Camat Mamajang Hadiri Kolaborasi Pengabdian Masyarakat YW – UMI dan Nucifera Cafe

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Camat Mamajang M. Ari Fadli, S.STP menghadiri kegiatan Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Rumah Ibnu Sina YW-UMI Makassar, Kecamatan Mamajang, AMSA FK-UMI & Nucifera Cafe, di Aula Kodim 1408/Makassar, Kelurahan Maricaya Selatan, Senin (2/10/2023).

Kolaborasi pengabdian masyarakat Rumah Sakit Ibnu Sina Yayasan BW UMI, Kecamatan Mamajang, AMSA FK UMI dan Nucifera Cafe merupakan rangkaian kegiatan dari program percepatan penurunan stunting di Kecamatan Mamajang. Kolaborasi ini telah berjalan sejak 14 September 2023.

Acara ini dirangkaikan dengan penyuluhan kepada orang tua anak yang berisiko stunting, ibu hamil, calon pengantin serta kader PKK. Kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan anak/baduta yang beresiko stunting, ibu hamil serta catin se – kecamatan Mamajang, lewat keterwakilan warga dari 13 kelurahan se-kecamatan Mamajang.

Ketua panitia mewakili RS Ibnu Sina, AMSA FK UMI serta Nucifera Cafe yakni dr. Sidrah, Sp A menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan awal dan akan dilakukan terus setiap bulan. Pihak RS Ibnu Sina YW UMI, AMS FK UMI akan membackup terkait ketersediaan pemantauan dan konsultasi kesehatan untuk anak-anak yang menjadi sasaran.

“Nucifera Cafe sebagai dapur sehat yang akan mengolah asupan untuk anak stunting di Kecamatan Mamajang, yang telah terlebih dahulu dilakukan perhitungan dari jumlah nilai gizi pada makanan tersebut untuk tiap anaknya,” ujarnya.

Camat Mamajang M. Ari Fadli, S.STP dalam sambutannya berharap kolaborasi ini akan terus berjalan, demi mewujudkan Mamajang zero stunting dan berharap metode ini dapat menjadi contoh untuk kecamatan lainnya.

Sementara itu, Ketua Forum Kemanusiaan Kota Makassar dr. Udin Saputra Malik mengatakan, bahwa kolaborasi seperti ini merupakan elemen dimana unsur pemerintah, akademisi, badan dan pelaku usaha, masyarakat serta komunitas bersinergi dan berkolaborasi untuk tujuan yang sama, yaitu Mamajang zero stunting.

“Mulai detik ini Kecamatan Mamajang menjadi percontohan penanganan program penurunan stunting di Kota Makassar,” ujar dr Udin.

Sementara Danramil Mamajang Kapten Jamaluddin, SE menyampaikan pemaparan singkat terkait program penurunan stunting, yang merupakan program bersama dari Tripika Kecamatan Mamajang.

Kegiatan ini dihadiri perwakilan dari Tim Satgas Penurunan Stunting Kota Makassar, Dinas Kesehatan Kota Makassar, Dinas PPKB Kota Makassar, Lurah se -Kecamatan Mamajang, Tim Penggerak PKK Kecamatan Mamajang, Kepala Puskesmas Mamajang, Kepala Puskesmas Cendrawasih serta Kepala UPT KB Mamajang.

Penulis : Wira

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

BPBD Makassar Gandeng Yonsipur dan PMI, Akhirnya Warga Buloa Nikmati Air Bersih Berkat Teknologi RO

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Keterbatasan peralatan tidak menjadi penghalang bagi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar untuk tetap hadir melayani masyarakat. Dalam upaya memenuhi kebutuhan air bersih warga terdampak, BPBD Kota Makassar menyalurkan bantuan air bersih di Kecamatan Tallo, Kelurahan Buloa, melalui kolaborasi lintas sektor yang berdampak nyata. BPBD Kota Makassar menggandeng Yon Zeni Konstruksi […]

Read more
Makassar SULSEL

Sidak di MGC, Munafri Dapati Pegawai Santai Merokok Saat Jam Kerja

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menunjukkan ketegasan terhadap disiplin pegawai saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Mal Pelayanan Publik (MPP) yang berlokasi di Gedung Makassar Government Center (MGC) lantai 2, Selasa (13/1/2025). Munafri mendadak geram terhadap pegawai DPM PTSP di gedung Mal Pelayanan Publik (MPP). Pasalnya, saat melakukan sidak, orang nomor satu […]

Read more
Makassar SULSEL

Proyek RISE Jadi Andalan Makassar Atasi Sanitasi dan Banjir Perkotaan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memaparkan berbagai program unggulan Pemerintah Kota Makassar dalam menghadapi persoalan banjir, akses air bersih, sanitasi. Dan kontaminasi lingkungan perkotaan, di hadapan World Resources Institute (WRI) Ruan dan Program Penelitian RISE (Revitalizing Informal Settlements and Their Environment) Indonesia. Paparan tersebut disampaikan Munafri Arifuddin saat menghadiri wawancara singkat bersama […]

Read more