PANGKEP, EDELWEISNEWS.COM — Anggota MPR RI Dapil Sulawesi Selatan, Andi Muh Ihsan, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dengan tema “Peran Desa Adat dan Pemuda dalam Memperkuat Bhinneka Tunggal Ika sebagai Modal Sosial Pembangunan Daerah”, Pangkep (15 Maret 2026).
Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya peran kearifan lokal dan generasi muda dalam menjaga persatuan serta mendukung pembangunan daerah.
Dalam pemaparannya, Andi Muh Ihsan menegaskan bahwa desa adat merupakan benteng nilai kebangsaan di tingkat lokal. Nilai-nilai kearifan lokal seperti musyawarah, gotong royong, dan saling menghormati telah menjadi praktik nyata Bhinneka Tunggal Ika yang perlu terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.
Ia juga menekankan peran strategis pemuda sebagai agen perubahan di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, pemuda memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga harmoni sosial serta memanfaatkan teknologi dan media sosial secara positif guna menyebarkan nilai persatuan dan toleransi di tengah masyarakat.
Sosialisasi ini menyoroti pentingnya sinergi antara desa adat dan pemuda dalam mendukung pembangunan daerah. Kolaborasi keduanya diyakini mampu menciptakan pembangunan yang lebih partisipatif, berkelanjutan, serta berbasis pada potensi dan kearifan lokal masyarakat.
Kegiatan berlangsung secara dialogis dan mendapat respons positif dari peserta. Masyarakat menilai kegiatan ini relevan dengan kondisi sosial saat ini, terutama dalam menghadapi tantangan lunturnya nilai budaya, pengaruh globalisasi, dan potensi konflik berbasis perbedaan.
Melalui Sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini, Andi Muh Ihsan berharap nilai Bhinneka Tunggal Ika semakin diinternalisasikan oleh desa adat dan pemuda sebagai modal sosial utama pembangunan daerah.
“Dengan persatuan dalam keberagaman, Sulawesi Selatan diharapkan mampu mewujudkan pembangunan yang harmonis, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan bersama,” pungkas Andi Ihsan.
Editor : Jesi Heny

