Danny Pomanto Dampingi Pj Gubernur Sulsel Temui Presiden Jokowi, Ada Empat Hal yang Dibahas

JAKARTA, EDELWEISNEWS.COM – Danny Pomanto bersama empat bupati mendampingi Pj Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin menemui Presiden Indonesia Ir Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (27/2/2024).

Wali Kota Danny Pomanto menyampaikan ada empat poin yang dibahas Pj Gubernur Bahtiar mewakili pemerintah provinsi bersama dengan Presiden Jokowi.

Diantaranya, rencana pembangunan stadion di Kota Makassar oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Kedua yaitu menindaklanjuti wacana pengalihan Pelabuhan Soekarno-Hatta menjadi City Center Makassar, yang diusulkan oleh Presiden Jokowi saat meresmikan Pelabuhan Makassar New Port pekan lalu.

Lalu yang ketiga, membahas kelanjutan proyek strategis Mamminasata yang menghubungkan Makassar dengan empat kabupaten di Sulsel.

Terakhir yaitu membahas peran-peran Pelabuhan Makassar New Port dalam memperkuat Kawasan Zona Belikat untuk hilirisasi.

“Jadi pertemuan tadi merupakan kelanjutan dari pengarahan bapak presiden pada saat kunjungan ke Makassar,” kata Danny Pomanto.

Pj Bahtiar Baharuddin mengatakan, secara umum yang dibahas bersama Presiden Jokowi rencana pembangunan Makassar dan daerah sekitarnya atau dikenal dengan Kawasan Mamminasata.

“Hanya hari ini kami tambahkan Pangkep, karena Makassar dan sekitarnya ini dia terkoneksi dari sisi daratan dan koneksi juga dari sisi laut karena Makassar pinggir laut,” kata Pj Bahtiar.

“Nah, Pangkep ini wilayah kelautan dan memiliki GeoPark, namanya GeoPark Maros-Pangkep,” tambahnya.

Dalam pertemuannya, Presiden Jokowi meminta masukan dan juga aspirasi Pj Gubernur mewakili Pemprov Sulsel dan pemerintah kabupaten/kota membangun Kawasan Mamminasata menjadi kota nyaman, sehat, dan ekosistemnya terbangun.

“Jadi ekosistem yang dibangun itu baik ekosistem ekonominya, ekosistem sosialnya,  dan termasuk juga bisnisnya,” ujarnya.

“Kita tahu Kota Makassar adalah pintu gerbang Indonesia Timur dan menjadi pusat perdagangan wilayah Timur dan penopang nanti IKN, karena  bahan-bahan pangan ke IKN itu dari Makassar,” tutup Pj Bahtiar.

Diketahui, bersama Forkopimda Sulsel, empat bupati yang turut mendampingi Pj Gubernur Bahtiar adalah Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, Pj Bupati Takalar Setiawan Aswad, Bupati Maros Chaidir Syam, dan Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau. (Hum)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL TNI / POLRI

Tak Ingin Prajurit Tinggal di Hunian Tak Layak, Pangdam XIV/Hsn Bangun Rusun 3 Lantai

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Komitmen Kodam XIV/Hasanuddin dalam meningkatkan kesejahteraan dan kenyamanan prajurit kembali diwujudkan melalui penyediaan hunian yang layak. Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XIV/Hasanuddin Ny. Renny Bangun Nawoko, memimpin Peletakan Batu Pertama pembangunan Rumah Susun (Rusun) Kodam XIV/Hasanuddin TA 2026 yang berlokasi di Asrama Kompi Bantuan […]

Read more
Makassar SULSEL

Antrean BBM Jadi Keluhan Warga, Appi Cek Langsung ke SPBU dan Temukan Nozzle Tak Berfungsi

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, tak hanya mencari solusi persoalan antrean BBM melalui pertemuan dengan Pertamina. Usai mendatangi Kantor PT Pertamina Regional Sulawesi di Jalan Garuda, Makassar, Jumat (11/9/2026), Appi turun langsung meninjau kondisi sejumlah SPBU di lapangan. Salah satu SPBU yang didatangi Appi berada di Jalan Ratulangi, Kecamatan Mamajang. […]

Read more
Makassar SULSEL

Penataan Parkir Jadi Cerminan Kota, Appi Minta Direksi Parkir Tak Berhenti Berbenah

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menegaskan bahwa wajah sebuah kota yang teratur dapat dilihat dari bagaimana sistem dan tata kelola perparkirannya dijalankan. Menurut Appi, persoalan parkir bukan sekadar mengenai tempat kendaraan berhenti, tetapi berkaitan erat dengan kedisiplinan masyarakat, keteraturan tata ruang, hingga kualitas pelayanan dan tata kelola pemerintahan. Hal itu […]

Read more