Asisten III Pemprov Minta RS Samakan Persepsi Menjadikan RSUD Sebagai Sentra Layanan Kesehatan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Asisten III Pemprov Sulsel, Tautoto Tana Ranggina membuka acara Sosialisasi Implementasi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji  dan Workshop Penyusunan RBA Rumah Sakit milik Pemprov Sulsel.

Acara yang menghadirkan langsung Kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan Provinsi Sulsel, Arman Sahri Harahap sebagai pembicara tersebut berlangsung di Hotel Mercure Makassar, Kamis (13/2/2020).

Asisten III Pemprov Sulsel, Tautoto Tana Ranggina berharap semua pengelola rumah sakit bisa menyamakan persepsi untuk menjadikan RSUD sebagai sentra layanan kesehatan terbaik di masyarakat.

“BLUD memberi ruang kepada rumah sakit secara fleksibel mengelola keuangan secara mandiri dan berinovasi dalam memberi pelayanan ke masyarakat,” ungkap Tautoto.

“Disitulah salah satu fleksibilitas dari BLUD. Makanya pemerintah memperkenalkan pengelolaan keuangan tersebut. Berdasarkan pengamatan itu akan kita coba, pastikan, kalau memang aslinya seperti apa. Akan kita rekomendasikan agar nanti rumah sakit biaya operasional tahun berikutnya bisa lebih lancar lagi,” tambahnya.

Kepala BPKP Sulsel Arman Sahri Harahap mengatakan, kehadiran BLUD agar rumah sakit milik daerah bisa lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Namun dia melihat, selama ini RSUD milik pemerintah daerah hanya berkutat pada tataran administrasi penyelenggaraan BLUD.

“Jadi kita harus mengubah mainset dan polanya. Ini penting untuk menghadirkan sebuah rumah sakit yang memiliki pelayanan bisa bersaing dengan rumah sakit swasta,” ungkap Arman.

Arman menekankan, rumah sakit harus fleksibel dan berinovasi. Orientasi bisnis tetap harus dipertimbangkan agar pelayanan bisa lebih ditingkatkan.

Selain itu Arman membeberkan, jika sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) rumah sakit tidak perlu disetor ke kas daerah. Itu bisa dimasukkan ke kas BLUD rumah sakit daerah untuk digunakan tahun berikutnya dalam meningkatkan pelayanan atau biaya operasional.

“Sulsel punya tujuh rumah sakit, BLUD sudah diimplementasikan, tapi ke depan sudah harus lebih memikirkan bagaimana bisa bersaing dengan rumah sakit swasta yang ada,” ungkapnya.

Plt Dinkes dr Ichsan Mustari mengemukakan, saatnya untuk mengubah tata kelola rumah sakit untuk mengembangkan layanan. 

“Kehadiran Permendagri Nomor 79 Tahun 2018 diharapkan bisa lebih memudahkan dan mempercepat layanan kesehatan ke masyarakat,” ungkap dr Ichsan.

Menurutnya, kalau rumah sakit daerah tidak bisa berkompetisi dengan rumah sakit swasta, maka RSUD akan tertinggal jauh.

Sementara itu, Direktur RSUD Rumah Sakit Haji, drg Haris Nawawi yang juga selaku inisiator kegiatan mengatakan, sosialisasi ini dilaksanakan untuk menyamakan persepsi terkait pengelolaan anggaran rumah sakit berbasis BLUD.

“Kita mau menyatukan persepi, seperti apa sebenarnya itu pengelolaan rumah sakit daerah BLUD, ” jelasnya.

“Kehadiran BPKP dalam kegiatan itu, untuk mempertegas rule atau aturan main yang bisa dan tidak bisa dilakukan rumah sakit. Sekaligus juga memberi masukan bagaimana rumah sakit bisa meningkatkan pendapatan sejalan dengan peningkatan pelayanan,” tutupnya. (*)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Wali Kota Munafri Imbau Warga Tak Gelar Konvoi dan Sahur On The Road Selama Ramadan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengimbau masyarakat untuk tidak menggelar kegiatan konvoi maupun sahur on the road selama bulan suci Ramadan. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap ketertiban umum, keselamatan masyarakat, serta kekhusyukan ibadah di bulan penuh berkah. Lebih lanjut, Munafri menyatakan dukungannya terhadap imbauan Kapolrestabes Makassar yang melarang pelaksanaan sahur […]

Read more
Makassar SULSEL

100 Kepala Sekolah Ikut Ramadan Leadership Camp, Pemprov Sulsel Mantapkan Persiapan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM -Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan menggelar Ramadan Leadership Camp yang dipusatkan di Asrama Haji Sudiang, Makassar, pada 22–28 Februari 2026. Kegiatan ini dirancang sebagai upaya penguatan kapasitas, integritas, dan karakter pejabat lingkup Pemprov Sulsel selama bulan Ramadan. Persiapan pelaksanaan kegiatan tersebut dibahas dalam rapat di Ruang Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Rabu (18 […]

Read more
Sidrap SULSEL

Setelah MYP Rp300 M, di Peringatan 682 Tahun Sidrap Gubernur Serahkan Bantuan Keuangan Rp15 M

SIDRAP, EDELWEISNEWS.COM Q- Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyerahkan bantuan keuangan sebesar Rp15 miliar untuk Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) pada tahun anggaran 2026. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung perbaikan infrastruktur dan penguatan sektor strategis daerah. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung kepada Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, dalam momentum Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi ke-682 […]

Read more