Kabupaten Tana Toraja Bentuk Gugus Tugas KLA di Tingkat Kecamatan

TANA TORAJA, EDELWEISNEWS.COM – Untuk mewujudkan Kota Layak Anak (KLA) maka perlu pendekatan multi-pihak dan dipahami hingga ke akar rumput. Hal ini disadari betul oleh Pemerintah Kabupaten Tana Toraja, sehingga membentuk Gugus Tugas KLA pada tingkat kecamatan.

Kegiatan pembentukan Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak ini, telah dilaksanakan, sejak tanggal 27 November sampai dengan 2 Desember 2023. Kegiatannya mencakup 6 kecamatan, yaitu Kecamatan Makale Utara, Kecamatan Sangalla Utara, Kecamatan Sangalla, Kecamatan Rembon, Kecamatan Makale Selatan dan Kecamatan Rembon.

Narasumber berasal dari Konsultan KLA Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Nila Ridha, SE.

Kegiatan pembentukan Gugus Tugas KLA ini dibuka oleh Kepala Bapelitbangda Kabupaten Tana Toraja, Fransinetty Restu, SH, M.Si. Dalam sambutannya, Fransinetty mengatakan, bahwa pembentukan Gugus Tugas KLA di tingkat kecamatan bertujuan untuk mendorong kecamatan serta kelurahan dan lembang yang ramah anak. Jika kecamatan, kelurahan dan lembangnya sudah ramah anak, maka akan terwujud Kabupaten Tana Toraja sebagai Kabupaten Layak Anak.

Ketua Bapelitbangda merupakan Wakil Ketua Gugus Tugas KLA Kabupaten Tana Toraja. Sedangkan, Ketua Gugus Tugas KLA, yaitu Sekretaris Daerah. Salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) yang berada dalam Gugus Tugas ini adalah Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).

Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DP3AP2KB, Emiliana Sappetau, melalui pesan WhatsApp (Senin, 18/12/2023), menyampaikan bahwa kegiatan pembentukan Gugus Tugas di tingkat kecamatan sebagai tindaklanjut dari Peraturan Bupati Tana Toraja Nomor 33 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan KLA. Juga sebagai pelaksanaan Keputusan Bupati Tana Toraja Nomor 243VII/Tahun 2023 tentang Pembentukan Gugus Tugas KLA.

Ada sejumlah indikator yang mesti dipenuhi agar bisa mewujudkan KLA, berupa kelembagaan dan 5 klaster hak anak, sesuai Konvensi Hak Anak (KHA). Lima klaster tersebut, meliputi klaster hak sipil dan kebebasan, klaster lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, klaster kesehatan dasar dan kesejahteraan, klaster pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya, serta klaster perlindungan khusus.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Paskibraka Makassar Bawa Semangat TIM NARYA, Terjemahkan Jiwa Bahari Lewat Formasi Benteng Rotterdam

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM— Di bawah langit ikonik Lapangan Karebosi Makassar, suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Pasukan Paskibraka sukses menjalankan tugas paling sakral, mengibarkan Sang Merah Putih berkibar di angkasa, pada pukul 07.20 WITA. Sebanyak 70 anggota Paskibraka itu, tergabung dalam “TIM NARYA”, dipercaya menjalankan tugas pengibaran Sang Merah Putih pada […]

Read more
Agama Makassar SULSEL

Momentum HUT RI ke – 81, Yayasan Babussalam Gelar Zikir dan Doa Bersama, Sampaikan Pesan Damai

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kegiatan Zikir dan Doa Bersama bertema “Zikir Kebangsaan HUT ke-81 RI:Bersatu dalam Doa, Tangguh dalam Persatuan” yang digelar di Masjid Terapung atau Masjid Amirul Mu’minin Makassar menghadirkan Habib Husein Achmad Alhamid dan penceramah DR. H. Das’ad Latif, S. Sos, S.Ag, M.Si, Ph.D, Ahad (16/8/2026). Kegiatan diikuti sekitar 1.000 peserta yang terdiri dari […]

Read more
Makassar SULSEL TNI / POLRI

HUT ke-81 RI, Kapolda Sulsel Hadiri Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Panaikang

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H, menghadiri Apel Kehormatan dan Renungan Suci dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung di Taman Makam Pahlawan (TMP) Panaikang, Makassar, Senin (17/08/2026) dini hari, tepat pukul 00.00 WITA. Apel Kehormatan dan Renungan Suci merupakan tradisi nasional yang […]

Read more