Hadiri Rakor di BBWSPJ, Ini yang Dibahas Wagub Sulsel

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wakil Gubernur Sulawesi-Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Potensi Air di Kabupaten Bone yang berlangsung di Ruang Rapat Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ) Makassar, Selasa, (14/1/2020).

Dalam rapat ini, Andi Sudirman menyampaikan progres konstruksi Bendungan Pammukulu mencapai 3,2 persen berkat sinergitas antara Pemprov Sulsel, BBWSPJ, Pemkab, Kejari dan Kodim.

“Alhamdulillah, sudah progress 3,2% konstruksi berkat sinergitas antara Pemprov, BBWSPJ, Pemkab, beserta Kodim, Kejari, serta seluruh lapisan masyarakat,” ucap Andi Sudirman di Aula Kantor BBWSPJ.

Andi Sudirman menyebutkan, proses pembangunan bendungan Pammukulu sempat terlambat selama 600 hari, bahkan terancam dana pembangunan terancam ditarik untuk dialihkan.

“Alhamdulillah juga kini sudah bisa lanjut dengan progres fisik 3,2% dan tim Pemprov Sulsel, Pemkab, DPRD, dan Balai akan audience ke Kementerian pada Rabu, (15/1), terkait lahan hutan yang masih butuh untuk ditindaklanjuti. Tim lapangan sudah nyaman dalam koordinasinya untuk komitmen bersama, menyelesaikan bendungan tersebut,” terangnya.

Ia melanjutkan, rencana pembangunan bendungan ini juga memerlukan dukungan dan usulan-usulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone.

“Untuk ekstensi kapasitas esisting bendungan, kemudian study kelayakan rencana bendungan Walimpong, Baruttung, Paropo, dan lainnya,” jelasnya.

Andi Sudirman melanjutkan, penanganan abrasi Takalar akan segera ditindaklnjuti dengan bantuan bronjong (leght bronjong) berukuran 100 meter yang anggarannya dialokasikan untuk mengatasi abrasi secara permanen di Takalar.

Rapat ini juga membahas mengenai pembenahan kanal sepanjang 29 kilometer dan enceng gondok di Makassar.

“Terakhir, adanya pusat system komunikasi langsung Balai dengan petugas penjaga, fasilitas SDA, melalui radio/HT, seperti bendungan Bili-bili, Kampili, kolam regulasi dan lain-lain,” sebut Andi Sudirman.

Diketahui, bendungan ini design kapasitas air baku 82 juta M3, irigasi 6150 Ha, mereduksi potensi banjir 400 dari 1800 m3/s, bisa jadi objek wisata, air minum, cover 160 ribu warga, serta pembangkit 2,5MW. (hum)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Aliyah Mustika Ilham Sambut Langsung Dubes Swiss di Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyambut langsung Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Konstantin Obolensky, saat tiba di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Selasa (22/9/2026). Kehadiran Aliyah Mustika Ilham dalam penyambutan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar membangun komunikasi dan hubungan yang semakin erat dengan perwakilan diplomatik Swiss. Konstantin Obolensky […]

Read more
Makassar SULSEL

Cegah Parkir Liar, Kecamatan Mamajang Bersama Tripika Perketat Pengawasan di Jalan Mawas

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kecamatan Mamajang bersama unsur Tripika memperkuat pengawasan dan sterilisasi kawasan Jalan Mawas, Kecamatan Mamajang, pascainsiden yang melibatkan seorang juru parkir (jukir) dan pengemudi ojek online (ojol) beberapa waktu lalu. Sterilisasi dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi aktivitas parkir terbuka maupun jukir yang mengarahkan kendaraan untuk parkir di bahu Jalan Mawas. Camat […]

Read more
Makassar SULSEL

Kemarau Panjang, PDAM Makassar Bergerak Salurkan 4,56 Juta Liter Air Bersih untuk Masyarakat

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Saat kemarau panjang, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar memperkuat langkah siaga untuk membantu masyarakat yang mengalami krisis air bersih. Distribusi dilakukan secara gratis dengan mengerahkan armada mobil tangki hingga mobil pickup yang dilengkapi tandon air. Armada tersebut tidak hanya menyasar kawasan yang dapat dijangkau kendaraan besar, tetapi juga menyisir […]

Read more