
MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Dinamika menjelang Musyawarah Wilayah (Muswil) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Sulawesi Selatan mulai menghangat. Hingga saat ini, empat nama resmi mencuat sebagai bakal calon Ketua Umum BKPRMI Sulsel. Mereka aktif melakukan sosialisasi kepada para pemilik suara.

Keempat kandidat tersebut yakni, Muhammad Yusuf Sewang (Direktur Wilayah LPPTKA BKPRMI Sulsel), Salihuddin (Ketua Umum DPD BKPRMI Jeneponto), Asri Said (mantan Ketua Umum DPD BKPRMI Maros (dua periode dan EZ. Muttaqien Yunus (Pengurus DPD BKPRMI Makassar.
Pendaftaran calon ketua umum merujuk pada ketentuan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) hasil Musyawarah Nasional BKPRMI 2024 di Medan. Adapun syarat umum mencakup keanggotaan minimal dua tahun, pengalaman kepengurusan minimal satu periode, usia maksimal 50 tahun, kemampuan membaca Al-Qur’an secara tartil, serta tidak pernah terlibat kasus hukum atau perilaku menyimpang.
Sementara itu, syarat khusus mengharuskan calon telah mengikuti dan lulus Latihan Mujahid Dakwah (LMD) II.
Muswil kali ini dipimpin oleh Ketua Panitia H. Alimuddin, M.Ag, dengan DR. Amruddin AE sebagai Ketua Pengarah dan Hasdar sebagai Sekretaris Panitia.
Sementara itu, dinamika dukungan antar kandidat mulai menunjukkan arah. Tiga bakal calon, yakni Salihuddin, EZ. Muttaqien Yunus, dan Asri Said sepakat membentuk Poros Perubahan untuk mendorong kemajuan BKPRMI Sulsel ke depan. Ketiganya menyatukan barisan mendukung Asri Said sebagai calon Ketua Umum.
Ketua DPD BKPRMI Kota Makassar, Muhammad Khaerul, menyambut baik kesatuan tersebut.
“Menjelang Muswil, tiga poros perubahan bersatu untuk BKPRMI Sulsel yang lebih maju,” tegasnya.
Muswil BKPRMI Sulsel ini diprediksi akan menjadi momentum penting dalam menentukan arah baru gerakan dakwah pemuda masjid di Sulsel. Kesolidan kandidat dan visi yang ditawarkan menjadi sorotan utama dalam proses pemilihan kepemimpinan ke depan. (*)