banyaknya bencana alam yang akhir-akhir ini melanda Indonesia berupa banjir dan tanah longsor, menandakan alam Indonesia telah mengalami pergeseran fungsi, misal yang dulunya sebagai daerah penyerapan tangkapan air, kini berubah, sehingga banyak terjadi bencana.

Kehawatiran akan semakin meluasnya bencana alam dikarenakan pergeseran fungsi lahan, maka Presiden Jokowi menganggarkan Rp1,9 trilyun untuk program reboisasi.

Ha tersebut disampaikan pada kunjungan kerjanya di Desa Pasir Madang Sukajaya Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Program reboisasi itu akan menjadi program bencana melalui pendekatan vegetatif, yang akan terus dilakukan. Dan tak hanya pada daerah pernah terkena bencana, tapi juga dilakukan pada daerah yang mempunyai potensi banjir dan tanah longsor.

Reboisasi yakni melakukan penghijauan kembali agar alam menjadi hijau, hutan yang sudah menjadi gundul bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Fungsi sebagai penyimpan cadangan air, pelindung manusia dan juga aneka satwa kembali berfungsi.

Jokowi juga menghimbau masyarakat agar dapat memanfaatkan tumbuhan yang bernilai ekonomis, yang sekaligus juga berfungsi sebagai tanaman reboisasi, pada sela- sela lahan yang berpotensi longsor. (CNN)

Editor : M. Hasim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lingkungan Makassar SULSEL

Langit Makassar Berkabut, BPBD Ingatkan Bahaya PM2.5! Fadli Tahar : Jangan Tunggu Sesak untuk Melindungi Diri

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kualitas udara masuk kategori tidak sehat pada pengukuran di Maros. Asap kebakaran hutan dan lahan serta pergerakan angin menjadi faktor yang perlu diwaspadai masyarakat Sulawesi Selatan. Kabut asap bukan sekadar membuat langit terlihat suram. Di balik udara yang tampak biasa, terdapat partikel polutan berukuran sangat kecil yang berpotensi masuk jauh ke dalam […]

Read more
Lingkungan Makassar SULSEL

Pusdal LH Suma Puji Perubahan TPA Tamangapa: Sebut Sanksi Administratif Berpeluang Dicabut

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi dan Maluku (Pusdal LH Suma), Dr. Azri Rasul mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Makassar dalam membenahi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang. Menurut Azri, pembenahan yang dilakukan di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menunjukkan perkembangan signifikan, terutama dalam penataan landfill, pengelolaan air lindi, hingga pemanfaatan […]

Read more
Lingkungan Makassar SULSEL

Konsep RTH Sepanjang Pedestrian Jalan Kajaolalido -Thamrin, Pemkot Siapkan Pohon “Natif” Lokal Sulawesi

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar, tak ingin revitalisasi pedestrian Kajaolalido-Thamrin hanya berorientasi pada pembangunan fisik. Penataan kawasan ini juga memperhatikan keberadaan pepohonan sebagai bagian penting dari ekosistem kota. Karena itu, Pemkot Makassar lewat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melibatkan ahli arborist untuk memastikan setiap pohon yang berada di area proyek mendapat penanganan dan perawatan sesuai […]

Read more