DMI Lutim Gelar Raker, Bahas Sejumlah Program

LUWU TIMUR, EDELWEISNEWS.COM.- Staf Ahli Ekonomi dan Keuangan Setdakab Luwu Timur, Alamsyah Perkesi mewakili Bupati membuka Rapat Kerja (Raker) Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Luwu Timur.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Islamic Center Lutim, Kamis (13/2/2025) ini, mengusung tema “Sinergitas Dewan Masjid dengan Pemerintah Kabupaten dalam Meningkatkan Pengelolaan Manajemen Masjid”.

Sementara tujuannya ialah merumuskan program kerja DMI untuk jangka waktu tertentu, mengevaluasi kegiatan DMI yang telah dilaksanakan, mempererat silaturahmi antar pengurus DMI, mematangkan program kerja DMI, dan mendesain program kerja selama masa khidmat DMI.

Dalam sambutannya, Alamsyah Perkesi memberikan apresiasi atas terselenggaranya rapat kerja Pimpinan Daerah DMI ini.

Ia berharap, rapat kerja ini menjadi momentum untuk merumuskan program kerja yang strategis, inovatif, dan berkelanjutan dalam mewujudkan masjid yang makmur dan berdaya guna bagi masyarakat.

Terakhir, Staf Ahli Bupati ini juga berharap, melalui raker ini dapat dirumuskan langkah-langkah konkret yang mencakup : pemberdayaan masjid, peningkatan kapasitas pengurus masjid, penguatan ekonomi berbasis masjid dan optimalisasi peran masjid dalam membangun solidaritas sosial.

“Dengan adanya kerjasama yang baik antara DMI, pemerintah, serta seluruh elemen masyarakat, saya yakin masjid-masjid di Lutim dapat menjadi pusat peradaban Islam yang maju dan berdaya guna bagi umat,” pungkas Alamsyah.

Sementara Wakil Ketua DMI Lutim, H. Muhammad Yunus juga berharap, rapat kerja ini dapat mengakomodir seluruh kepentingan-kepentingan yang berkaitan dengan kesejahteraan masjid.

“DMI ini adalah organisasi yang sifatnya independen, maka gerakan-gerakannya selalu berpedoman pada asas manfaat di masyarakat,” tuturnya.

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Luwu Timur ini tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Bupati Luwu Timur yang telah memfasilitasi anggaran sehingga kegiatan ini terlaksana dengan baik.

“Untuk rapat kerja ini, kita butuh masukan-masukan saran disetiap pengurus kecamatan. Kira-kira langkah strategi apa yang akan kita lakukan dalam rangka mengembangkan Dewan Masjid Indonesia kedepan,” harap Muh. Yunus.

Turut hadir perwakilan unsur Forkopimda, Kakan Kemenag Lutim, H. Muh. Yunus, Kepala Bapenda, Muh. Said, Kadis Perikanan, Alimuddin Nasir, Ketua Baznas Lutim, para pengawas Lingkup Kementrian Agama, serta para Pengurus DMI Lutim. (Hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

ICMI Sulsel, CIDES, dan CELIOS Gelar Diskusi Publik Bahas Reformasi Pajak Hijau dan Ketimpangan Fiskal Daerah

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – ICMI Organisasi Wilayah (Orwil) Sulawesi Selatan bersama Center for Information and Development Studies (CIDES) ICMI Sulsel dan Center of Economic and Law Studies (CELIOS) akan menggelar diskusi publik bertajuk “Kaya SDA, Miskin Anggaran? Saatnya Reformasi Pajak Hijau untuk Daerah!” di Red Corner Cafe Lantai 2, Jalan Yusuf Daeng Ngawing, Makassar, Selasa (4/8/2026), […]

Read more
Makassar SULSEL TNI / POLRI

Mariki Ramaikan Naval Base Open Day dan Fun Bike HUT Kodaeral 2026 di Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kabar gembira untuk seluruh warga Kota Makassar dan sekitarnya. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kodaeral Tahun 2026, Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VI Makassar mempersembahkan gelaran akbar bertajuk “Naval Base Open Day & Fun Bike” yang akan dilaksanakan secara terbuka dan gratis untuk masyarakat umum pada hari Minggu tanggal 09 […]

Read more
Makassar SULSEL

Memilah Sampah dari Rumah sebagai Pembiasaan Baru di Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemkot Makassar telah menerbitkan kebijakan bahwa per 1 Agustus 2026 hanya sampah residu yang boleh masuk ke TPAS Antang, yang berada di Kecamatan Manggala. Sampah residu adalah sampah yang sudah tidak bisa didaur ulang dan tidak bisa diolah jadi kompos. Aturan tegas Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, ini memaksa setiap warga melakukan pemilahan […]

Read more