MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kepala Badan Pendapatam Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Andi Asminullah menghadiri Launching Program Makassar Berjasa (Berbagi Jaminan Sosial) dan Agen PERISAI BPJS Ketenagakerjaan yang dilaksanakan di Lapangan Karebosi, Jumat (19/6/2026).
Program yang diinisiasi Pemerintah Kota Makassar bersama BPJS Ketenagakerjaan ini menjadi langkah strategis dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat, khususnya pekerja rentan di sektor informal.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan, bahwa Program Makassar Berjasa merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan para pekerja rentan mendapatkan perlindungan jaminan sosial yang layak.
”Program Makassar Berjasa merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan pekerja rentan memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Kami ingin pemerintah benar-benar hadir di tengah masyarakat,” ujar Munafri.
Melalui APBD Tahun 2026, Pemerintah Kota Makassar mengalokasikan anggaran sebesar Rp27,2 miliar untuk memberikan perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) kepada 81.466 pekerja rentan. Selain itu, sebanyak 45.000 pekerja rentan dan pekerja keagamaan juga mendapatkan perlindungan Jaminan Hari Tua (JHT).
Untuk memperluas cakupan kepesertaan, Pemerintah Kota Makassar bersama BPJS Ketenagakerjaan membentuk 1.005 Agen PERISAI yang tersebar di 1.005 RW se-Kota Makassar. Agen PERISAI akan menjadi ujung tombak edukasi dan sosialisasi manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat.
Kehadiran Program Makassar Berjasa menjadi bukti nyata sinergi Pemerintah Kota Makassar dan BPJS Ketenagakerjaan dalam mewujudkan perlindungan sosial yang lebih luas, inklusif, dan berkelanjutan bagi seluruh pekerja di Kota Makassar. (*)
