Danny Pomanto Galakkan Kreativitas Makassar sebagai Kota Festival Tepian Air, Kota Makan Enak dan Festival Pisang

JAKARTA, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto terus menggalakan inklusifitas dan kreativitas ekonomi untuk menunjang pertumbuhan ekonomi Kota Makassar. Diantaranya ialah sebagai Kota Festival Tepian Air, Festival Kota Makan Enak dan Festival Pisang.

Wali kota dua periode ini menekankan bahwa festival-festival ini cukup meningkatkan dan mengasah kreativitas masyarakat. Seperti contoh Festival F8 itu sangat mempengaruhi.

“Pengaruh food dalam festival f8 itu besar sekali. Orang bisa mencicipi 40 makanan terbaik khas Makassar, 24 jam,” kata Danny Pomanto, sapaan akrab Ramdhan Pomanto di sela-sela wawancara dengan Metro TV dalam acara Selamat Pagi Indonesia, Selasa, (28/11/2023), di Jakarta.

Setelah sukses dengan F8, pihaknya ingin membuat Makassar sebagai Kota Festival Tepian Air. Usulan itu dilakukan pada momen HUT dengan menambah branding baru sebagai Kota Festival Tepian Air.

Festival-festival itu akan diadakan tiap pekan, tiap bulan.

“Kita buat Festival Kota Makan Enak, ada juga usulan teman swasta bahwa ada festival Ikan, kemudian arahan gubernur juga untuk bisa buat festival pisang. Jadi saya pikir Makassar sudah siap dengan itu,” ucap dia.

Apalagi, untuk F8, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengapresiasi setinggi-tingginya. Menteri Sandiaga bahkan menyebut F8 sudah menjadi event terbaik dunia yang digelar di tepi laut.

Dia bilang ini the best waterfront festival in the world (festival tepi laut terbaik di dunia). Pagelaran tahunan ini juga kian jadi daya tarik wisata, atraksi kelas dunia. Makanya masuk dalam 10 besar Karisma Event Nusantara (KEN).

Ditambah lagi F8 melibatkan 70 persen anak muda. Mulai dari backstagers atau belakang panggung yang meramu koreografer sampai dengan talentanya ialah anak muda.

Disamping itu juga, perhelatan forum Rakernas XVI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) pertengahan Juli lalu. Forum itu berhasil mengundang 3 capres untuk menyampaikan gagasan tentang bangsa depannya.

Tak kalah menarik ialah Makassar menjadi tuan rumah Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) pada Juni 2023, kegiatan latihan non-perang yang dilaksanakan oleh TNI Angkatan Laut (TNI-AL) bersama negara-negara sahabat.

Selain itu, bentuk kebijakan inklusi Pemkot Makassar ialah berhasil meraih penghargaan tingkat nasional Anugerah Prakarsa Inklusi (API). API diberikan Komisi Nasional Disabilitas atas komitmen Pemkot Makassar terhadap penghormatan dan perlindungan hak penyandang disabilitas di Kota Makassar.

Bahkan baru-baru ini, Makassar menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Komisi Nasional Disabilitas sebagai bentuk kolaborasi pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di Kota Makassar. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Tak Kenal Libur, Wali Kota Makassar Pimpin Rapat Strategis Tangani Sampah

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kota Makassar dibawa kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin seakan tak mengenal hari libur. Di saat sebagian besar instansi memilih rehat sejenak, sosok yang akrab disapa Appi justru memanfaatkan waktu tersebut untuk memastikan berbagai persoalan kota tetap tertangani secara serius dan terukur. Fokusnya jelas, tidak memberi ruang bagi masalah menumpuk, melainkan diselesaikan […]

Read more
Makassar SULSEL

Aliyah Mustika Ilham Pastikan Kebijakan WFA dan WFH Tetap Utamakan Pelayanan Publik

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menggelar acara Halal Bi Halal bersama Purna Bakti Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kota Makassar yang berlangsung di Rumah Jabatan Wakil Wali Kota Makassar, Kompleks PDAM, Jalan Dr. Ratulangi, Jumat (3/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Makassar dan […]

Read more
Makassar SULSEL

Legitimasi Publik Kuat : Pengamat, Gubernur, Serta Warga Kompak Dukung Penataan PKL di Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Di tengah upaya serius Pemerintah Kota Makassar membenahi wajah kota agar lebih tertib, nyaman, dan estetika, justru muncul suara sumbang yang terkesan tidak berpijak pada perubahan. Pernyataan salah satu anggota DPRD Kota Makassar, tampil di publik bak “pahlawan kesiangan”, yang menilai penertiban lapak pedagang kaki lima (PKL) tidak sesuai aturan, memantik tanda […]

Read more