Wakil Bupati Pangkep Drs H. Abdul Rahman Assagaf, M.I. K bersama Siswa Sekolah Rakyat saat memberikan bantuan pendidikan dari BNI (foto : dok BNI)
PANGKEP, EDELWEISNEWS.COM – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyalurkan bantuan pendidikan berupa tabungan kepada 37 siswa SD, 48 siswa SMP dan apresiasi kepada 13 guru serta 40 tenaga pendidik di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 67 Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis (5 November 2026).
Bantuan berupa saldo awal tabungan sebesar Rp80.000 untuk masing-masing siswa melalui rekening Simpanan Pelajar dan apresiasi untuk guru dan tendik sebesar Rp500.000 per orang.

Area Head BNI Fudjiatmoko Mahendradani (foto : dok BNI)
Beasiswa dan bantuan diserahkan Wakil Bupati Pangkep Drs H. Abdul Rahman Assagaf, M.I. K dan Area Head 1 BNI Kantor Wilayah 07 Fudjiatmoko Mahendradani serta BNI Cluster Mattoangin Maruli Ricardo Pardede.
Hadir dalam Program BNI Sahabat Sekolah Rakyat Wakil Bupati Pangkep Drs H. Abdul Rahman Assagaf, M.I. Kom, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pangkep Dr Jaenal Sanusi, S. Stp. M.Si, Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Pangkep Ida Royani, Kabid Pendidikan Dasar dari Dinas Pendidikan Kabupaten Pangkep A. Syamsir, S PD, M.Pd.
Sementara dari pihak BNI hadir Area Head 1 BNI Kantor Wilayah 07 Fudjiatmoko Mahendradani, BM BNI Cluster Mattoangin, Maruli Ricardo Pardede, BM BNI Pangkep Ansar.

BM BNI Cluster Mattoangin, Maruli Ricardo Pardede. (Foto : Dok
Program ini merupakan bagian dari BNI Sahabat Sekolah Rakyat bertajuk “Muda Cerdas Finansial” dengan tema “Mimpi yang Diberi Ruang”.
Dalam sambutannya Area Head BNI mengatakan, setiap anak memiliki mimpi. Ada yang ingin menjadi dokter, guru, pengusah, atlet, atau profesi lainnya. Apa pun cita-citanya, setiap anak berhak memperoleh kesempatan untuk belajar, berkembang dan mempersiapkan masa dengan baik.
BNI memfasilitasi dengan membukakan tabungan kepada adik-adik SMP dan SMA. Sesuai ulang tahun BNI ke-80, kita berikan saldo awal Rp80.000.
“Pendidikan tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, kemandirian, rasa ingin tahu serta keberanian untuk meraih cita – cita. Karena itu, tema “Mimpi yang Diberi Ruang” menjadi sangat relevan. Ketika anak-anak mendapatkan akses pendidikan, lingkungan yang mendukung serta kesempatan untuk berkembang, maka mimpi mereka menjadi lebih dekat untuk diwujudkan.,” ujar Fudjiatmoko selaku Area Head BNI.

Foto bersama siswa, guru, tenaga pendidik dan BNI (foto : Dok BNI)
Lanjutnya, dalam rangka HUT BNI ke-80, pihaknya hadir bukan hanya sebagai lembaga perbankan, tetapi juga sebagai Sahabat Belajar dan Sahabat Berbagi.
“Pertama cerdas belajar yaitu mendorong semangat belajar dan literasi keuangan sebagai bekal kehidupan di masa depan. Kedua cerdas menampung, yaitu membangun kebiasaan mengelola keuangan sejak dini melalui budaya menabunh dan hidup sesuai kebutuhan. Ketiga cerdas sekolah, yaitu mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang semakin efektif dan adaptor melalui pemanfaatan teknologi digital. Dan keempat cerdas mengelola sampah. Yakni menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan serta kebiasaan hidup yang bertanggung jawab,” imbuh Area Head BNI.
Kehadiran BNI dalam Program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari komitmen BNI untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Sebagai bagian dari ekosistem Danantara, BNI percaya bahwa investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah investasi pada manusianya.
Karena itu, lanjut Area Head BNI, pihaknya akan terus memperluas semangat BNI Sahabat Sekolah Rakyat,agar semakin banyak anak Indonesia memperoleh kesempatan untuk berkembang dan meraih potensinya secara optimal.
“Ada satu pesan yang ingin saya titipkan, jangan pernah merasa bahwa cita-cita kalian terlalu Teruslah belajar, berani bertanya, disiplin serta hormati orang tua dan guru,” pesannya.
“Perjalanan menuju cita-cita memang tudak selalu mudah. Namun, setiap pelajaran yang kalian pahami , setiap kebiasan baik yang kalian bangun, dan setiap usaha yang kalian lakukan adalah langkah menuju masa depan yang lebih baik.Kami berharap kalian tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya sukses untuk diri sendiri, tetapi juga mampu memberi manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan Indonesia,” tutur Fudji dihadapkan siswa SD dan SMP SRT 67 dan sejumlah undangan yang hadir.
Dalam perjalanan BNI selama delapan dekade, semangat Swadharma Bhakti Nagara selalu menjadi landasan untuk berkarya bagi negeri. Semangat itulah yang kami bawa hari ini: hadir, berbagi, dan tumbuh bersama generasi penerus bangsa.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia, Pemerintah Daerah, jajaran Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan, para guru, tenaga pendidik, serta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Terima kasih juga kepada anak-anak yang telah menyambut kehadiran BNI dengan penuh semangat. Semogan kegiatan hari ini memberi pengalamam bermakna, menambah wawasan dan semakin mengukuhkan keyakinan bahwa setiap mimpi layak untuk diperjuangkan ketika diberikan ruang untuk tumbuh,” lanjutnya.
“Sekarang ini mimpi anak-anakku sekalian kita beri ruang. Diberi ruang oleh pemerintah, oleh kami dari BNI. Kita tidak tahu di masa depan kalian yang akan berganti peran, memberi ruang untuk mimpi anak-anak di masa depan nanti,” kata Faudjiatmoko lagi.
Program BNI ini merupakan bentuk komitmen BNI dalam mendukung pendidikan sekaligus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan sejak dini.
Pada 25 September 2026, secara serentak di seluruh Indonesia BNI mencanangkan program BNI adalah Sahabat Sekolah Rakyat. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian program BNI yang menyasar Sekolah Rakyat di berbagai daerah Indonesia.
Keberadaan Sekolah Rakyat dengan fasilitas pendidikan yang memadai harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para siswa.
Dia berharap sekolah tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan, meraih cita-cita, dan mempersiapkan masa depan.
“Kami BNI akan hadir sebagai sahabat dari Sekolah Rakyat. Kita berharap program ini bisa mengantarkan anak-anakku sekalian meraih mimpi-mimpi di masa depan,” katanya.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut Kepala Sekolah SRT 67 Pangkajene, para guru, dan tenaga pendidik Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan.
Penulis : Yulia
Editor : Jesi Heny

