Berinvestasi Rp170 M, PKS PT. Kasmar Matano Persada Diresmikan Bupati Indah

LUWU UTARA, EDELWEISNEWS.COM – Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. Kasmar Matano Persada diresmikan langsung oleh Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, Selasa (18/2) kemarin.

Kehadiran PKS PT. Kasmar Matano Persada ini melengkapi dua PKS yang lebih dulu beroperasi yakni, pada 2017 PT. Jas Mulia dan 2019 PT. Surya Sawit Sejahtera.

“Apa yang kita lakukan hari ini sebagai wujud komitmen pemerintah. Kita tahu bersama bahwa agraris merupakan ciri khas masyarakat Indonesia tapi kita tidak bisa berhenti disitu dan harus bergerak menjadi negara industri.
Luwu Utara tentu saja terus bergerak tanpa meninggalkan jati dirinya. Untuk itu atas nama Pemda saya mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih pada segenap jajaran PT. Kasmar Matano Persada atas upaya dan kerja kerasnya yang cukup panjang,” tutur bupati akrab disapa IDP tersebut.

PKS PT. Kasmar Matano Persada yang berlokasi di Desa Radda Kecamatan Baebunta ini diketahui berencana berinvestasi Rp170 miliar dengan realisasi investasi sebesar Rp98,6 miliar.

“Menjadi komitmen Pemda untuk mempermudah perizinan, tidak berbelit-belit, ramah investasi, bebas pungli, dan proaktif. Untuk itu saya tegaskan bahwa saya tidak mau dengar ada satupun laporan bahwa di PTSP ada pungli,” tegas bupati kelahiran 1977 ini.

Bupati penerima penghargaan pelayanan publik terbaik ini pun berharap, hadirnya tiga PKS di Luwu Utara akan memacu produktivitas, pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan nilai jual Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang pada akhirnya berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Selain itu membuat para pemilik PKS melakukan upaya-upaya strategis untuk mendapatkan TBS dan memenuhi kebutuhan pasokan. Upaya ini tentu saja antara lain menaikkan harga pembelian TBS di atas harga yang telah ditetapkan, melakukan pembayaran secara kontan, dan meminimalisasi potongan timbangan TBS,” terang IDP yang meresmikan PKS dengan menandatangani prasasti didampingi Ketua dan anggota DPRD, Forkopimda, Pimpinan Bank BNI Sulsel, dan jajaran direksi.

Kedepan, lanjut IDP, Pemda akan mendatangkan investor untuk membangun pabrik hirilisasi (refinery) yang akan mengolah minyak CPO menjadi produk siap pakai seperti sabun, shampo, minyak goreng dan lain-lain sehingga memiliki nilai tambah bagi perekonomian Kabupaten Luwu Utara secara umum.

Sementara itu Direktur PT. Kasmar Matano Persada, Harun Subair bertekad menjadikan PKS yang visioner untuk petani sawit yang lebih mandiri dan sukses.(*)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL TNI / POLRI

Dukung Ekonomi Kerakyatan, Pangdam XIV/Hsn Ikuti Vicon Strategis KDKMP

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, mengikuti Video Conference (Vicon) bersama Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi, tentang Kesiapan Pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara virtual dari Ruang Vicon Puskodalops Makodam, Jl. Urip Sumoharjo, Kota Makassar. Selasa (31/3/2026). Vicon ini sebagai sarana pengendalian dan memastikan percepatan pembangunan […]

Read more
LEGISLATIF Makassar SULSEL

Andi Makmur Dorong Pemkot Makassar Perkuat Dukungan untuk Industri Kreatif

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Polemik penilaian kerja kreatif yang mencuat dalam kasus videografer di Kabupaten Karo menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk di daerah. Isu tersebut dinilai penting sebagai pengingat bahwa sektor ekonomi kreatif membutuhkan pemahaman dan perlindungan yang lebih kuat. Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Makassar, Andi Makmur Burhanuddin, menyatakan respon atas pandangan Ketua Umum DPP […]

Read more
LEGISLATIF Makassar SULSEL

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Makassar, Kasrudi Minta Pemkot Serius Tangani persoalan Sampah di Kecamatan Manggala

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Makassar, Kasrudi, meminta Pemerintah Kota Makassar lebih serius dalam merancang program jangka pendek dan jangka panjang untuk menangani persoalan sampah di Kecamatan Manggala, khususnya di kawasan TPA Antang. Menurutnya, hingga saat ini langkah konkret dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar belum terlihat maksimal, padahal persoalan sampah […]

Read more