IPSI Makassar Optimistis Raih Prestasi di Porprov Sulsel XVIII, 19 Atlet Siap Bertarung

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Kontingen Cabang Olahraga (Cabor) Pencak Silat Kota Makassar siap mengharumkan nama daerah pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII 2026 yang berlangsung di Kabupaten Wajo dan Bone, 7–14 November 2026.

Melalui Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Makassar, sebanyak 19 atlet terbaik dipersiapkan untuk berlaga pada 13 nomor pertandingan. Kontingen ini akan mengandalkan kekuatan pada dua kategori, yakni fighter atau tanding dan kategori seni.
Dari total nomor yang dipertandingkan, enam nomor berasal dari kategori fighter atau tanding, sementara tujuh nomor lainnya merupakan kategori seni.

Pada kategori fighter, atlet Pencak Silat Makassar akan berkompetisi di sejumlah kelas, yakni kelas A, C, E, dan F. Sementara pada kategori seni, kontingen Makassar akan menurunkan atlet pada nomor tunggal, ganda, dan regu.

Kekuatan pada kedua kategori tersebut menjadi modal penting bagi IPSI Kota Makassar untuk bersaing dengan kontingen dari kabupaten dan kota lainnya di Sulawesi Selatan.

Ketua IPSI Kota Makassar, Hj Umiyati, mengungkapkan, bahwa seluruh atlet telah dipersiapkan untuk menghadapi persaingan di Porprov Sulsel XVIII 2026.

Menurutnya, persiapan atlet tidak hanya difokuskan pada peningkatan kemampuan teknik dan strategi bertanding, tetapi juga ketahanan fisik, mental, serta kedisiplinan selama menjalani proses latihan.

Ia berharap seluruh atlet dapat menjaga semangat, kekompakan, dan konsistensi dalam menjalani pertandingan sehingga mampu memberikan hasil terbaik bagi Kota Makassar.

IPSI Kota Makassar juga menaruh harapan besar terhadap kemampuan atlet pada kategori tanding maupun seni. Kedua kategori tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi maksimal dalam perolehan medali.

Dengan komposisi 19 atlet yang akan berlaga pada 13 nomor pertandingan, kontingen Pencak Silat Makassar membawa misi besar untuk bersaing memperebutkan medali emas sekaligus memperkuat posisi Kota Makassar dalam persaingan olahraga tingkat provinsi.

Seluruh atlet pun diharapkan tampil penuh percaya diri, menjunjung tinggi sportivitas, serta menunjukkan kualitas dan kemampuan terbaik selama pertandingan.

Lebih dari sekadar mengejar medali, keikutsertaan kontingen Pencak Silat IPSI Kota Makassar di Porprov Sulsel XVIII 2026 juga menjadi momentum untuk membuktikan kualitas pembinaan atlet pencak silat di Kota Makassar.

Dengan semangat juang dan tekad memberikan prestasi terbaik, kontingen Pencak Silat Kota Makassar membawa satu harapan besar: mengharumkan nama daerah di panggung olahraga Sulawesi Selatan.

Ewako IPSI Kota Makassar! Harumkan Olahraga Makassar! (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Wali Kota Munafri Ajak Gojek Jadi Pelopor Tertib Berlalu Lintas di Makassar

MAKASSAR, EDELWEIS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meminta Gojek ikut mengambil peran aktif dalam mengkampanyekan tertib berlalu lintas, khususnya melalui edukasi kepada para mitra pengemudi. Hal tersebut disampaikan Munafri saat menerima audiensi jajaran Gojek yang dipimpin Vice President Operations Gojek, Gede Manggala, di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Makassar, Jumat (6/11/2026). Munafri berharap Gojek […]

Read more
Artikel Makassar SULSEL

Industri Musik di Makassar : Dari WR Soepratman, Ho Eng Djie, hingga Ridwan Sau

Oleh: Rusdin Tompo (Penulis, dan Koordinator Satupena Sulawesi Selatan) Industri rekaman di Makassar memiliki sejarah yang panjang. Kita mesti melacaknya sejak aktivitas rekam-merekam musik yang diyakini sudah ada di Indonesia, khususnya di Batavia dan Surabaya, sejak zaman kolonial Belanda. Gramafon Columbia serta peralatan studio rekaman yang dibawa ke Hindia Belanda awal abad ke-20, dianggap sebagai […]

Read more
Makassar SULSEL

Konservasi RTH TPA Tamangapa Berlanjut, Wali Kota Makassar dan Kapolda Sulsel Tanam 100 Tabebuya

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM —Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus mendorong penataan kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala, menuju kawasan ruang terbuka hijau (RTH) atau hutan kota melalui program penghijauan. Langkah pemulihan lahan tersebut didorong Pemkot Makassar usai TPA Tamangapa sukses dibenahi dari sistem open dumping menjadi sanitary landfill. Kali ini, Pemkot Makassar berkolaborasi dengan […]

Read more