Jadikan Wajo Kota Pendidikan, Amran Mahmud Minta Kolaborasi Lintas Pihak

WAJO, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Wajo dan stakeholder pendidikan terus berusaha berkolaborasi memajukan sektor pendidikan. Salah satunya merumuskan berbagai inovasi untuk dikembangkan.

Dalam dialog pendidikan yang digelar di ruang pola kantor bupati, Sabtu (26/2/2022) misalnya, para pengurus komite sekolah dan sejumlah kepala sekolah dikumpulkan untuk bersama menyamakan persepsi bagaimana menjadikan Wajo sebagai “kota pendidikan”.

Bupati Wajo, Amran Mahmud yang hadir langsung memberi pengarahan, berharap kegiatan seperti ini, mampu melahirkan ide dan gagasan untuk kemajuan pendidikan. Sebab memajukan sektor pendidikan, dibutuhkan kerjasama lintas elemen.

“Pendidikan itu sangat kompleks, sehingga tidak bisa berjalan sendiri dengan hanya satu OPD yang bekerja. Harus ada dukungan dari seluruh pemangku kepentingan yang terkait,” kata Amran saat membuka dialog pendidikan ini.

Amran Mahmud melanjutkan, selama ini, Pemkab Wajo telah menjalin kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi, baik yang ada di Wajo maupun yang ada di luar Kabupaten Wajo, untuk pengembangan pendidikan. Salah satu target dari kerjasama seperti ini, yakni bagaimana mengembangkan mutu dan sumber daya manusia pelaku pendidikan di Wajo.

“Tentu kita ingin agar SDM pendidikan juga mampu beradaptasi dengan perkembangan yang saat ini semakin cepat, sehingga bisa menemukan metode mengajar dan mentransfer ilmu yang sesuai dengan kondisi saat ini,” ungkapnya.

Ia berharap melalui dialog pendidikan yang bertema “Optimalisasi Komite Sekolah untuk Peningkatan Mutu Layanan Pendidikan”, mampu melahirkan catatan dan rekomendasi untuk pengembangan pendidikan di Kabupaten Wajo.

“Salah satu pihak yang tentu kita harapkan dukungan dan kontribusi terbaiknya selain Kepala Sekolah adalah Komite Sekolah. Apalagi dengan adanya legalitas melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 75 tahun 2016 tentang Komite Sekolah akan lebih menguatkan keberadaan komite sekolah,” ucap Amran Mahmud.

Permendikbud tersebut, lanjut Ketua IKA Uniprima Sengkang ini, sudah merevitalisasi peran komite sekolah dengan prinsip gotong-royong.

“Dengan prinsip tersebut, Komite Sekolah akan mampu memaksimalkan perannya dalam peningkatkan mutu sekolah dengan baik dalam penggalangan dana, maupun pengawasan penyelenggaraan pendidikan di satuan pendidikan dengan tetap berpedoman pada Permendikbud,” papar Amran Mahmud.

Berdasarkan pantauan, dalam dialog pendidikan ini, juga dihadiri Wakapolres Wajo, pejabat dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, para kepala sekolah dan pengurus Komite Sekolah se-Kabupaten Wajo, serta perwakilan stakeholder pendidikan lainnya. (APJ)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar Olahraga SULSEL

Berkenalan dengan Kholbia dan Dita, Pebulu Tangkis Cilik Murid SD Negeri Borong, Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kholbia dan Dita, keduanya murid kelas 4A SD Negeri Borong, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Di sekolahnya yang berada di Jalan Borong Raya Nomor 8, kedua anak ini bermain dan bersenda gurau, layaknya anak-anak seusianya. Siapa nyana, Kholbia dan Dita punya potensi sebagai pemain bulu tangkis andal di masa mendatang. Bulu tangkis merupakan […]

Read more
Bulukumba SULSEL

SSB Batugarumbing Tantang Teror, Pemuda Bontonyeleng Menolak Bungkam

BULUKUMBA, EDELWEISNEWS.COM – Teror tak menyurutkan langkah SSB Batugarumbing. Sanggar Seni Budaya desa ini menjadi sasaran setelah lantang menyeret isu “Desa Tanpa Solusi, Pemuda Bontonyeleng Merespon Agustus Tanpa Dana Desa.” Di balik perayaan dan gegap gempita Agustus, ada luka yang dibiarkan menganga: pemuda yang menuntut transparansi justru dibungkam dengan cara licik. Mereka diserang bukan lewat […]

Read more
Bulukumba SULSEL

Desa Tanpa Solusi, Pemuda Bontonyeleng Merespon Agustus Tanpa Dana Desa

BULUKUMBA, EDELWEISNEWS.COM – Di tengah gegap gempita kemerdekaan yang seharusnya dirayakan dengan semarak, Desa Bontonyeleng, Kabupaten Bulukumba, justru terperosok dalam kegelapan. Tidak ada kegiatan 17 Agustus, tidak ada dukungan bagi pemuda, dan yang tersisa hanyalah kecewa yang menggumpal. Sanggar Seni Budaya Batugarumbing (SSB) berdiri di barisan depan menyuarakan keresahan. Ketua umum mereka, Muh. Alif Dermawan, […]

Read more