Kaban Kesbangpol Kabupaten Poso Jadi Narasumber pada Binkom Cegah Konflik Sosial yang Digelar Kodim 1307 Poso

POSO, EDELWEISNEWS.COM – Kodim 1307/Poso menggelar Bimbingan Komunikasi (Binkom) Cegah Konflik Sosial dengan tema : “Peran Seluruh Komponen Masyarakat Dalam Mencegah Konflik Sosial di Wilayah Kodim 1307/Poso”, Rabu (31/7/2024).

Kegiatan yang digelar di Kodim 1307/Poso Jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan Bonesompe, Kecamatan Poso Kota Utara, Kabupaten Poso tersebut menghadirkan Dandim 1307/Poso, Letkol Inf. Hasroel Tamin, SH, M.Hub.Int, Staf Asintel Kasat TNI, Letkol Inf. Arhanut Sutrisno, S.Sos, Kasdim 1307/Poso Mayor Inf. Ahmad Jayadi.

Selain itu, hadir pula Wakapolres Poso, Kompol Anton Muhammad, S.H, Kaban Kesbangpol Kabupaten Poso, Markarma Lasimpala, S.P, M.P, Ketua MUI Kabupaten Poso, KH. Arifin Tuamaka, S.Ag, M.M, Ketua FKUB Kabupaten Poso Faried Awad, S.Sos, M.M, Ketua Muhammadiyah Kabupaten Poso, Drs. Abdu Umar, A.Pt.,M.Kes, Ketua Komda Alkhairat Kabyparen Poso, Ustadz Asri Lakuntu, S.Ag, Perwakilan Sinode GKST Sulteng, Pdt. Budi Tarusu, S.Th, tokoh agama Kabupaten Poso, para Eks Napiter dan Kombatan Kab. Poso serta sekitar 50 undangan.

Dalam sambutannya Letkol Inf. Hasroel Tamin mengatakan, kegiatan Binkom merupakan program TNI untuk membangun satu visi dan persepsi, sehingga dapat mencegah konflik baik internal atau eksternal maupun konflik horizontal atau vertikal.

Adapun tema kegiatan Binkom Cegah Konflik Sosial Tahun 2024 adalah “Peran seluruh komponen masyarakat dalam mencegah konflik sosial di wilayah Kodim 1307/Poso”, sangat penting dalam pelaksanaan tugas TNI sebagai pertahanan negara. Karena melalui pembinaan komponen dengan unsur OPD di wilayah dapat membantu, bekerja sama dan diharapkan bisa saling bertukar pikiran.

“Sehingga Kabupaten Poso tetap aman dan dapat menjadi contoh barometer daerah lain di tengah multikultural kehidupan masyarakat. Dari sejarah, Kabupaten Poso merupakan daerah yang berpotensi terjadi konflik. Dimana gejolak konflik tersebut terbukti telah mengakibatkan hilangnya rasa aman, timbulnya rasa takut masyarakat, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, korban jiwa dan trauma psikologis seperti dendam, benci, dan antipati sehingga menghambat terwujudnya kesejahteraan umum,” tutur Dandim 1307 Poso tersebut.

Namun dengan peningkatan komunikasi yang baik dan saling pemahaman antara semua unsur OPD, kelompok masyarakat dan tokoh agama ini, dia berharap dapat menjadi langkah dalam mencegah kemungkinan bentuk ancaman konflik sosial di wilayah Poso.

Sementara itu, Letkol Inf. Arhanut Sutrisno dalam sambutannya mengatakan, jika berbagai gejolak yang terjadi merupakan pengalaman buruk yang dapat mengganggu stabilitas nasional. Penanganan konflik kegiatan yang dilakukan secara sistematis dan terencana, dan mengutamakan keselarasan yang berkesinambungan demi menciptakan situasi yang kondusif. Serta dibutuhkan kerja sama yang baik antara masyarakat, aparat keamanan dan seluruh komponen lainnya.

Mayor Inf. Ahmad Jayadi, Kasdim 1307/Poso selaku narasumber kegiatan mengatakan, wawasan kebangsaan merupakan cara pandang seseorang terhadap negara, serta menjadikan negara sebagai pedoman dalam berkemanusiaan.

    Wakapolres Kompol Anton Muhammad memaparkan terkait penanganan konflik sosial. Katanya, dalam mencegah terjadinya konflik sosial dibutuhkan langkah dan upaya kongkrit dari seluruh komponen masyarakat, yang didukung oleh peran lembaga adat maupun tokoh agama. Disamping itu juga peran teman-teman media dalam memberitakan suatu konflik juga sangat diperlukan.

    Terkait konflik sosial, Kaban Kesbangpol Kabupaten Poso, Markarma Lasimpala sebagai narasumber juga menuturkan, bahwa penanganan konflik sosial adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan secara sistematis dan terencana, dalam situasi dan peristiwa baik sebelum, pada saat maupun sesudah terjadi konflik, yang mencakup pencegahan, menghentikan dan pemulihan pasca konflik.

    “Penanganan konflik bertujuan menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, damai dan sejahtera, memelihara kondisi damai dan harmonis dalam hubungan sosial kemasyarakatan, meningkatkan rasa dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara,” paparnya.

    Selain itu, bertujuan memelihara keberlangsungan fungsi pemerintahan, melindungi jiwa, harta benda, sarana dan prasarana umum, memberikan perlindungan dan lingkungan akan hak korban, memulihkan kondisi fisik atau sarana dan prasarana umum.

    Penulis : Jesi Heny Taroko

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Palu Sulawesi Tengah

    Kota Makassar–Palu Jajaki City to City Cooperation, Munafri: Sinergi Jadi Kunci

    PALU, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, terus memperluas penjajakan kerja sama lintas daerah sebagai bagian dari strategi memperkuat pembangunan kota. Upaya ini dilakukan melalui kunjungan kerja ke Palu, sekaligus memenuhi undangan Pemerintah Kota Palu, pada Jumat (27/3/2026), guna membuka peluang kolaborasi antarpemerintah daerah. Dalam kunjungan tersebut, Munafri didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, […]

    Read more
    Poso Sulawesi Tengah

    Wabup Poso Kenang Keteladanan KH. Muhammad Adnan Arsal

    POSO, EDELWEISNEWS.COM – Wakil Bupati Poso, H. Soeharto Kandar menghadiri prosesi persemayaman sekaligus memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum KH. Muhammad Adnan Arsal, yang berlangsung di rumah duka, Jalan Pulau Irian Jaya, Tana Runtu, tepatnya di Pondok Pesantren Amanah, Sabtu (28/3/2026). Almarhum dikenal luas sebagai tokoh agama Islam berpengaruh di Kabupaten Poso, sekaligus sosok juru damai […]

    Read more
    Palu Sulawesi Tengah

    Ustadz Adnan Arsal Berpulang ke Rahmatullah Jumat Hari Ini

    PALU, EDELWEISNEWS.COM – KH. Muhammad Adnan Arsal, tokoh agama, tokoh masyarakat dan Ustadz kharismatik Kabupaten Poso telah berpulang ke Rahmatullah hari ini, Jumat (27/3/2026) di RS Anuta Pura Palu. Kabar meninggalnya Ustadz Adnan beredar di grup – grup Whastapp warga Kabupaten Poso yang dirilis Ketua Yayasan Wakaf Amanatul Ummah (WAU) Yusrin Ichtiawan. “Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. […]

    Read more