IKA MAN 1 Kota Makassar Gelar Rapat Evaluasi Tahunan Program Kerja

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Setiap program kerja yang disusun, mesti dievaluasi untuk mengetahui sejauh mana program kerja tersebut berhasil dicapai. Juga mengkaji apa saja yang jadi hambatan-hambatannya untuk kemudian diformulasikan, sehingga program kerja itu terlaksana sebagaimana diharapkan.

Demikian tujuan dari kegiatan Rapat Evaluasi Tahunan Program Kerja Pengurus Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Makassar, yang diadakan di Graha Pena Lt 1, Makassar, Sabtu (9 Desember 2023).

Kegiatan ini dibuka oleh Ketua Umum IKA MAN 1 Kota Makassar, Dr Ir M Aksar Datu, ST, MT.

Hadir dalam Rapat Evaluasi Tahunan ini, adalah Dewan Penasihat IKA MAN 1 Kota Makassar, Hasan Hamido S.Pd, M.Si dan Drs Ahmad P.A Samad, serta semua unsur divisi dari kepengurusan IKA MAN 1 Kota Makassar, periode 2023-2027.

Ketua Humas, Muh Radhy Mas’udy, menyampaikan, bahwa Rapat Evaluasi Tahunan ini baru pertama diadakan pada kepengurusan periode ini. Diupayakan, akan selalu diadakan untuk memantapkan kembali program-program kerja yang sudah dicanangkan sebelumnya.

Ada sejumlah agenda yang mengemuka selama kegiatan ini, antara lain, perlunya pembuatan database setiap angkatan, serta data dan informasi yang menggambarkan progres kegiatan setiap kali rapat diadakan. Kepada Divisi Pendidikan diharapkan mengadakan bimbingan belajar bagi siswa sebagai persiapan masuk perguruan tinggi.

Divisi Kesekretariatan akan melakukan registrasi anggota melalui platform digital (Google form). Divisi Bisnis dan Kewirausahaan, akan mengadakan pelatihan. Sedangkan Divisi Dakwah dan Ekonomi Islam, diminta mengadakan kegiatan dakwah secara rutin dan melakukan kajian bulanan.

Fatullah Rahman, dari Divisi Humas, menilai positif kegiatan ini. Karena, katanya, selain jadi ajang silaturahmi antar anggota juga sebagai ajang evaluasi setahun kepengurusan. Dia berharap, semoga tahun depan kegiatan serupa bisa diadakan lagi.

Sementara Dr Ahmad Multazam, M.Si, dari Divisi Dakwah dan Ekonomi Islam, menilai Rapat Evaluasi Tahunan ini akan menghidupkan organisasi IKA MAN 1. Ditambahkan, untuk menghidupkan organisasi, memang butuh banyak ide dan saran-saran positif yang membangun. Semua itu dilakukan demi lancarnya perjalanan roda organisasi.

Hasan Hamido mengaku sangat bersyukur melihat antusiasme pengurus dan peserta dalam Rapat Evaluasi Tahunan Program Kerja IKA MAN 1 Makassar. Dikatakan, semua itu sebagai bukti mereka mau memberikan kontribusi ide dan gagasan dalam memajukan kinerja kepengurusan periode ini. Bahkan, lanjutnya, mereka semua ingin berbuat untuk kebaikan IKA MAN 1 Kota Makassar, hari ini dan di masa-masa yang akan datang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar Olahraga SULSEL

IPSI Makassar Optimistis Raih Prestasi di Porprov Sulsel XVIII, 19 Atlet Siap Bertarung

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Kontingen Cabang Olahraga (Cabor) Pencak Silat Kota Makassar siap mengharumkan nama daerah pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII 2026 yang berlangsung di Kabupaten Wajo dan Bone, 7–14 November 2026. Melalui Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Makassar, sebanyak 19 atlet terbaik dipersiapkan untuk berlaga pada 13 nomor pertandingan. Kontingen […]

Read more
Makassar SULSEL

Wali Kota Munafri Ajak Gojek Jadi Pelopor Tertib Berlalu Lintas di Makassar

MAKASSAR, EDELWEIS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meminta Gojek ikut mengambil peran aktif dalam mengkampanyekan tertib berlalu lintas, khususnya melalui edukasi kepada para mitra pengemudi. Hal tersebut disampaikan Munafri saat menerima audiensi jajaran Gojek yang dipimpin Vice President Operations Gojek, Gede Manggala, di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Makassar, Jumat (6/11/2026). Munafri berharap Gojek […]

Read more
Artikel Makassar SULSEL

Industri Musik di Makassar : Dari WR Soepratman, Ho Eng Djie, hingga Ridwan Sau

Oleh: Rusdin Tompo (Penulis, dan Koordinator Satupena Sulawesi Selatan) Industri rekaman di Makassar memiliki sejarah yang panjang. Kita mesti melacaknya sejak aktivitas rekam-merekam musik yang diyakini sudah ada di Indonesia, khususnya di Batavia dan Surabaya, sejak zaman kolonial Belanda. Gramafon Columbia serta peralatan studio rekaman yang dibawa ke Hindia Belanda awal abad ke-20, dianggap sebagai […]

Read more