Kapolres Parepare Ajak Masyarakat agar Tidak Percaya Berita Hoax Terkait Vaksin Sinovac

PAREPARE, EDELWEISNEWS.COM – Kapolres Parepare, AKBP Welly Abdillah, Dandim 1405 Parepare Letkol Czi Arianto Wibowo, dan Asisten I Pemkot Parepare Sitti Aminah Amin menjadi orang pertama yang menerima Vaksin Sinovac yang digelar di Kota Parepare, tepatnya di Rumah Jabatan Walikota Parepare, Selasa (2/2/2021).

Asisten I Pemkot Parepare Sitti Aminah Amin mengatakan, pasca cairan Vaksin Sinovac masuk di lengannya, dirinya merasa tidak mengalami perubahan sedikitpun. Bahkan setelah menjalani observasi selama 30 menit, dia mengaku kondisi tubuhnya seperti biasanya.

“Saya tidak merasakan apa-apa selain jarum suntik pas masuk. Bahkan waktu observasi selama 30 menit untuk melihat apakah ada alergi atau tidak, kondisi tubuh saya seperti biasa. Seperti tidak terjadi apa-apa,” kata Sitti Aminah kepada awak media.

Begitupun Kapolres Parepare, AKBP Welly Abdillah. Katanya Vaksin Sinovac yang masuk ke dalam tubuhnya tidak menimbulkan reaksi apapun. Untuk itu, ia mengajak masyarakat untuk tidak percaya dengan informasi vaksinasi yang menyesatkan. Mengingat sejauh ini, vaksinasi yang dilakukan pemerintah Indonesia berjalan dengan baik.

“Saya tidak merasakan apa-apa. Saat observasi kita seperti biasa ngobrol tanpa ada gejala yang aneh-aneh. Untuk itu kita harus mendukung upaya pemerintah menuju Indonesia sehat dan bangkit dari Covid-19. Dan jangan cepat percaya informasi hoax yang bisa menyesatkan kita,” kata AKBP Welly Abdillah.

Sementara Dandim 1405 Parepare, Letkol Czi Arianto Wibowo optimis, angka kasus Covid-19 di Kota Parepare bisa dikendalikan melalui vaksinasi. Apalagi vaksinasi yang dilakukan pemerintah daerah berjalan lancar tanpa adanya kendala. Meski demikian, dirinya tetap mengingatkan para penerima vaksin untuk tetap menaanti protokol kesehatan.

“Alhamdulilah berjalan lancar dan tidak terjadi ada apa-apa. Seluruh elemen masyarakat harus terlibat dalam mendukung upaya kita melawan Covid-19,” pungkasnya.

Diketahui, Pemerintah Kota Parepare menggelar Pencanangan Vaksinasi Covid-19, di Lapangan Tenis, Rumah Jabatan Walikota Parepare, Selasa, 2 Februari 2021. Vaksinasi perdana ini dibuka resmi oleh Walikota Parepare, Taufan Pawe secara virtual.

Sebanyak 13 pimpinan Forkopimda dan pelayan kesehatan Kota Parare dipilih menjadi orang pertama penerima Vaksin Sinovac, sebagai pertanda dimulainya proses vaksinasi Covid-19 di Kota Parepare. Meski demikian, sebanyak empat orang tidak lolos vaksinasi setelah melalui screening. (Hms)

Editor : Jenita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Tak Kenal Libur, Wali Kota Makassar Pimpin Rapat Strategis Tangani Sampah

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kota Makassar dibawa kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin seakan tak mengenal hari libur. Di saat sebagian besar instansi memilih rehat sejenak, sosok yang akrab disapa Appi justru memanfaatkan waktu tersebut untuk memastikan berbagai persoalan kota tetap tertangani secara serius dan terukur. Fokusnya jelas, tidak memberi ruang bagi masalah menumpuk, melainkan diselesaikan […]

Read more
Makassar SULSEL

Aliyah Mustika Ilham Pastikan Kebijakan WFA dan WFH Tetap Utamakan Pelayanan Publik

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menggelar acara Halal Bi Halal bersama Purna Bakti Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kota Makassar yang berlangsung di Rumah Jabatan Wakil Wali Kota Makassar, Kompleks PDAM, Jalan Dr. Ratulangi, Jumat (3/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Makassar dan […]

Read more
Makassar SULSEL

Legitimasi Publik Kuat : Pengamat, Gubernur, Serta Warga Kompak Dukung Penataan PKL di Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Di tengah upaya serius Pemerintah Kota Makassar membenahi wajah kota agar lebih tertib, nyaman, dan estetika, justru muncul suara sumbang yang terkesan tidak berpijak pada perubahan. Pernyataan salah satu anggota DPRD Kota Makassar, tampil di publik bak “pahlawan kesiangan”, yang menilai penertiban lapak pedagang kaki lima (PKL) tidak sesuai aturan, memantik tanda […]

Read more