Kodam Hasanuddin Berangkatkan Satgas Teritorial ke Papua

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kepala Staf Kodam (Kasdam) XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Budi Sulistijono melepas Satuan Tugas Teritorial (Satgas Ter) Kodam XIV/Hasanuddin Bawah Kendali Operasi (BKO) ke Kodam XVII/Cendrawasih (Provinsi Papua) dan Kodam XVIII/Kasuari (Provinsi Papua Barat) Pelepasan berlangsung di ruang Bina Yudha II Makodam Jalan Urip Sumoharjo KM 7 Makassar, Senin (20/1/2020).

Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kasdam mengatakan, bahwa pelaksanaan Satgas BKO ini merupakan bagian dari upaya strategis pembangunan nasional di bidang pertahanan dengan memaksimalkan satuan-satuan teritorial.

Pangdam mengingatkan bahwa secara geografis dan karakteristik wilayah Papua berbeda dengan wilayah Sulawesi, disisi lain Kelompok Kriminal Bersenjata Papua masih sering menunjukkan eksistensinya dengan melakukan propaganda, intimidasi dan sabotase.

“Siapkan mental dan fisik serta selalu waspada dalam segala kondisi,” ujar Pangdam dalam sambutan tertulisnya.

“Adakan koordinasi dengan pemerintah setempat dan laksanakan komunikasi sosial dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan hindari pelanggaran sekecil apapun yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, masyarakat, serta mencoreng citra TNI secara keseluruhan”, tambahnya.

Diakhir sambutannya Pangdam berpesan, tunaikanlah tugas ini dengan penuh keyakinan, jangan pernah ragu, karena pada hakikatnya tugas adalah ibadah.

“Jaga kesehatan, keselamatan dan keamanan serta tingkatkan keimanan dan ketaqwaan dalam setiap kegiatan, sesuai agama dan kepercayaan masing-masing,” tutupnya.

Usai pelepasan Kasdam Hasanuddin yang ditemui awak media mengatakan, bahwa personel Kodam Hasanuddin yang di BKO kan berjumlah 70 orang, terdiri dari Perwira 4 orang, Bintara 49 orang dan 12 Tamtama serta tenaga pendidik (Gapendik) 5 orang.

“Mereka diberangkatkan dan mendapatkan tugas untuk melaksanakan penebalan sebagai aparat teritorial yang ada disana, baik Babinsa maupun Danramil. Tugas tersebut untuk mendukung tugas-tugas Danramil dan Babinsa yang ada disana, termasuk sebagai tenaga pendidik, membantu mengajar di SD, SMP, dan sekolah-sekolah yang ada disana,” tutur Kasdam.

Turut hadir Danrindam Kolonel Inf Leo Agung Priyo S, para Perwira Ahli, Irutum Itdam Kolonel Inf Heny Setyono, para Wakil Asisten dan para Wakabalakdam XIV/Hasanuddin.

Penulis : Edi

Editor. : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Menulis Sejarah Rakyat sebagai Sebuah Gerakan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – “Sejarah itu bukan hanya yang ada di buku-buku pelajaran, yang kita pelajari di kampus dan sekolah. Namun juga kisah orang-orang biasa, yang ditulis berdasarkan pengalaman dan ingatannya,” jelas Ferdhiyadi, salah seorang Tim Historiografi Rakyat. Ferdhy, begitu dosen Sosiologi UNM itu akrab disapa, berbicara dalam kegiatan Bincang Buku Historiografi Rakyat: Tanah, Tubuh, dan […]

Read more
Gowa SULSEL

Mahasiswa UKM Seni Budaya Ihya ITBA Al Gazali Barru Gelar Workshop Lukis di Ruang Belajar Bantaran Jekneberang

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Mahasiswa administrasi publik yang biasanya mengkaji birokrasi, dan bagaimana lembaga negara bekerja secara efisien, transparan, dan akuntabel, ternyata juga punya potensi seni yang besar. Begitulah yang tampak pada sejumlah mahasiswa Jurusan Administrasi Publik yang mengikuti Workshop Lukis, di Ruang Belajar Bantaran, Kampung Kaledupaya, Desa Taeng, Kabupaten Gowa, 16-18 Oktober 2026. Mereka tergabung […]

Read more
Makassar SULSEL

Makassar Kian Tak Aman, JMSI Desak Evaluasi Kinerja Kapolrestabes

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Maraknya perang kelompok dan kejahatan jalanan di Kota Makassar menuai kritik Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sulawesi Selatan. Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) dan Polrestabes Makassar didesak mengevaluasi efektivitas pengamanan karena konflik yang berulang membuat warga khawatir terhadap kondisi keamanan. Ketua JMSI Sulsel, Ilham Husen, menilai berulangnya bentrokan menunjukkan perlunya pembenahan […]

Read more