Beranda blog

Pangdam Hasanuddin Letakkan Batu Pertama Panti Asuhan Sayang Negara Kesatuan RI di Kolaka Utara

0

KOLAKA UTARA, EDELWEISNEWS.COM – Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka, SE mengunjungi lokasi pembangunan Panti Asuhan Santuri (Sayang Negara Kesatuan Republik Indonesia) di Kolaka Utara Sulawesi Tenggara, Rabu (27/1/2021).

Panti asuhan yang terletak di area Kakao Center di Desa Balosi, Kec. Lasusua, Kab. Kolaka Utara tersebut berada satu lokasi dengan rencana pembangunan Pabrik Kakao sebagai penunjang komoditas unggulan Kab. Kolaka Utara.

Pangdam juga menyempatkan diri untuk bersilaturahmi bersama pejabat Pemerintah Daerah dan masyarakat Kolaka Utara.

Dalam sambutannya Pangdam berharap pembangunan panti asuhan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kolaka Utara.

“Semoga panti asuhan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat Kolaka Utara, baik sebagai sarana menjalin komunikasi maupun sebagai sarana ibadah,” harap Mayjen Andi.

“Kodam Hasanuddin beserta jajaran akan mendukung dan mendorong sepenuhnya program — program pemerintah daerah dengan menggerakkan semua potensi SDA maupun SDM yang ada,” imbuh Pangdam.

“Saya sendiri secara pribadi, memiliki cerita yang panjang dan mempunyai pengalaman serta kenangan tersendiri dengan Bupati Kolaka Utara yang tak terlupakan,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Bupati Kolaka Utara Drs. H. Nurahman Umar, MH mengatakan jika adalah suatu kehormatan dan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat serta Pemerintah Daerah Kolaka Utara, karena Pangdam XIV/ Hasanuddin berkenan berkunjung ke Wilayah Kabupaten Kolaka Utara.

“Terlebih lagi, Bapak Pangdam berkenan meletakkan batu pertama pembangunan panti asuhan, serta berupaya akan mengerahkan seluruh potensi yang ada untuk membantu pembangunan Kolaka Utara,” ucap H. Nurahman.

“Perlu diketahui oleh Bapak Pangdam, bahwa ada beberapa program yang sementara kita rencanakan, yakni pembangunan pabrik kakao dan pembangunan bandara,” lanjutnya.

“Pabrik Kakao sangat penting, dikarenakan 80 persen masyarakat Kolaka Utara bekerja sebagai petani Kakao dan mempunyai kebun kakao. Dan yang menjadi program unggulan di sektor perkebunan yaitu revitalisasi Kakao,” terang Bupati.

“Harapan kami, semoga Bapak Pangdam beserta jajaran dapat memberikan bantuan untuk mendorong terlaksananya program-program tersebut,” tutupnya.

Penulis : Edy

Editorr : Jesi Heny

Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Sulsel Meningkat

0

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Tingkat kesembuhan pasien Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di Sulawesi Selatan sebesar 89,7 persen dari jumlah total 45.919 kasus. Berdasarkan data dari Pemprov Sulsel, adanya penambahan pasien sembuh sebanyak 510 orang, sehingga jumlah total sembuh 41.210 orang.

Dikutip dari humas.sulselprov.go.id, Ketua Konsultan Satgas Covid-19 Sulsel, Prof Ridwan Amiruddin mengatakan, penanganan Covid-19 semakin membaik, terlihat mengalami peningkatan angka kesembuhan 89,7 persen.

“Angka kesembuhan telah mengalami peningkatan dari 88 persen ke 89,7 persen. Ini indikator yang semakin membaik, menunjukkan ketahanan layanan semakin membaik,” kata Prof Ridwan, Rabu (27/1/2021).

Guru Besar Epidemologi FKM Unhas ini mengatakan, penanganan yang maksimal dan program penanggulangan Covid-19 Pemprov Sulsel membuat angka kematian akibat virus Corona menurun menjadi 1,6 persen, dan lebih rendah dari nasional.

“Dapat juga dilihat dari angka kematian yang semakin menurun 1,6 persen. Angka ini lebih rendah dari nasional 2,8 persen,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Wisata Duta Covid-19, Husni Thamrin mengatakan, pasien Covid-19 yang menjalani karantina diprogram isolasi mandiri sebanyak 598 pasien.

“Pekan ini sebanyak 598 pasien karantina di Wisata Duta Covid-19 sembuh,” singkatnya.

Ia mengungkapkan, total pasien Covid-19 yang menjalani karantina sebanyak 11.395 orang, dan selesai jalani karantina sebanyak 10.442. 131 dirujuk ke rumah sakit dan 10.311 sembuh dan sehat.

“Jumlah peserta yang masuk menjalani karantina di Wisata Duta Covid-19 sebanyak 11.395 diantaranya 10.442 orang selesai dirawat, 131 orang dirujuk ke rumah sakit, dan dinyatakan sehat 10.311 orang,” urainya. 

Editor : Jesi Heny

Bangun Sinergitas, Kapolres Gowa Terima Kunjungan Kalapas Narkotika Sungguminasa

0

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Gowa AKBP Budi Susanto, S.I.K menerima kunjungan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa di ruang kerjanya, Rabu (27/1/2021)

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa,Yusran Saad dan rombongan bersilahturahmi dengan orang nomor satu di Polres Gowa tersebut.

“Kedatangan Kalapas Narkotika Sungguminasa ke Polres Gowa untuk mempererat silahturhami sekaligus memperkenalkan diri sebagai pejabat baru di Lapas Narkotika,” ungkap Kapolres Gowa AKBP Budi Susanto.

Kapolres mengajak menjaga Kamtibmas di wilayah Kabupaten Gowa, khususnya di lingkungan Lembaga Kemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas II Sungguminasa. “Mari terus membangun sinergitas dengan Polres Gowa, khususnya dengan Satuan Narkoba Polres Gowa,” ajak Kapolres Gowa. (liris)

Seorang Personil Polres Gowa Dikirim ke RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Jakarta

0

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Seorang personil Polres Gowa akan diberangkatkan untuk bergabung dengan Nakes yang selama ini menangani Covid – 19 di RS Darurat Covid -19 Wisma Atlet Jakarta

Bripda Riayana Patrycia Regina Sondakh, Amd. Kep adalah salah satu personil Urkes Polres Gowa. Dia akan menjadi pejuang kemanusiaan bersama 6 personil lainnya di jajaran Polda Sulsel.

Ketujuh personel tersebut akan ditempatkan di RS Darurat Covid -19 Wisma Atlet Jakarta dan rencana akan diberangkatkan Kamis (28/1/2021).

Diketahui hingga saat ini pasien yang terjangkit Covid-19 di Indonesia telah mencapai 1 juta lebih, dan diharapkan dengan diberangkatkannya 7 personel jajaran Polda Sulsel akan membantu melayanai penanganan Covid -19 di Wisma Atlet Jakarta.

Kapolres Gowa membenarkan adanya satu personil Polres Gowa yang akan berangkat bersama 6 personil jajaran Polda Sulsel ke RS Darurat Wisma Atlit Jakarta sebagai tenaga kesehatan.

“Mereka ini akan membantu menangani pasien Covid -19. Saya berharap dengan kehadiran personil Polres Gowa akan meringankan beban tugas tenaga kesehatan yang ada di sana,” harap AKBP Budi Susanto, S.I.K. (rilis)

Berbagai Manfaat Seledri untuk Kesehatan

0

JAKARTA, EDELWEISNEWS.COM – Seledri merupakan salah satu bahan yang biasanya menjadi pelengkap masakan. Biasanya dia ditemukan di sayur sop, salad, atau dalam bahan campuran untuk gorengan. Siapa sangka, ternyata seledri yang hanya menjadi pelengkap itu ternyata berkhasiat.

Lalu, apa sajakah manfaat dari seledri? Berikut ini beberapa manfaat yang ditemukan dari seledri, seperti melansir laman Magforwomen, Selasa (26/1/2021).

1. Menggantikan elektrolit yang hilang

Ketika Anda selesai berolahraga, jus seledri merupakan minuman yang cocok untuk dikonsumsi, karena dapat menggantikan elektrolit yang hilang karena mengandung banyak kalium dan natrium.

Selain itu, juga dapat menghidrasi tubuh terlebih ketika Anda selesai berolahraga yang akan kehilangan banyak cairan. Secangkir jus seledri juga mengandung mineral yang dapat membantu mengisi kembali kekuatan Anda.

2. Memiliki senyawa antikanker

Ternyata seledri juga memiliki senyawa antikanker. Jus seledri dinilai mampu mencegah kanker kulit, lidah, kerongkongan, hati, dan usus besar.

Selain itu, seledri juga memiliki kumarin yang telah terbukti mencegah radikal bebas yang dapat merusak sel, memiliki efek anti-koagulan, dan meningkatkan aktivitas sel darah putih yang tentunya dapat mencegah kanker.

3. Mengandung asam asetilenat dan fenolik

Selain dapat mencegah kanker, kandungan asam asetilenat dan fenolik dalam seledri juga ternyata dinilai mampu mencegah pertumbuhan sel tumor di dalam tubuh.

Kandungan tersebut dapat memblokir aksi prostaglandin yang merupakan penyebab utama perkembangan dan pertumbuhan sel tumor.


4. Membantu menurunkan tekanan darah
Seledri juga mengandung Phtalides yang merupakan sekelompok senyawa berfungsi untuk membantu mengendurkan otot di dalam dan sekitar arteri.

Hal itu berarti seledri dinilai mampu membantu menurunkan tekanan darah. Anda bisa minum secangkir jus atau rebusan daun seledri setiap hari untuk mengurangi tekanan daran dan menjaga agar tetap terkendali.

5. Membantu menurunkan kolesterol jahat

Selain mampu menurunkan tekanan darah, seledri juga bisa untuk membantu menurunkan kolesterol jahat. Jus atau rebusan seledri dapat membantu meningkatkan sekresi empedu dalam tubuh.

6. Meringankan rematik

Salah satu bahan kimia yang ditemukan dalam seledri, seperti poliasetilen dan luteolin dinilai mampu meringankan rasa sakit akibat nyeri artritis atau rematik.

Jika Anda nyeri pada bagian sendi yang disebabkan oleh rematik atau artritis, coba minumlah secangkir jus atau rebusan seledri secara rutin karena akan membantu mengurangi rasa sakitnya.

7. Meningkatkan gairah seks

Selain bermanfaat untuk kesehatan, ternyata seledri juga dianggap sebagai afrodisiak alami. Itu artinya membantu energi dalam tubuh Anda sehingga dapat meningkatkan gairah seks. Selain itu, seledri juga merupakan obat untuk para insomnia.

Sumber : Liputan6.com

Ketua DWP Sulsel : Duka Sulbar, Duka Kita Semua

0

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesi Selatan menyerahkan bantuan logistik untuk korban gempa di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat, Senin (25/1/2021).

Bantuan tersebut berupa kebutuhan pokok dan penunjang lainnya. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Ketua DWP Provinsi Sulsel Sri Rejeki Hayat, kepada Pabandya Binsiaplat Koopsau II, Letkol Pas Radjo di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros. Nantinya, bantuan tersebut akan diantarkan kepada pengungsi korban gempa di Sulbar.

Sri Rejeki Hayat menyampaikan, pemberian bantuan ini sebagai bentuk kepedulian DWP Provinsi Sulsel kepada masyarakat yang terdampak bencana gempa di Sulbar.

“Kami merasa terpanggil sebagai bagian dari masyarakat dan bangsa Indonesia atas apa yang menimpa saudara kita di sana, karena duka yang mereka alami adalah duka bagi kita semua,” katanya.

Ia mengatakan, seluruh bantuan yang terkumpul tidak lepas dari partisipasi aktif seluruh elemen DWP Provinsi Sulsel dalam melakukan penggalangan bantuan.

“Mungkin nilainya tidak seberapa, tetapi kami berharap apa yang diberikan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Kami juga mendoakan agar kondisi di sana dapat berangsur pulih seperti sedia kala,” harapnya. (*)

Editor : Anisah

Cegah Penyebaran Virus Corona, Polres Gowa Kembali Lakukan Penyemprotan Disinfektan

0

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Karena tingginya penyebaran Covid – 19 di Indonesia, Polres Gowa kembali melakukan penyemprotan cairan disinfektan pada setiap ruangan, Rabu (27/1/2021).

Penyemprotan dilakukan petugas kesehatan dari Urkes Polres Gowa. Diharapkan dengan penyemprotan tersebut, petugas sebagai pelayan masyarakat terhindar dari Covid – 19.

Seluruh ruangan dan tempat duduk pada bagian pelayanan masyarakat menjadi fokus dalam penyemprotan pagi tadi. Bahkan beberapa ruangan lain yang menjadi tempat kegiatan kepolisian juga disemprot.

Diharapkan pula penyemprotan cairan disinfektan akanmeminimalisir penyebaran Covid-19, baik di kalangan personil maupun masyarakat yang akan mendapatkan pelayanan kepolisian di Polres Gowa.

Kapolres Gowa mengatakan, pihaknya akan terus melakukan penyemprotan. “Kami akan intens melakukan penyemprotan, mengingat penyebaran Covid-19 hingga saat ini terus meningkat di Indonesia. Kami berharap instansi lain di Gowa juga melakukan penyemprotan, terkhusus pada ruang publik,” harap AKBP Budi Susanto, S.I.K.

Sumber : Humas Polres Gowa

Editor : Jesi Heny

Satgas Hasanuddin di Mamuju Wajib Rapid Test Antigen Secara Rutin

0

MAMUJU, EDELWEISNEWS.COM – Sebagai cara menjaga kesehatan dan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah pasca gempa Mamuju dan Majene, Personel Satuan Tugas (Satgas) Bencana Kodam Hasanuddin secara rutin melaksanakan Rapid Tes Antigen. Sebagaimana yang dilakukan di Kantor Ajenrem 142/Tatag, Rabu (27/1/2021).

Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka, SE tak ingin prajurit-prajurit Satgas tersebut terpapar ataupun menularkan Covid-19. Untuk itu, Pangdam menyampaikan kepada Kakesdam Kolonel Ckm dr. Azhari Ramdani, agar personel Satgas Bencana Kodam Hasanuddin wajib melaksanakan Rapid Test Antigen sebelum menuju lokasi bencana, dan tetap menerapkan protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak).

Kakesdam mengatakan, rapid tersebut dilakukan untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran covid-19, sekaligus untuk mengetahui kondisi kesehatan personel yang bertugas di wilayah bencana.

“Rapid Test Antigen kali ini dilakukan pada personel 721/Mks, Yonkav 10/Mdg dan Yon Zipur 8/SMG,” ungkapnya.

Petugas yang melaksanakan Rapid Test Antigen, tetap memakai Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, sesuai dengan protokol kesehatan pandemi Covid-19 yang dianjurkan pemerintah.

Penulis : Edy

Editor : Jesi Heny

Profil Komjen Listyo Sigit Prabowo Kapolri yang Akan Dilantik Hari Ini

0

JAKARTA, EDELWEISNEWS.COM – Rencananya hari ini, Rabu (27/1/2021) usai menerima vaksin tahap 2, Joko Widodo akan melantik Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri. Listyo Sigit Prabowo saat ini menjabat Kabareskrim (Kepala Badan Reserse Kriminal) di Polri.

Ini rekam jejak Listyo Sigit Prabowo. Sebelum menjabat Kabareskrim, dia menjabat sebagai Kadiv Propam Polri. Kini, tugas tersebut diambil alih oleh Ignatius Sigit Widiatmono.

Situs Akpol mencatat nama Listyo merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1991. Dia melanjutkan studi magister di Universitas Indonesia, membuat tesis tentang penanganan konflik etnis di Kalijodo.

Listyo Sigit yang lahir di Ambon, 5 Mei 1969 ini juga sempat menjadi Kapolres Pati, Jawa Tengah pada tahun 2009. Hanya satu tahun menjabat, Listyo Sigit berpindah tugas menjadi Kapolres Sukoharjo, masih di bawah lingkungan Polda Jawa Tengah.

Pada 2010, dia menjabat sebagai Wakapolrestabes Semarang. Tak lama, pindah tugas menjadi Kapolresta Surakarta pada tahun 2011.

Pada 2012, Listyo kembali ditugaskan di Jakarta untuk menjabat sebagai Asubdit II Dit Tipdum Bareskrim Polri. Sejak bulan Mei 2013, dia bertugas di Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Tenggara.

Kemudian, pada 2014, Komjen Listyo Sigit Prabowo mendapat kepercayaan untuk menjadi ajudan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dengan jabatan ini, sosoknya semakin dikenal oleh banyak kalangan.

Karier Listyo Sigit makin moncer setelah menjadi ajudan Jokowi. Pada 2016, dia menjadi Kapolda Banten, menggantikan Brigjen Pol Ahmad Dofiri. Acara serah terima jabatan (sertijab) dilakukan di Mapolda Banten.

Pengangkatannya sebagai Kapolda Banten sempat menjadi kontroversi, dan ditolak oleh MUI Banten, karena ia non-Muslim. Namun pada akhirnya, Listyo meminta dukungan terhadap kalangan ulama untuk menciptakan suasana kondusif dan aman.

Pada tahun 2018, Listyo Sigit Prabowo mendapatkan kepercayaan sebagai Kadiv Propam Polri.

Kasus yang Ditangani Listyo Sigit

Beberapa kasus yang ia tangani adalah penyiraman air keras Novel Baswedan dan kasus Transpasific Petrochemical Indotama.

Listyo Sigit juga menangani kasus Djoko Soegiarto Tjandra dan memulangkannya dari Malaysia. Sebelumnya Djoko telah menjadi buronan selama 11 tahun.

Bareskrim Polri mengungkap dua kasus Djoko Tjandra yang menjadi perhatian publik, yakni pemalsuan surat jalan dan kasus korupsi terkait pengurusan penghapusan red notice.

Dalam kasus itu, jenderal polisi yang terlibat yakni Irjen Pol Napoleon Bonaparte dan Brigjen Pol Prasetijo Utomo ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini, keduanya masih menjalani persidangan di pengadilan.

Bareskrim juga menangani kasus pembobolan kas Bank BNI lewat L/C fiktif Bank BNI dengan tersangka Maria Pauline Lumowa yang sempat kabur ke luar negeri selama 17 tahun. Kini Maria telah diserahkan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menunggu jadwal persidangan.

Listyo Sigit juga terlibat dalam pengamanan demonstrasi massa yang menentang Undang-undang Cipta Kerja. Dia tercatat dua kali memantau jalannya unjuk rasa di Jakarta Pusat pada pertengahan dan akhir Oktober 2020. (Tir.id)

Editor : Jesi Heny

Faktor Loyalitas dan Kapabilitas Akan Mengantar Komjen Listyo Sigit Prabowo Jadi Kapolri

0

JAKARTA, EDELWEISNEWS.COM – Presiden Joko Widodo akan melantik Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri, Rabu (27/1/2021) hari ini.

Rencananya, pelantikan digelar di Istana Negara, Jakarta, usai Presiden menerima vaksinasi Covid-19 tahap kedua.

“Pelantikan Kapolri juga rencananya akan dilakukan besok, setelah Bapak Presiden menerima vaksinasi,” kata Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono sebagaimana dikutip dari Kompas.com, Selasa (26/1/2021).

Sigit merupakan calon tunggal Kapolri yang dipilih oleh Presiden Jokowi untuk menggantikan Kapolri saat ini, Jenderal (Pol) Idham Azis. Adapun Idham Azis akan memasuki masa pensiun pada akhir Januari 2021.

Setelah uji kepatutan dan kelayakan terhadap Sigit digelar pada Rabu (20/1/2021), rapat paripurna DPR mengesahkan keputusan Komisi III yang menyetujui pengangkatan Sigit sebagai Kapolri.

Persetujuan tersebut kemudian disampaikan Ketua DPR RI Puan Maharani kepada Presiden Jokowi melalui surat, dan diterima pihak Istana Kepresidenan, Jumat (22/1/2021).

Sebelumnya, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengungkap, ada sejumlah alasan yang mendasari Jokowi memilih Sigit, mulai dari faktor kapabilitas hingga loyalitas.

“Kan semua ada kriteria. Kapasitas, kapabilitas, loyalitas, integritas, itu bagian dari semua itulah,” kata Moeldoko di kantornya, Rabu (20/1/2021).

Moeldoko mengatakan, seorang pemimpin puncak mempunyai tanggung jawab yang luar biasa. Tanggung jawab tersebut hanya dapat diemban oleh seseorang dengan kemampuan luar biasa pula.

Menurut Moeldoko, kapabilitas dan kapasitas Listyo dalam mengadopsi berbagai persoalan sudah terbukti baik.

Tak hanya itu, lanjut Moeldoko, seorang pemimpin juga harus berjiwa loyal terhadap negara. Integritas atau sejalannya kata dengan perbuatan juga tak bisa ditawar.

“Jadi semua agregat dari indikator-indikator yang dikenali dari awal itu memuculkan sebuah agregat, dan agregat itu seseorang akan dipilih, begitu. Jadi bukan karena macam-macam, jangan diartikan macam-macam,” ujarnya.

Editor : Jesi Heny