Dihadiri Ratusan Peserta, Bupati Wajo Buka Talkshow dan Motivasi Wirausaha Muda

WAJO, EDELWEISNEWS.COM – Bupati Wajo, Amran Mahmud membuka The Young Enterpreneur Talkshow and Motivation ( Talkshow dan Motivasi Wirausaha Muda) sebagai rangkaian Sengkang Expo Festival 2024 di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Callaccu, Sengkang, Minggu (14/1/2023).

Pada kegiatan yang menghadirkan dosen sekaligus pengusaha, Sherly Annavita Rahmi sebagai pembicara ini, Bupati Wajo, Amran Mahmud dan Perwakilan NGO, Achmad Muflih Insani menjadi Keynote Speaker.

Turut hadir pada kegiatan ini Wakil Bupati, Amran, Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, Kepala OPD, Ketua TP PKK, Sitti Maryam serta ratusan enterpreneur muda dan milenial.

Bupati Wajo, Amran Mahmud mengurai bahwa salah satu program prioritasnya adalah mencetak 10.000 enterpreneur. Berdasarkan data yang ada, saat ini sudah ada 16.469 wirausaha baru yang telah terbentuk atau sudah melebihi target.

“Dalam mencetak enterpreneur, saya selalu yakin bahwa sebuah daerah kalau bisa menghasilkan pengusaha maka daerah itu akan memiliki daya saing yang hebat,” ucapnya.

Ketua DPD PAN Wajo ini berharap dimasa mendatang akan lahir pengusaha-pengusaha hebat, meskipun sekarang ini suda banyak penusaha-pengusaha sukses di wajo.

“Saya biasa diskusi dengan Kepala OJK dan Direktur Bank Indonesia di Sulsel, bahwa Wajo masuk 3 besar perputaran uang di Sulsel. Memang di Wajo salah-satu pusat niaga di Sulsel, bahkan pusat perbelanjaaan kita tidak kalah bersaing dengan di daerah lain,” ungkapnya.

Diapun mengajak kepada para milenial untuk mengembangkan diri agar bisa betul-betul melahirkan wirausaha baru.

“Alhamdulllah sejak dilantik 2019 lalu, jumlah enterpreneur sebanyak 16.469 yang dibina. Bahkan sudah ada produk kita yang sudah selalu ikut di expo-expo luar negeri seperti Bedak Bolong,” ujarnya.

Amran Mahmud menyebut bahwa semua enterpreneur selalu dilakukan pembinaan dan pendampingan baik melalui APBD maupun melalui Perbankan.

“Saya berharap semua pengusaha-pengusaha yang telah kita bina dan dampingi ini menjadi pengusaha sukses. Melalui talk show ini, generasi milenial kita dapat lebih termotivasi untuk menjadi pengusaha. Karena kita tahu, pengusaha adalah pahlawan ekonomi bangsa. Mereka yang dapat menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan, dan memajukan daerah,” tuturnya.

Dalam talkshow ini juga diserahkan 100 sertifikat secara simbolis kepada pelaku UMKM di Bumi Lamaddukkelleng.

“100 Sertifikat yang diserahkan hari ini adalah gratis bagi pengembangan UMKM kita. Sertifikat ini menjadi legalitas dan jaminan pengembangan usaha,” pungkasnya.

Sebagai informasi Kabupaten Wajo terbanyak mendapatkan sertifikat gratis yakni 14.000. Termasuk UMKM, Nelayan, masyarakat dan sebagainya. (APJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Sekda Sulsel Nilai APPI Mitra Strategis Pemerintah di Bidang Pendidikan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pelantikan dan pengukuhan Pengurus Aliansi Peduli Pendidikan Indonesia (APPI) masa bakti 2026–2031 berlangsung khidmat di Balai Kota Makassar, Minggu, 15 Februari 2026.  Kegiatan ini dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, unsur Pemerintah Kota Makassar, serta jajaran Dinas Pendidikan. Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru APPI. Ia […]

Read more
LEGISLATIF Makassar SULSEL

Anggota DPRD Makassar, Muhammad Yulianto Badwi Lanjutkan Agenda Reses Kedua

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Anggota DPRD Kota Makassar, Muhammad Yulianto Badwi melanjutkan agenda reses kedua masa persidangan kedua tahun sidang 2025/2026 pada Minggu (15/2/2026). Kegiatan kali ini berlangsung di Sengkabatu, Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo yang menjadi titik ketujuhnya. Agenda reses menjadi momentum bagi Ketua Fraksi Golkar DPRD Makassar itu untuk menemui warga di daerah pemilihannya yang […]

Read more
Makassar SULSEL

Kesadaran Warga Jadi Kekuatan, Penertiban PKL di Makassar Berlangsung Tertib

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menempati fasilitas umum (fasum) dan fasilitas Sosial (fasos) di wilayah Kecamatan Mariso berlangsung tertib dan kondusif. Tidak terjadi gesekan antara pemilik lapak dan aparat pemerintah selama proses penataan berlangsung. Kegiatan penertiban ini menyasar lapak-lapak yang berdiri di atas trotoar maupun drainase serta yang menjamur di pinggir […]

Read more