Jadi Kado Lebaran, 2.341 PPPK Pemprov Sulsel Terima SK

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Tercatat 2.341 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru, tenaga kesehatan dan tenaga teknik lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel menerima Surat Keputusan (SK), Kamis (4 April 2024). SK ini tentunya menjadi kado bagi para PPPK menjelang lebaran Idulfitri 1445 H. 

Penyerahan SK Gubernur Sulawesi Selatan tentang Pengangkatan PPPK Formasi Tahun Anggaran 2023, dilaksanakan di Lapangan Upacara Rumah Jabatan Gubernur Sulsel.

Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin menyampaikan selamat kepada seluruh PPPK lingkup Pemprov Sulsel yang per hari ini menerima SK sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). 

“Saya atas nama pemerintah dan masyarakat Provinsi Sulsel mengucapkan selamat kepada 2.341 yang diangkat menjadi PPPK lingkup Pemprov Sulsel,” ucap Bahtiar dalam sambutannya.

Menurut Bahtiar, menjadi ASN adalah pilihan untuk hidup tidak bebas, karena harus mengabdikan diri kepada bangsa dan negara serta menjalankan tugas di tempatnya masing-masing. 

“Jadi ASN hidup tak bebas lagi tidak seperti sebelumnya, dimana sebelumnya masih bisa main sama anak tapi setelah jadi ASN harus ke kantor lagi. Seluruh ASN wajib mengikuti seluruh aturan yang berlaku di ASN. Menjadi ASN adalah memilih hidup tidak bebas lagi dan saya harus menyampaikan pahitnya bukan hanya enaknya saja,” urainya. 

Lebih jauh Bahtiar menyampaikan, bahwa komandan seluruh ASN dimanapun adalah Sekda Pemprov Sulsel sebagai leading sektor. Suka tidak suka itu adalah perintah undang-undang dan tata tertib sebagai abdi negara. 

“Ini harus menjadi tanggung jawabnya, jadi mulai hari ini komandan ASN adalah Pak Sekda,” tegas Bahtiar. 

Selain itu, Bahtiar menyampaikan agar seluruh PPPK lingkup Pemprov Sulsel tidak menjaminkan SK di Bank. Menurut dia, langkah seperti itu akan membuat menderita di kemudian harinya. 

“Jangan sampai SK langsung dikasih masuk di Bank Sulselbar, jangan sampai begitu karena itu akan membuat Anda semua menderita paling cepat 10 tahun. Ingat-ingatki’ saya pernah menyampaikan ini. Anda semua harus menjadi ASN tangguh, bekerja untuk negara bukan untuk yang lain,” pungkasnya. 

Sementara itu, Kepala BKD Sulsel, Sukarniaty Kondolele menyampaikan, PPPK yang menerima SK terdiri dari 685 tenaga kesehatan, 1.575 guru, dan 82 tenaga teknis. Adapun masa perjanjian hubungan kerja PPPK ditetapkan paling lama 5 tahun dan paling singkat 1 tahun. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Pemkot Makassar Perkuat Literasi, Wali Kota Minta ASN Wajib Punya Karya Buku

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmennya dalam memperkuat budaya literasi dan pengembangan perpustakaan sebagai gerbang ilmu pengetahuan masa depan di Kota Makassar. Hal tersebut disampaikan saat menjadi pembicara kunci (keynote speaker) pada kegiatan talkshow literasi dalam rangka Hari Buku Nasional Tahun 2026, yang digelar oleh Perpustakaan Universitas Hasanuddin, Senin (18/5/2026), dengan […]

Read more
Makassar SULSEL

Ikuti Launching 1.061 Titik KDKMP, Pangdam XIV/Hasanuddin Yakini KDKMP Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kerakyatan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM– Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko mengikuti kegiatan Launching Pengoperasian 1.061 Titik Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah, yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto secara daring. Kegiatan tersebut diikuti dari KDKMP Mangasa, Jalan Malengkeri Raya, Kel. Mangasa, Kec. Tamalate, Kota Makassar. Sabtu (16/5/2026). Kegiatan yang dipimpin […]

Read more
Makassar SULSEL

Benahi Perpustakaan “Balla Ammaca”, SD Negeri Parinring Perkuat Gerakan Literasi Sekolah

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – SD Negeri Parinring, Kecamatan Manggala, Kota Makassar membenahi perpustakaan sekolahnya guna menumbuhkan budaya kegemaran membaca dan memperkuat Gerakan Literasi Sekolah. Pembenahan itu paling tampak pada papan nama Perpustakaan “Balla Ammaca” yang terpasang tepat di depan pintu masuk. “Kami melakukan beberapa pembenahan, antara lain dengan memberi nama perpustakaan, dan penataan ruangan biar anak-anak […]

Read more