Dinas Perpustakaan Serahkan SK Pendirian Perpustakaan ke SMP Negeri 1 Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kepala SMP Negeri 1 Makassar, Suaib Ramli menerima SK Pendirian Perpustakaan dari Dinas Perpustakaan Makassar, yang diserahkan Kepala Seksi Pengembangan Perpustakaan Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca, Andika Cahyadi di ruang baca Perpustakaan SMP Negeri 1 Makassar, Selasa (21/01).

SK Pendirian Perpustakaan ditetapkan dengan Keputusan Pejabat Pembina Perpustakaan di daerah, dalam hal ini Dinas Perpustakaan Kota Makassar yang mempunyai tugas melaksanakan urusan pemerintahan di bidang Perpustakaan. SK tersebut juga menerangkan dan menguatkan bahwa SMP Negeri 1 Makassar telah berdiri sejak tahun 1958 atau sejak sekolah pertama kali didirikan.

SK Pendirian Perpustakaan adalah salah satu bentuk upaya penguatan kelembagaan perpustakaan. Keberadaan perpustakaan termasuk di sekolah bukan hanya ruang pelengkap, tetapi sebuah institusi/ lembaga sesuai amanah undang-undang.

Berdasarkan UU No. 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan pasal 15 menyatakan bahwa, pembentukan perpustakaan dilakukan oleh pemerintah, pemerintah daerah, dan/ atau masyarakat dan memberitahukan keberadaannya ke Perpustakaan Nasional RI. Keberadaan Perpustakaan SMP Negeri 1 Makassar yang menempati gedung tersendiri seluas 120 m2 telah dilaporkan ke Perpustakaan Nasional RI dan memiliki Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) : 21.236.41. P. 001

Kepala SMP Negeri 1 Makassar mengucapkan terima kasih atas dukungan dan bantuan Dinas Perpustakaan Kota Makassar melalui program Sentuh Pustaka, sehingga perpustakaannya saat ini ramai dikunjungi siswa dan guru.

“Bahkan jumlah pengunjung naik hingga 300%,” ungkapnya.

Salah satu sekolah yang siap mengikuti akreditasi perpustakaan tersebut telah mengembangkan kegiatan literasi melalui program “Perpustakaan PORE” atau Perpustakaan Hebat dengan kegiatan unggulannya “Amazing Reading Friday” yakni program wajib kunjung siswa ke perpustakaan setiap hari Jum’at.

Salah satu keunikan di perpustakaan sekolah ini yakni, tenaga perpustakaannya adalah dari unsur orang tua siswa. Sementara untuk mendukung kegiatan di perpustakaan, kepala sekolah merangkul para alumni untuk turut terlibat dalam pengembangan sekolah termasuk perpustakaan.

“Kegiatan literasi di perpustakaan pun telah masuk menjadi program unggulan sekolah. Saya ingin meningkatkan kualitas pendidikan yang berawal dari perpustakaan,” imbuh Kepsek SMP 1 Makassar.

Penulis : Tulus Wulan Juni

Editor. : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL TNI / POLRI

Tingkatkan Respons Darurat, Pangdam XIV /Hsn Tinjau Pelatihan Operator Damkar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Kodam meninjau langsung Pelatihan Operator Kendaraan Damkar, bertempat di Gudpalrah XIV/Makassar, Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Kamis (7/5/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi situasi darurat kebakaran serta mendukung tugas kemanusiaan di wilayah.Pelatihan tersebut diberikan langsung […]

Read more
Gowa SULSEL

Polres Gowa Amankan Aksi Penyampaian Aspirasi Pormula di DPRD Gowa

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Personel Polres Gowa bersama polsek jajaran melaksanakan kegiatan pelayanan pengamanan penyampaian aspirasi oleh Poros Pemuda Berlawan (Pormula) yang berlangsung di kantor DPRD Kabupaten Gowa, Kabupaten Gowa, Kamis (7/5/2026). Kegiatan pengamanan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Somba Opu, Kompol Hambali, S.H, dengan melibatkan personel gabungan untuk memastikan jalannya aksi berlangsung aman, tertib, dan […]

Read more
Makassar Pendidikan SULSEL

Munafri Tegas soal Zonasi SPMB 2026: Jangan Pindah KK, Hadirkan Pemerataan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di Makassar resmi bergulir dengan wajah baru yang lebih transparan dan terintegrasi. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menegaskan komitmennya untuk menghadirkan sistem penerimaan siswa baru yang bersih, adil, dan bebas dari praktik “permainan” yang selama ini kerap menjadi sorotan publik. Munafri memastikan berbagai pembenahan […]

Read more