Brigjen TNI Dr Suryadi Syamsir, SH, MH, Kaotmilti IV Makassar Menjamu Keluarga, Sahabat dan Kerabat di Lebaran Idul Fitri

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Hari Raya Idul Fitri merupakan momentum untuk bersilaturahmi dan saling memaafkan. Hal itu pula yang dilakukan Brigjen TNI Dr Suryadi Syamsir, SH, MH, Kepala Oditurat Militer Tinggi (Kaotmilti) IV Makassar, dengan sejumlah sahabatnya, alumni Fakultas Hukum Unhas Angkatan 87.

Kaotmilti IV Makassar itu, menjamu sahabat, keluarga dan kerabatnya, dalam suasana lebaran di rumahnya di Perumahan Puri Bukit Mas, Jalan Tala’ Salapang Raya, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Selasa (1 April 2025).

Tampak pula sejumlah anggota TNI yang datang bersilaturahmi. Selain itu, beberapa rekan kontraktor hadir, antara lain Ir Isbudianto, MT, Ir Hartawan, MT, GM Hotel Mercure, Ibu Wiwied Nurseka dan staf.

Teman kecil beliau di saat tinggal di Asrama Linud 700 juga datang bersilaturahmi. Begitupun teman-teman alumni SMA 5 Makassar.

Muhammad Burhanuddin, Rahman Soeltan, dan Rusdin Tompo, terlihat akrab bercengkerama dengan Brigjen TNI Dr Suryadi Syamsir, setelah menyantap menu khas lebaran.

Obrolan selama masa kuliah di Kampus Unhas, Tamalanrea, jadi topik yang membawa kenangan mereka saat mahasiswa lebih 30 tahun lalu.

Muhammad Burhanuddin, SH, MH, dikenal sebagai advokat di ibu kota. Kini merupakan Ketua IKA Fakultas Hukum Unhas angkatan 87.

Om Boer, begitu lelaki low profile ini akrab disapa, mendapat amanah sebagai Ketua Pelaksana (Organizing Committee) Halalbihalal dan Musyawarah Ikatan Alumni Fakultas Hukum Unhas, yang akan diadakan tanggal 6 April 2025 nanti.

Rahman Soeltan juga berkarier lama sebagai lawyer. Sedangkan Rusdin Tompo, berkiprah di bidang pemberdayaan dan sebagai pegiat literasi.

Brigjen TNI Dr Suryadi Syamsir merupakan alumni SMA Negeri 5 Makassar. Karier militernya diawali sebagai Ajudan Letjen TNI Purn Andi Ghalib, SH, MH (alm), yang saat itu menjabat sebagai Oditur Jenderal TNI.

Sejumlah jabatan pernah diemban, salah satunya sebagai Kepala Rumah Tahanan Militer (RTM) di Jalan Rajawali, Makassar, selama 6 tahun.

Selanjutnya, beliau pernah menjabat sebagai Kepala Pengadilan Militer Kupang, Wakil Kepala Pengadilan Militer Makassar, Kepala Pengadilan Militer Semarang, dan Kepala Oditurat Militer Tinggi Jakarta.

Setelah itu dipromosikan sebagai Kepala Oditurat Militer Tinggi Makassar. Kepala Oditurat Militer Tinggi Makassar ini selevel dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.

Sebagai putra daerah Sulawesi Selatan, beliau berkomitmen turut andil membangun Kota Makassar, khususnya membangun jiwa disiplin dan kepatuhan hukum bagi prajurit TNI yang bertugas di wilayah Sulsel dan wilayah Indonesia Timur lainnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar Olahraga SULSEL

Berkenalan dengan Kholbia dan Dita, Pebulu Tangkis Cilik Murid SD Negeri Borong, Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kholbia dan Dita, keduanya murid kelas 4A SD Negeri Borong, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Di sekolahnya yang berada di Jalan Borong Raya Nomor 8, kedua anak ini bermain dan bersenda gurau, layaknya anak-anak seusianya. Siapa nyana, Kholbia dan Dita punya potensi sebagai pemain bulu tangkis andal di masa mendatang. Bulu tangkis merupakan […]

Read more
Bulukumba SULSEL

SSB Batugarumbing Tantang Teror, Pemuda Bontonyeleng Menolak Bungkam

BULUKUMBA, EDELWEISNEWS.COM – Teror tak menyurutkan langkah SSB Batugarumbing. Sanggar Seni Budaya desa ini menjadi sasaran setelah lantang menyeret isu “Desa Tanpa Solusi, Pemuda Bontonyeleng Merespon Agustus Tanpa Dana Desa.” Di balik perayaan dan gegap gempita Agustus, ada luka yang dibiarkan menganga: pemuda yang menuntut transparansi justru dibungkam dengan cara licik. Mereka diserang bukan lewat […]

Read more
Bulukumba SULSEL

Desa Tanpa Solusi, Pemuda Bontonyeleng Merespon Agustus Tanpa Dana Desa

BULUKUMBA, EDELWEISNEWS.COM – Di tengah gegap gempita kemerdekaan yang seharusnya dirayakan dengan semarak, Desa Bontonyeleng, Kabupaten Bulukumba, justru terperosok dalam kegelapan. Tidak ada kegiatan 17 Agustus, tidak ada dukungan bagi pemuda, dan yang tersisa hanyalah kecewa yang menggumpal. Sanggar Seni Budaya Batugarumbing (SSB) berdiri di barisan depan menyuarakan keresahan. Ketua umum mereka, Muh. Alif Dermawan, […]

Read more