Danny Pomanto Hadiri Pelantikan Pengurus MPC Pemuda Pancasila 2023-2027

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto menghadiri pelantikan Pengurus MPC Pemuda Pancasila Makassar Periode 2023-2027 yang diketuai oleh Erwin Hatta Sulolipu, di Hotel Horison, Selasa (18/2/2025).

Pelantikan dilakukan oleh Ketua MPW Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan (Sulsel) Diza Rasyid Ali, ditandai dengan penyerahan bendera pataka oleh Danny Pomanto selaku Ketua MPO MPC Pemuda Pancasila Makassar.

Wali Kota Danny Pomanto dalam sambutannya menyebutkan,di Kelurahan ParopoFebruary 18, 202515:38No Comments MAKASSAR,- Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail mendampingi Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, meresmikan Posyandu Era Baru Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang, Selasa (18/02/2025).Diketahui, posyandu ini adalah Posyandu Era Baru kedua yang diresmikan di Kota Makassar, setelah sebelumnya Posyandu pertama diresmikan di Kelurahan Tallo.Peresmian Posyandu Era Baru di Paropo, ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wali Kota Makassar serta pengguntingan pita bersama Ketua TP PKK Kota Makassar.Indira menyebutkan peresmian Posyandu Era Baru ini menandai langkah besar Pemerintah Kota bersama TP PKK Kota Makassar dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.Lebih jauh, Indira menjelaskan bahwa Posyandu Era Baru ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat kesehatan keluarga di Kota Makassar.Dengan adanya Posyandu Era Baru ini, Ia berharap masyarakat khususnya ibu dan anak di Kelurahan Paropo dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih efisien.“Posyandu Era Baru ini bukan hanya soal fasilitas yang lebih lengkap, tetapi juga tentang transformasi pelayanan yang lebih berkualitas. Harapan kita kualitas hidup masyarakat, khususnya di Kelurahan Paropo, semakin meningkat,” pungkas Indira.Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Makassar yang akrab disapa Danny Pomanto, menuturkan berdirinya Posyandu Era Baru di Kelurahan Paropo ini sebagai jawaban dari aspirasi masyarakat setempat pada musrembang tingkat kelurahan dan kecamatan sejak 2024 lalu.Kesyukuran masyarakat setempat disela-sela peresmian Posyandu ini hanya bisa diungkapkan dengan air mata haru tanda bahagia, ketika Danny Pomanto sedang menyampaikan sambutannya.“Jadi kita tidak punya bangunan, tidak ada aset untuk membangun posyandu yang memadai, yang kemudian lewat pendekatan pak lurah kita bisa mendapat pahlawan yang menghibahkan lokasinya untuk dijadikan posyandu,” kata Danny Pomanto.Wali Kota Makassar dua periode ini menambahkan, hadirnya Posyandu Era Baru semakin menguatkan repsentasi Kota Makassar sebagai kota terpandang secara nasional dan berprestasi secara internasional.“Saya menyampaikan terimakasih kepada lurah dan peran-peran PKK kelurahan di dalamnya. Saya juga ingin pamit kepada aparat kelurahan dan kecamatan, hohon doanya agar apa yang kami wariskan kepada kita semua agar dapat bermanfaat semaksimal mungkin,” tutup Danny.(

bahwa Pemuda Pancasila memiliki peran penting di masa pemerintahannya selama dua periode memimpin Kota Makassar.

“Perjalanan kami di pemerintahan tidak mudah dengan segala suka duka yang kami lalui. Tapi kami merasa tidak sendiri, karena di situ ada kader-kader dari Pemuda Pancasila,” kata Danny Pomanto.

Selaku Ketua MPO MPC Pemuda Pancasila Kota Makassar, ia bersama Erwin Hatta akan semakin memperkuat posisioning Pemuda Pancasila di Kota Makassar.

Terlebih, Pemuda Pancasila merupakan salah satu organisasi kemasyarakatan terbesar di Indonesia.

Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader Pemuda Pancasila yang senantiasa membatu Pemerintah Kota Makassar.

“Sebagai kader Pemuda Pancasila sekaligus wali kota, terima kasih kepada seluruh kader yang selama ini mendampingi kami di pemerintahan,” tuturnya.

Ketua MPW Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan Diza Rasyid Ali menekankan kepada pengurus yang baru untuk membedah kembali Anggaran Dasar-Anggaran Rumah Tangga (AD-ART) agar isinya dipahami seluruh kader.

“Saya mengimbau ketua terpilih, tolong lakukan yang pertama bedah AD-ART Pemuda Pancasila. Dua bulan sekali per kecamatan, per badan lembaga,” ungkapnya.

Termasuk melakukan komunikasi dengan kepala daerah terpilih. Sebagai organisasi masyarakat terbesar ketiga di Indonesia, ia ingin Pemuda Pancasila selalu ambil bagian di setiap jalannya pemerintahan.

“Saya ingin menyampaikan kepada pengurus segera audiensi dengan kepala daerah terpilih, jangan ada sekat. Pemuda Pancasila itu selalu memberikan aspirasinya kepada pemerintah daerah terpilih,” bebernya.

“Pemuda Pancasila wajib menjaga Kota Makassar, jangan jadi penonton. Kalau kritis harus ada solusinya,” tutup Diza Rasyid Ali. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Makassar SULSEL

Industri Musik di Makassar : Dari WR Soepratman, Ho Eng Djie, hingga Ridwan Sau

Oleh: Rusdin Tompo (Penulis, dan Koordinator Satupena Sulawesi Selatan) Industri rekaman di Makassar memiliki sejarah yang panjang. Kita mesti melacaknya sejak aktivitas rekam-merekam musik yang diyakini sudah ada di Indonesia, khususnya di Batavia dan Surabaya, sejak zaman kolonial Belanda. Gramafon Columbia serta peralatan studio rekaman yang dibawa ke Hindia Belanda awal abad ke-20, dianggap sebagai […]

Read more
Makassar SULSEL

Konservasi RTH TPA Tamangapa Berlanjut, Wali Kota Makassar dan Kapolda Sulsel Tanam 100 Tabebuya

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM —Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus mendorong penataan kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala, menuju kawasan ruang terbuka hijau (RTH) atau hutan kota melalui program penghijauan. Langkah pemulihan lahan tersebut didorong Pemkot Makassar usai TPA Tamangapa sukses dibenahi dari sistem open dumping menjadi sanitary landfill. Kali ini, Pemkot Makassar berkolaborasi dengan […]

Read more
Makassar SULSEL TNI / POLRI

Doorstop Ditreskrimum Polda Sulsel, Tersangka HT Diperiksa dalam Kasus Dugaan Manipulasi Data Kependudukan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – ÀDirektorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Selatan terus mendalami kasus dugaan perubahan elemen data kependudukan yang melibatkan tersangka berinisial HT. Perkembangan penanganan perkara tersebut disampaikan dalam kegiatan doorstop yang berlangsung di Mapolda Sulsel, Kamis (5/11/2026). Dalam kesempatan tersebut, Kasubdit 2 Hardabangtah Ditreskrimum Polda Sulsel, Kompol Eka Wira Dharma Sibarani, didampingi Plt. […]

Read more